Kebakaran Toko Sarpin, Kepolisian Sementara Simpulkan Akibat Korsleting Listrik


Kebakaran Toko Sarpin, Kepolisian Sementara Simpulkan Akibat Korsleting Listrik

KOBA - Pihak Kepolisian Polsek Koba sementara ini menyimpulkan, kebakaran yang meludeskan toko milik Sarpin (42) di RT 07 Desa Penyak terjadi pada Kamis (31/10) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB tersebut diduga kuat akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting. 

Kapolsek Koba, AKP Andri Eko Setiawan seizin Kapolres Bateng, AKBP Slamet Ady Purnomo SIK SH MH keoasa awak media, Kamis (31/10) pagi, membenarkan telah terjadinya kebakaran yang menghanguskan toko Sarpin tersebut. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran toko milik Sarpin di Desa Penyak itu, namun atas musibah tersebut pemilik toko mengalami kerugian materi ditaksir mencapai Rp.150juta," ujar Kapolsek Andri.

Sementara ini, lanjutnya, pihak kepolisian menyimpulkan korsleting listrik atau hubungan pendek arus listrik diduga kuat jadi penyebab kebakaran toko Sarpin tersebut.

"Sementara ini, berdasarkan dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sumber api berasal dari konsleting hubungan arus pendek aliran listrik," tandas Kapolsek Andri. (and)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Selasa, 25 Februari 2020 16:25 WIB
TOBOALI – Jajaran Polsek Toboali berhasil membekuk seorang tersangka pencurian handphone di warung makan Pecel Lele di Jalan Sudirman Kecamatan
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Rabu, 19 Februari 2020 16:34 WIB
TOBOALI - Wakapolres Bangka Selatan (Basel), Kompol Sarwo Edi Wibobo bersama anggota melaksanakan silahturahmi sholat subuh berjamaah dari Mesjid ke
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
Senin, 17 Februari 2020 07:02 WIB
TOBOALI - Tim Opsnal Polsek Toboali berhasil mengamankan ZK alias Acit (35), seorang DPO kasus penganiyaan pedagang nasi goreng, Ahmad
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Sabtu, 15 Februari 2020 09:33 WIB
TOBOALI - Ed (39) warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya terhadap anak dibawah umur berinisial