Layani Liburan Tahun Baru, BCA Siapkan Rp 15 Triliun


Layani Liburan Tahun Baru, BCA Siapkan Rp 15 Triliun

PT Bank Central Asia (BCA) menyatakan kesiapannya untuk hadir melayani kebutuhan nasabah selama libur Tahun Baru 2017.

Selama long weekend, BCA telah menyiapkan uang tunai mencapai Rp 15 triliun untuk mengantisipasi melonjaknya transaksi nasabah.

“Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, BCA telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 15 Triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai masyarakat dan akan memberikan layanan terbaiknya hingga libur Tahun Baru," ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.

Selain penyediaan uang tunai, BCA juga melakukan persiapan di seluruh mesin ATM BCA.

Nasabah tetap bisa menggunakan layanan electronic channel seperti ATM BCA, internet banking (KlikBCA), mobile banking (m-BCA) dan SMS Banking, selama liburan Natal & Tahun Baru.

Untuk setoran tunai, nasabah bisa menggunakan ATM Setoran Tunai dan ATM STAR (Setor Tarik) BCA yang selalu siap 24 jam.

“Jadi ATM BCA selalu siaga melayani masyarakat yang ingin bertransaksi,” kata Jahja.(chi/jpnn)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
Produk Pangan IKM Babel Tembus Pasar Singapura
Produk Pangan IKM Babel Tembus Pasar Singapura
Rabu, 22 Februari 2017 03:36 WIB
PANGKALPINANG - Produk pangan industri kecil dan menengah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menembus pasar Singapura dan Malaysia karena
Dinas Pangan Gencarkan Sosialisasi Konsumsi Buah
Dinas Pangan Gencarkan Sosialisasi Konsumsi Buah
Rabu, 22 Februari 2017 03:34 WIB
PANGKALPINANG - Dinas Pangan Bangka Belitung (Babel) mengencarkan mengkonsumsi buah-buahan, guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah itu.
Harga Daging Ayam Turun
Harga Daging Ayam Turun
Rabu, 22 Februari 2017 03:32 WIB
PANGKALPINANG - Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turun karena pasokan dari peternak lokal meningkat.
Mendag : Tak Mudah Memutus Rantai Distribusi
Mendag : Tak Mudah Memutus Rantai Distribusi
Rabu, 22 Februari 2017 03:30 WIB
MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui jalur distribusi masih menjadi masalah mendasar di sektor perdagangan.