Merasa Dirugikan Karena Pengrusakan & Pengelolaan Lingkungan Hidup, Warga Lapor PT SNS ke Polres Basel


Merasa Dirugikan Karena Pengrusakan & Pengelolaan Lingkungan Hidup, Warga Lapor PT SNS ke Polres Basel

TOBOALI - Warga Kecamatan Lepar Pongok bersama BPD setempat dari empat desa, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melaporkan kasus dugaan pengrusakan dan pengelolaan lingkungan hidup oleh PT Swarna Nusa Sentosa (SNS) yang terjadi di Desa tersebut ke Polres Basel, Kamis (24/10/2019).

Laporan empat desa Penutuk,Tanjung Sangkar,Tanjung Labu serta Kumbung tersebut diterima Unit II Tipidsus Polres Basel, IPDA Danang. Melalui kuasa hukum, Erdian SH dari kantor hukum dan Asosiates Toboali melapor ke penyidik agar kasus dugaan penggrusakan dan pengelolaan lingkungan oleh perusahaan yang bergerak dibidang usaha perkebunan sawit ini ini diselesaikan secara hukum. 

"Kami sudah laporkan kasus ini ke Polres Basel dengan harapan PT Swarna Nusa Sentosa bertanggungjawab atas tindak pidananya. Untuk langkah hukum selanjutkan kami akan layangkan gugatan PMH,perbuatan melawan hukum pihak perusahaan ke Pengadilan Sungailiat," tegasnya kepada Radar Bangka.

Dijelaskan pria berambut ngondrong ini bahwa sejak tahun 1995 dari mulai buka lahan sampai panen pertama PT.SNS sudah banyak melakukan pelanggaran pelanggaran terhadap aturan aturan UU perkebunan, UU kehutanan, UU PT dan bahkan sekarang sudah terang terangan melanggar UU No 32 tahun 2009 tentang PPLH.

Menurutnya secara kasat mata PT.SNS sudah melakukan pembuatan TERSUS (terminal khusus) yang sudah menyalahi aturan perundang undangan, dengan membangun tanpa ada dokumen perizinan perizinan yang lengkap. 

"Ya wajar dong kalau masyrakatmelaporkan tindak pidana pengrusakan terhadap mangrove serta ekosistem pesisir pantai, itu hutan lindung dan di atur oleh undang undang," jelasnya.

Erdian berharap semoga pihak berwajib mendengarkan keluhan kliennya. Pasalnya, cukup lama keempat warga desa resah dengan aktivitas yang dikerjakan oleh pihak perusahaan ini.

"Secara tidak langsung PT SNS sudah melakukan tindak pidana,hemat saya sudah 3 Kementrian yang di kangkangi PT.SNS, Kementrian Lingkungan Hidup, PUPR dan Kelautan.Hebat sekali perusahaan ini," pungkasnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Polres Basel Ungkap Kasus Eksploitasi Anak Bekerja Dilokaliasi
Polres Basel Ungkap Kasus Eksploitasi Anak Bekerja Dilokaliasi
Selasa, 12 November 2019 18:40 WIB
TOBOALI – Satuan Reserse Kriminal Polres Basel mengungkap kasus dugaan tindak pidana eksploitasi anak. Pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan
2 Kali Bupati Tidak Hadir, Rapat Paripurna Tentang APBD 2020 Dijadwal Ulang
2 Kali Bupati Tidak Hadir, Rapat Paripurna Tentang APBD 2020 Dijadwal Ulang
Selasa, 12 November 2019 11:35 WIB
TOBOALI – Dikarenakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer tidak hadir dalam rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten
Tim Kemenpan RB Tinjau Pelayanan Publik Polres Basel
Tim Kemenpan RB Tinjau Pelayanan Publik Polres Basel
Selasa, 12 November 2019 11:32 WIB
TOBOALI - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan (Basel) mendapat kunjungan Tim dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan
Rapat Paripurna APBD Basel 2020 Kembali Ditunda
Rapat Paripurna APBD Basel 2020 Kembali Ditunda
Senin, 11 November 2019 23:38 WIB
TOBOALI – Dikarenakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer tidak hadir dalam rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten