Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Bangka Kota


Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Bangka Kota

SIMPANGRIMBA - Penemuan sesok mayat perempuan di di tempat pemandian kebun sawit Desa Bangka Kota Kecamatan Simpang Rimba, gegerkan warga sekitar. Mayat yang diketemukan pada, Selasa (17/7) sekitar pukul 22.00 WIB, itu diketahui bernama Alia dan berusia 40 tahun.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistiono SH MH melalui Kabag Ops Kompol Erlicshon Pasaribu menjelaskan Alia, IRT, warga RT.05 Dusun I Desa Bangka Kota ditemukan pertama kali dalam keadaan meninggal dunia oleh adik kandung korban sendiri Saiful (28) sekitar pukul 22.00 wib bertempat di tempat pemandian kebun kelapa sawit milik Rosidi.

“Setelah dilakukan pencarian bersama - sama warga lainnya serta Kades Bangka Kota. Awalnya sekira pukul 07.00 wib korban pergi ke tempat pemandian itu dengan menggunakan sepeda motor mio warna merah hitam untuk mencuci pakaian, sampai dengan sekira pukul 16.00 wib korban tidak kembali kerumah,” jelasnya.

Kemudian anak korban Apriadi (8) pergi ke tmpat pemandian untuk mandi sore sesampai di sana anak korban melihat sepeda motor, sepasang sendal warna kuning milik suami korban, beserta kain cucian yg d bawa ibunya masih berada di tempat pemandian tetapi korban tidak berada d tempat tersebut.

Kemudian Apriadi pulang kerumah dan memberitahukan kepada neneknya, kemudian dari mulai pukul 16.30 WIB keluarga korban bersama - sama warga lain melakukan pencarian di sekitar TKP, sekira pukul 22.00 wib korban di temukan di dalam air yg berada tidak jauh dari tempat pemandian tersebut dalam posisi tengelam dan terlentang dengan menggunakan kain telasan untuk mandi serta sudah meninggal dunia.

“Pada dahi/kening sebelah kiri korban terdapat luka robek. Mulai dari pencarian korban dan sampai saat ini suami korban Pa'i tidak berada di tempat. Barang bukti yang kita amankan di TKP motor merk Mio warna hitam merah milik korban, sepasang sendal yang diduga milik suami korban dan baju cucian milik korban. Dan melakukan Autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban,” tandas Erlicshon.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Kamis, 12 September 2019 09:50 WIB
TOBOALI - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) 2020, Polres Basel menggelar Focus Group Discussion (FGD)
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Rabu, 11 September 2019 19:34 WIB
TOBOALI – Meski belum adanya laporan Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan selingkuh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Inspektorat
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Rabu, 11 September 2019 19:29 WIB
TOBOALI - Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) masih terkendala pengajuan Naskah Perjanjian Hibah Daerah
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
Selasa, 03 September 2019 22:03 WIB
TOBOALI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Selasa (3/9/2019) digedung setempat menggelar sidang paripurna tentang pengambilan