Ketua BK: Dalam Rapat Khusus, Sikap Tegas Seperti Maryam Hal Biasa


Ketua BK: Dalam Rapat Khusus, Sikap Tegas Seperti Maryam Hal Biasa

KOBA - Buntut panjang statemen Budi seorang ASN Disparbudpora Bangka Tengah (Bateng) di pemberitaan online salah satu media pada Sabtu (2/11) lalu yang menilai Maryam SH MH selaku Ketua Bapemperda DPRD Bangka Tengah (Bateng) bersikap arogan karena meminta Budi untuk keluar dari ruang rapat sembari menepuk meja dengan tangan kiri. Maka Ketua Badan Kehormatan DPRD Bateng, menilai jika dalam rapat khusus dan tertutup itu hal yang biasa-biasa saja untuk mempertahankan argumen. Sedangkan Ketua DPRD Bateng Mehoa SH MH berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan damai. 

Dalam konferensi pers di ruang Ketua DPRD Bateng, Rabu (6/11) siang, dihadiri Ketua DPRD Mehoa, Ketua BK Syahran dan anggota Wahidah, Maryam yang berhalangan hadir karena suatu alasan diwakili oleh anggota Bapemperda Edi Purwanto, selain itu sejumlah awak media cetak dan elektronik yang hadir.

Ketua BK Syahran, menilai, jika permasalahan ini terkesan pribadi namun terbawa ke lembaga. Selain itu,  dalam rapat-rapat sudah biasa sering terjadi hal seperti itu, terlebih dalam rapat khusus. Hanya saja, baru kali ini masuk media. "Permasalahan ini sebelum diekspose, selayaknya dikonfirmasi dahulu ke pihak narsum bersangkutan atau ke Badan Kehormatan Dewan," kata Syahran.

Kala itu, lanjut Syahran, posisinya rapat khusus, beliau sebagai pimpinan rapat, dengan sesama anggota dewan berbeda pandangan, adu argumen, bertegang urat syaraf atau mungkin saling tepuk meja itu biasa, demi mempertahankan argumen. Agar produk yang dihasilkan memang teruji, demi kemajuan dan pembangunan di Bateng lebih baik kedepannya.

"Kalau hal seperti ini dalam rapat dewan hal biasa, terlebih rapat khusus bukan di muka umum. Misalkan salah satu dinas menyampaikan hal yang kurang nyambung, ya kadang kita harus bicara sedikit keras, saya saja dengan Pak Edi Purwanto bicara lepas dan keras itu biasa dalam rapat, namun memang kadang-kadang tak semua orang bisa menerima. Maka dari itu, menurut hemat kami tidak ada pelanggaran dalam sikap Maryam selaku Ketua Bapemperda dalam memimpin rapat khusus Penentuan Skala Prioritas Raperda 2020 pada Jum'at (1/11) lalu," kata Syahran yang merupakan politikus PAN.

Menurutnya, anggota DPRD Bateng terdiri dari 25 orang anggota, kareakternya juga berbeda-beda, ada yang pendiam, hobi bicara, keras dan lainnya, namun ini semua itu semua nanti pasti ada titik temunya.

"Kendati demikian, kalau ada masalah kesalahfahaman yang besar ya dikecilkan dan yang kecil ditiadakan. Seperti kesalahfahaman, Maryam dengan Budi dari Disbudparpora dalam pembahasan Retsibusi Jasa Usaha," ungkapnya.


Sedangkan anggota Bapemperda Edi Purwanto, mengatakan, ada beberapa pembahasan ada yang prioritas dan lainnya, kemudian dalam mempertahankan sebuah argumen Edi tegaskan dirinya sependapat dengan  Ketua BK Syahran. "Beradu argumen mempertahankan pendapat itu biasa. Setiap masalah, termasuk dalam kesalah fahaman antara Bu Maryam dan Budi tidak ada yang tak bisa diselesaikan, maka dari itu mari masing-masing kita introspeksi, kita semua mulai dari OPD dan Bapemperda semua bekerja yang terbaik untuk Bateng, bukan untuk individu. Kami pun apresiasi kawan-kawan media yang melakukan peliputan di Bateng," tegas Edi politikus PDIP.

Sementara itu Ketua DPRD Bateng Mehoa, mengatakan, jika jumpa pers di ruang kerjanya tersebut adalah sebagai fasilitator agar masalah ini tidak berkepanjangan. Mehoa meluruskan dan meyakini, jika tujuan Maryam itu sebetulnya baik dan itu merupakan sebuah dinamika. Kendati demikian, selaku Pimpinan Dewan, Mehoa meminta semua pihak berdamai.

"Pastinya anggota Dewan yang terpilih ini sudah teruji, kejadian seperti itu dalam rapat khusus adalah hal biasa itu dinamika biasa saja terlepas daripada perbedaan karakter masing-masing. Terkait suasana ini, selaku Ketua Dewan saya mohon maaf. Untuk selanjutnya, menunggu Budi dari Dispabudpora yang saat ini ada kegiatan Porwil di Bengkulu pulang nanti akan dimediasi bersama dengan Maryam oleh BK DPRD Bateng," kata Mehoa. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
  Algafry : Peran Stakholder Jadikan Bateng Raih Anugerah Parahita Ekapraya
Algafry : Peran Stakholder Jadikan Bateng Raih Anugerah Parahita Ekapraya
Rabu, 17 Maret 2021 21:36 WIB
KOBA- Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman hadiri acara Kegiatan Verifikasi Lapangan dalam rangka Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) secara
Algafry Rahman Minta Rukun Tetangga Jalin Silaturahmi Dengan Baik di Masyarakat
Algafry Rahman Minta Rukun Tetangga Jalin Silaturahmi Dengan Baik di Masyarakat
Rabu, 17 Maret 2021 21:33 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman menghadiri kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) sekaligus honorarium bagi Rukun Tetangga (RT),
Bupati Bateng dan Danlanal Babel Tandatangani NHPD
Bupati Bateng dan Danlanal Babel Tandatangani NHPD
Rabu, 17 Maret 2021 21:30 WIB
KOBA - Dalam upaya mendukung sarana dan prasaran Angkatan Laut Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman menandatangani Naskah Perjanjian Hibah
 Bupati Bateng Minta PGRI Tingkatkan Kualitas dan Mutu Pendidikan di Bateng
Bupati Bateng Minta PGRI Tingkatkan Kualitas dan Mutu Pendidikan di Bateng
Rabu, 17 Maret 2021 07:54 WIB
KOBA – Bupati Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman menerima audiensi Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bateng periode tahun