Abraham Samad Jadi Guru TK


Abraham Samad Jadi Guru TK

JAKARTA-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad, menjelma menjadi seperti guru taman kanak-kanak.

Di hadapan belasan anak TK Negeri Pembina Tingkat Nasional, dia membacakan sebuah dongeng dari buku "Byuur", salah satu dari enam seri yang tergabung di buku "Tunas Integritas".

Abraham yang mengenakan kacamata baca, kemeja tangan panjang dibalut kaos kuning hijau bertulis "Tunas Integritas" itu membacakan dongeng berjudul "Hati-hati Bimo" diiringi musik latar ceria yang memeriahkan suasana mendongeng.

Dengan senyum tak lepas dari wajahnya, Abraham tanpa malu-malu memperagakan mimik dan tingkah laku objek yang sedang diceritakan.

Saat berkisah tentang anak yang sakit kepala, dia mengaduh memegang kepalanya seakan kesakitan. Saat menirukan anak yang sakit perut, Abraham pun memegangi perutnya sambil mengaduh-aduh. Anak-anak yang mendengarkan cerita dari ketua KPK itu pun meniru gerakannya. "Alhamdulillah, menyenangkan. Anak usia dini kan masih polos jadi ini kesempatan kita menanamkan budaya kejujuran, kesederhanaan dan empati, supaya ketika mereka beranjak dewasa, itu yang tertanam dalam diri mereka," kata dia usai bercerita di peluncuran buku "Tunas Integritas" di Indonesia Book Fair 2012, Jakarta, Senin (19/11).

Abraham mengaku lumayan tegang harus mendongeng di depan belasan anak TK. Meskipun begitu, mendongeng bukanlah hal yang sama sekali asing baginya. "Biasa di tempat tidur sama anak saya," katanya.

Dia menambahkan, mendongeng untuk anak butuh pendekatan khusus, terutama pemilihan bahasa yang dipahami anak. "Kadang kita lupa bahasa yang kita pakai terlalu berat. Tadi saja saya merasa masih terselip bahasa yang kurang dimengerti sama anak-anak," tukas Abraham, menambahkan bahwa dia sebelumnya tidak sempat latihan mendongeng. "Tunas Integritas" adalah buku bacaan anak terbitan KPK bekerjasama dengan Forum Penulis Bacaan Anak yang bertujuan menanamkan anti korupsi pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).(ant/rb)

Buku yang tidak diperjualbelikan itu biaa didapatkan sekolah-sekolah dengan mengirimkan surat permintaan ke alamat KPK.
(nan)





Berikan Komentar

Edukasi Lainnya
Neysa, Siswi SD Penderita Tumor Ganas Harapkan Bantuan
Neysa, Siswi SD Penderita Tumor Ganas Harapkan Bantuan
Selasa, 16 Januari 2018 15:10 WIB
Neysa, Siswi SD Penderita Tumor Ganas Harapkan Bantuan Berprestasi di Sekolah, Namun Lumpuh Kaki Kirinya Tetesan air mata seakan tak bisa
Legislator Biak Tuntut Penyelesaian Honor Guru Kontrak
Legislator Biak Tuntut Penyelesaian Honor Guru Kontrak
Senin, 15 Januari 2018 13:54 WIB
KETUA Komisi III DPRD Kabupaten Biak Numfor, Papua Benyamin Maran meminta jajaran Dinas Pendidikan Biak untuk menyelesaikan tuntutan pembayaran status
Undiksha Mencatat Rekor Muri Tari Pendet Disabilitas
Undiksha Mencatat Rekor Muri Tari Pendet Disabilitas
Senin, 15 Januari 2018 13:51 WIB
SINGARAJA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali mencatat rekor di Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk tari pendet disabilitas massal
Anak Putus Sekolah Dasar di Bateng 0,33 Persen
Anak Putus Sekolah Dasar di Bateng 0,33 Persen
Senin, 15 Januari 2018 13:46 WIB
KOBA - Data terakhir yang telah dihimpun oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),