Revisi UU ASN Belum Disahkan, Honorer K2 Pilih Bertahan


Revisi UU ASN Belum Disahkan, Honorer K2 Pilih Bertahan

JAKARTA - Puluhan pengurus honorer kategori dua (K2) dari berbagai daerah kembali menahan kecewa.

Pasalnya, revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan pintu masuk honorer K2 menjadi CPNS belum disahkan.

Padahal janji anggota DPR, pengesahannya dilakukan awal Januari.

"Mau dibilang kecewa ya iyalah. Hari ini yang diparipurnakan hanya UU MD3, revisi UU ASN belum," ujar Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Selasa (10/1).

Kekecewaan serupa disampaikan Korwil FHK2I Jabar Imam Supriatna.

Imam bersama pengurus lainnya sudah di Jakarta sejak Senin (9/1).

Mereka berbagi tugas mendekati anggota DPR yang dinilai fokus membantu perjuangan honorer K2.

"Kami sudah berbuat semaksimal mungkin. Mendekati anggota DPR dari semua parpol. Kalau hasilnya seperti ini, mungkin belum saatnya kami senang," ujarnya.

Meski revisi UU ASN belum disahkan hari ini, menurut Titi, mereka masih menaruh harapan besar ada kemajuan dalam rentang waktu hingga masa sidang ditutup pada akhir Februari mendatang.

Puluhan pengurus honorer kategori dua (K2) dari berbagai daerah kembali menahan kecewa.

Pasalnya, revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan pintu masuk honorer K2 menjadi CPNS belum disahkan.

Padahal janji anggota DPR, pengesahannya dilakukan awal Januari.

"Mau dibilang kecewa ya iyalah. Hari ini yang diparipurnakan hanya UU MD3, revisi UU ASN belum," ujar Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Selasa (10/1).

Kekecewaan serupa disampaikan Korwil FHK2I Jabar Imam Supriatna.

Imam bersama pengurus lainnya sudah di Jakarta sejak Senin (9/1).

Mereka berbagi tugas mendekati anggota DPR yang dinilai fokus membantu perjuangan honorer K2.

"Kami sudah berbuat semaksimal mungkin. Mendekati anggota DPR dari semua parpol. Kalau hasilnya seperti ini, mungkin belum saatnya kami senang," ujarnya.

Meski revisi UU ASN belum disahkan hari ini, menurut Titi, mereka masih menaruh harapan besar ada kemajuan dalam rentang waktu hingga masa sidang ditutup pada akhir Februari mendatang.

"Untuk sementara kami tetap bertahan di Jakarta sampai Kamis (12/1). Kami akan terus mendekati anggota DPR. Kami yakin dengan kegigihan serta semangat pantang menyerah, hasilnya akan positif," ‎pungkasTiti. (esy/jpnn)




Banner

Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Ibu-ibu Pasti Senang Membaca Berita Ini
Ibu-ibu Pasti Senang Membaca Berita Ini
Minggu, 28 Juni 2020 20:09 WIB
CIANJUR - Harga bawang merah yang sempat melambung tinggi di sejumlah pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, kini mulai mengalami
Startup Jepang Ciptakan "Masker Cerdas" Terkoneksi Internet
Startup Jepang Ciptakan "Masker Cerdas" Terkoneksi Internet
Minggu, 28 Juni 2020 20:03 WIB
JAKARTA - Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Donut Robotics telah mengembangkan "masker
Luhut: Timah Bangka Belitung Jadi Incaran Dunia
Luhut: Timah Bangka Belitung Jadi Incaran Dunia
Rabu, 24 Juni 2020 12:34 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut timah di Bangka Belitung mengandung material "rare earth"
Para PNS dan PPPK, Simak Baik-baik Pernyataan MenPAN-RB Ini
Para PNS dan PPPK, Simak Baik-baik Pernyataan MenPAN-RB Ini
Senin, 22 Juni 2020 13:26 WIB
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan, aparatur sipil negara (ASN) baik PNS maupun