Lahir Dari Rahim TNI, Golkar Siap Tampung Gatot Nurmantyo


Lahir Dari Rahim TNI, Golkar Siap Tampung Gatot Nurmantyo

JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Idrus Marham meminta semua pihak tak meributkan kabar masuknya purnawirawan jenderal TNI ke partai berlambang beringin rindang itu.

Menurut mantan politikus Senayan itu, Golkar lahir dari rahim TNI.

"Kalau jenderal mau masuk lagi, alhamdulillah," ucap Idrus di Jakarta, Senin (9/10).

Saat ini, Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko disebut-sebut bakal masuk Golkar.

Dia dikabarkan menggantikan Yorrys Raweyai sebagai ketua koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan DPP Golkar.

"Dulu, Golkar didirikan oleh tokoh-tokoh dari TNI. Jadi, kalau ada jenderal masuk Golkar itu berarti kembali ke khitah," ucap Idrus.

Dia menambahkan, komunikasi Golkar dengan para purnawirawan jenderal terus terjaga.

Golkar juga bersedia menampung Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

"(Gatot) kenapa tidak? Masuk saja semua," pungkas Idrus. (fat/jpnn)







Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Pembekalan Caleg PDIP Babel, Rudianto Tjen: Kita Kompak Agar Kita Menang di Pilpres 2019
Pembekalan Caleg PDIP Babel, Rudianto Tjen: Kita Kompak Agar Kita Menang di Pilpres 2019
Sabtu, 11 Agustus 2018 19:30 WIB
PANGKALAN BARU, BANGKA TENGAH - Partai PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan Pembekalan kepada ratusan Calon Legislatif Pada Pemilu
PDIP Sudah Tahu Siapa Cawapres Jokowi
PDIP Sudah Tahu Siapa Cawapres Jokowi
Selasa, 10 Juli 2018 11:45 WIB
JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengaku pihaknya sudah tahu siapa nama bakal calon wakil presiden (cawapres)
Prabowo Diprediksi Tak Nyapres Gara-Gara Bokek
Prabowo Diprediksi Tak Nyapres Gara-Gara Bokek
Jum'at, 06 Juli 2018 14:59 WIB
JAKARTA - Peneliti Senior LIPI Syamsudin Haris meyakini Prabowo Subianto tidak akan maju sebagai calon presiden pada pemilu tahun depan.
KPU-Bawaslu Sepakat, Eks Napi Korupsi Bisa Nyaleg
KPU-Bawaslu Sepakat, Eks Napi Korupsi Bisa Nyaleg
Jum'at, 06 Juli 2018 14:56 WIB
JAKARTA - Para eks narapidana kasus korupsi, narkotika dan kejahatan anak tetap bisa mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg)