Peletakan Batu Pertama SMP Muhammadiyah Basel, Sumadi Ingatkan Tidak Ada Lagi Anak Putus Sekolah


Peletakan Batu Pertama SMP Muhammadiyah Basel, Sumadi Ingatkan Tidak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

TOBOALI –  Plt Disdikbud Kabupaten Basel, Sumadi yang juga Pimpinan Muhammadiyah Basel melakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Muhammadiyah Basel di Jalan AMD Toboali, Basel Senin (15/7). 

Peletekan batu pertama ini dihadiri oleh Ketua MUI Basel H. Zahirin, sejumlah Pengurus Daerah Muhammadiyah Basel, serta pimpinan sekolah para orang tua wali murid. Dalam arahanya, Sumadi mendorong semangat para orang tua agar memasukkan putra-putrinya mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Dirinya pun berharap para orang tua tidak membiarkan anak-anak mereka putus sekolah.

“Harapan tidak ada anak usia sekolah tidak sekolah.Kalau ada tolong sampaikan kekami agar kami mengajaknya kembali bersekolah. Begitu juga bila ada anak yatim piatu bisa serahkan ke kami dengan menghubungi pihak sekolaah karna tugas kita adalah melayani masyarakat,” serunya.

Sumadi yang juga menjabat Kepala BKPSDM Basel ini telah menerapkan sistem pembelajaran Full Day School di Sekolah Muhammadiyah untuk tidak lagi memberikan pekerjaan rumah (PR) bagi para siswa termasuk saat akhir pekan.

"Sudah ada komitmen untuk tidak memberikan PR kepada siswa yang sekolahnya sudah menerapkan lima hari sekolah. Tujuannya agar tidak menambah beban siswa, cukup hapalan saja diulang kembali dirumah dan yang uatama adalah Syiar Islam,” jelasnya.

Sementara Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Basel, Syahrullah yang hadir mengatakan Muhammadiyah diharapkan mampu merumuskan sebuah model pendidikan akhlak yang di dalamnya menanamkan nilai-nilai Islam yang sebenarnya. 

“Jangan suruh anak pintar tapi utamakan pendidikan akhlak dan karakter lebih utama. Dan Pendidikan utama bukan disekolah  tapi dirumah dan program sekolah kita menghidupkan suburkan amal nawafil (ibadah sunnah),” ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Basel, Mirwanda menambahkan SMP Muhammadiyah Basel siap menyambut kehadiran siswa baru dengan digelarnya forum ta’arub siswa yang meliputi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, cara belajar efektif, memahami aturan sekolah dan tata krama, serta pemberian materi Al Islam Kemuhammadiyahan.

“Alhamdullilah, animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke SMP Muhammadiyah cukup tinggi. Ada 40 siswa dan saat ini dalam proses pembangunan sekolah, adapun tujuanya untuk meningkatkan dan menanamkan pendidikan yang berakhlak,kreatif dan inovatif melalui fortasi,” sebutnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
ODP Covid-19 di Basel Meningkat Akibat Banyak Warga Mudik
ODP Covid-19 di Basel Meningkat Akibat Banyak Warga Mudik
Selasa, 07 April 2020 20:16 WIB
TOBOALI - Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Basel, Supriyadi menyatakan, jumlah ODP (orang dalam pemantauan-red)
Cegah Covid-19, Pelabuhan "Tikus" di Basel Diperketat
Cegah Covid-19, Pelabuhan "Tikus" di Basel Diperketat
Selasa, 07 April 2020 19:43 WIB
TOBOALI - Jajaran Polres Bangka Selatan (Basel) hingga saat ini intens melaksanakan upaya Pencegahan Peyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah
1,3 Miliar Anggaran Untuk Bangun Ruang Isolasi Covid-19 di Basel
1,3 Miliar Anggaran Untuk Bangun Ruang Isolasi Covid-19 di Basel
Senin, 06 April 2020 20:19 WIB
TOBOALI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk pembangunan ruang khusus
Rina Tarol Berbagi 500 Masker di Toboali
Rina Tarol Berbagi 500 Masker di Toboali
Minggu, 05 April 2020 21:55 WIB
TOBOALI - Rina Tarol melakukan langkah real dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). Langkah till itu dilakukan dengan membagikan