​Diiringi Isak Tangis, Satu Keluarga Dimakamkan Berdampingan


​Diiringi Isak Tangis, Satu Keluarga Dimakamkan Berdampingan

Isak tangis mewarnai pemakaman Yanti sekeluarga di Tempat Pemakaman Umum Keputih, Sukolilo, Surabaya, Rabu ( 31/5). Yanti beserta suami, dan dua anaknya menjadi korban kebakaran rumah kos Jalan Kebalen Lor II No.9, Krembangan Utara, Pabean Cantikan, Surabaya pada Selasa (29/5) lalu.

                                             Hendrik Muklison/Radar Surabaya

Yanti yang memiliki nama lengkap April Yanti Soselisa,35, bersama suami Probo Sutejo Hartanto , 31, dan dua anaknya yaitu Prasetyan Hartanto, 6, dan Prabowo Oktavianus Hartanto, 9, ditemukan hangus di kamarnya karena terjebak di rumah kos yang sedang terbakar. Keempat jasad korban langsung dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk dilakukan identivikasi bersama delapan jasad yang lain.

Setelah tim dokter berhasil mengidentifikasi, korban langsung diantarkan ke Adi Jasa jalan Dupak, Surabaya pada Kamis (31/5) untuk proses penyemayaman jenasah. Kemudan sekitar pukul 11.30 keempat jenasah langsung diantarkan ke TPU Keputih untuk dikebumikan.

Di pemakaman, kerabat dekat yang hadir sempat menangis haru ketika hendak menaburkan bunga ke peti jenasah. Rusmini salah satu kerabat dekat dan juga tetangganya menceritakan jika Yanti dikenal baik dan suka membantu. “Biasanya kalau saya jualan terus saya tinggal, ia yang menggantikan jaga,” cerita Rusmini.

Sekitar pukul 12.30 setelah penyampaian khotbah pemakaman, peti jenasah baru ditutup dengan tanah. Warga yang hadir ke pemakaman diberi kesempatan untuk menaburkan bunga ke empat peti korban. 

Seperti diketahui, rumah kos-kosan Jalan Kebalen II No.9, Krembangan Utara, Pabean Cantikan, Surabaya terbakar pada Selasa (29/5).  Awal api muncul di rumah kos dengan dua lantai itu sekitar pukul 14.15. Kondisi ventilasi udara dan akses masuk yang hanya satu tempat membuat korban terjebak dan sulit keluar. Akibatnya 8 korban ditemukan tewas dan sebagian merupakan anak-anak. Di dalam rumah kos dua lantai itu diketahui ada 6 ruangan kamar. Empat kamar berada di lantai 2 dan dua kamar di lantai bawah. Total ada 5 kepala keluarga yang menghuni rumah milik Hadirin, warga Jalan Kebalen III tersebut.

Sampai saat ini polisi masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran. Meski sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, namun penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. (*/rud)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Bupati Made Gianyar Harapkan Delegasi Wartawan Korea Promosikan Bangli
Bupati Made Gianyar Harapkan Delegasi Wartawan Korea Promosikan Bangli
Selasa, 22 Oktober 2019 09:56 WIB
BALI - Bupati Bangli I Made Gianyar berharap Delegasi Wartawan Korea ikut mempromosikan pariwisata Bangli di Negeri Ginseng.
Kapuspenkum : Kejaksaan dan Forwaka Saling Membutuhkan
Kapuspenkum : Kejaksaan dan Forwaka Saling Membutuhkan
Jum'at, 18 Oktober 2019 11:30 WIB
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Dr Mukri SH, MH mengatakan, Kejaksaan dan Forwaka merupakan mitra yang
Jurnalis Bangka Barat Berkunjung ke Diskominfo Pemkab Bantul
Jurnalis Bangka Barat Berkunjung ke Diskominfo Pemkab Bantul
Selasa, 15 Oktober 2019 13:18 WIB
BANTUL - Dalam rangka meningkatkan kapasitas jurnalis, lima orang wartawan di Bangka Barat yang tergabung di Pokja Wartawan Bangka Barat
Bupati Indramayu Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Proyek PUPR
Bupati Indramayu Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Proyek PUPR
Selasa, 15 Oktober 2019 12:15 WIB
JAKARTA - Bupati Indramayu, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Supendi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),