Bangka Masih Kekurangan Beras


Bangka Masih Kekurangan Beras

SUNGAILIAT - Mewujudkan pertanian yang semakin tangguh terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka dibawah kepemimpinan Bupati Bangka H. Tarmizi Saat dan Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan meningkatkan produktivitas beras dengan melakukan tanam padi perdana. Senin (25/9) berlokasi di areal persawahan Desa Puding Besar Kecamatan Puding Besar dan areal persawahan Desa Kemuja Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka.

Bupati yang lulusan pertanian ini melakukan tanam padi di Puding Besar dengan luas cetak 225 hektar sementara untuk target tanam optimalisasi sampai bulan Oktober 184 hektar dan akan ditanam 70 hektar dengan menggunakan bibit jenis Ciliwung dan Mikongga.

Sementara di Desa Kemuja targetnya sekitar 60 hektar. Dalam sambutannya sebelum penanaman padi, bupati mengatakan sawah yang telah dicetak TNI diharapkan buat peraturan desanya oleh kepala desa.

"Tetap berkebun sawit, digarap dengan baik, selain menanam yang lain seperti lada, sawit," ungkap bupati.

Dikatakannya untuk sekarang ini, beras dihasilkan baru 23 persen di Bangka. "Menanam dua kali setahun menanam dan sawah yang ada tetap digarap. Targetnya saya harapkan bisa menghasilkan 60 persen," katanya.

Dikatakanya untuk sekarang ini sawah yang di Desa Labuh Air Pandan bisa menghasilkan dan dapat mengkonsumsi sendiri. "Berkaca dengan orang barat, dan tetap memikirkan generasi penerus," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian mengungkapkan di Puding Besar ini merupakan tanam padi perdana dengan segala kondisi yang ada.

"Kita bercocok tanam padi ini masih seperti apa adanya, belum seperti di Banyuasin, Pangkal Niur dan yang lebih ngetop lagi di Rias," ungkap Kemas. Dikatakannya, untuk sekarang ini lahan yang dilakukan belum diserahkan kepada masyarakat, dan hal ini memang seperti ini. "Selama tiga tahun tidak dilakukan penanaman akan diserahkan kepada yang lain, hari ini merupakan hari tanam , jadi pas juga bupati melakukan penanaman padi di Puding Besar dan Kemuja," katanya.

Lebih lanjut Kemas mengungkapkan, ada dua kegiatan yang diambil dari APBN yang pertama adalah kegiatan optimalisasi lahan berupa bantuan benih dan pembenah tanah, dan kedua adalah pembangunan irigasi pada lokasi sawah baru, rehabilitasi jaringan irigasi pada sawah lama.

"Kita akan bantu semuanya, mulai dari sarana seperti pompa, traktor, dan lainnya, untuk hari ini kita menggunakan dengan sistem nugal karena air belum teratur dengan baik mengalirnya," katanya.

Diuraikan Kemas untuk sekarang ini, Bangka masih kekurangan beras dan masih mengambil dari daerah lain. "Untuk itu mari kita dukung untuk kegiatan ini dan target kita kita bisa mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Bangka," tukas Kemas.(rul)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
Jum'at, 21 Februari 2020 10:15 WIB
SUGAILIAT - Sebanyak 171 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SAS Babel, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Minggu, 29 Desember 2019 01:11 WIB
SUNGAILIAT - Pro kontra Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras, Sungailiat, sejak beberapa pekan terakhir membuat ketua DPRD Bangka,
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Minggu, 22 Desember 2019 19:05 WIB
SUNGAILIAT - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, dapil Bangka Belitung, Ir Rudianto Tjen
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Selasa, 17 Desember 2019 19:25 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bangka, Rielke Jefri Huwae mengelar sirahturahmi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)