Edukasi
Abraham Samad Jadi Guru TK
Rabu, 21 November 2012 16:52 WIB | Dibaca 78 kali
Abraham Samad Jadi Guru TK
JAKARTA-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad, menjelma menjadi seperti guru taman kanak-kanak.

Di hadapan belasan anak TK Negeri Pembina Tingkat Nasional, dia membacakan sebuah dongeng dari buku "Byuur", salah satu dari enam seri yang tergabung di buku "Tunas Integritas".

Abraham yang mengenakan kacamata baca, kemeja tangan panjang dibalut kaos kuning hijau bertulis "Tunas Integritas" itu membacakan dongeng berjudul "Hati-hati Bimo" diiringi musik latar ceria yang memeriahkan suasana mendongeng.

Dengan senyum tak lepas dari wajahnya, Abraham tanpa malu-malu memperagakan mimik dan tingkah laku objek yang sedang diceritakan.

Saat berkisah tentang anak yang sakit kepala, dia mengaduh memegang kepalanya seakan kesakitan. Saat menirukan anak yang sakit perut, Abraham pun memegangi perutnya sambil mengaduh-aduh. Anak-anak yang mendengarkan cerita dari ketua KPK itu pun meniru gerakannya. "Alhamdulillah, menyenangkan. Anak usia dini kan masih polos jadi ini kesempatan kita menanamkan budaya kejujuran, kesederhanaan dan empati, supaya ketika mereka beranjak dewasa, itu yang tertanam dalam diri mereka," kata dia usai bercerita di peluncuran buku "Tunas Integritas" di Indonesia Book Fair 2012, Jakarta, Senin (19/11).

Abraham mengaku lumayan tegang harus mendongeng di depan belasan anak TK. Meskipun begitu, mendongeng bukanlah hal yang sama sekali asing baginya. "Biasa di tempat tidur sama anak saya," katanya.

Dia menambahkan, mendongeng untuk anak butuh pendekatan khusus, terutama pemilihan bahasa yang dipahami anak. "Kadang kita lupa bahasa yang kita pakai terlalu berat. Tadi saja saya merasa masih terselip bahasa yang kurang dimengerti sama anak-anak," tukas Abraham, menambahkan bahwa dia sebelumnya tidak sempat latihan mendongeng. "Tunas Integritas" adalah buku bacaan anak terbitan KPK bekerjasama dengan Forum Penulis Bacaan Anak yang bertujuan menanamkan anti korupsi pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).(ant/rb)

Buku yang tidak diperjualbelikan itu biaa didapatkan sekolah-sekolah dengan mengirimkan surat permintaan ke alamat KPK.
(nan)


comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar