Pelaku Cabul Anak Kandung Di Dor Polisi


Pelaku Cabul Anak Kandung Di Dor Polisi

KOBA - Pelaku pencabulan anak kandung sendiri, bernama AI alias ENJ (37) dihadiahi timah panas oleh petugas Polres Bangka Tengah (Bateng) karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan.   

Pelaku tak senonoh ini merupakan warga Sinar laut Kelurahan Padang Mulya Kecamatan Koba. Pelaku dan korban sebut saja Bunga (14) selama ini tinggal satu rumah. Sebelumnya mereka tinggal di Kelurahan Simpang Perlang, namun berpindah-pindah hingga menempati rumah di Sinarlaut Kelurahan Padang Mulya.

Di dalam rumah itu, Bunga yang seharusnya mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari seorang ayah, justru mendapatkan perlakuan tidak senonoh oleh Enjoy secara berulang kali. Enjoy selalu mengancam akan memukul korban, jika melaporkan perbuatannya ke orang lain.

Selama ini, Enjoy dengan leluasa melampiaskan hawa nafsu bejatnya di rumah, karena beberapa tahun lalu ibu kandung Bunga sudah meninggal dunia. Bunga selama ini menahan diri, diam tidak bercerita kesiapapun karena takut.

Lantaran tidak tahan lagi atas perlakuan semena-semana sang ayah, pada kamis (15/8) pagi hari Bunga nekat melaporkan peristiwa tersebut ke Pihak Polres Bateng. Bunga langsung minta perlindungan kepasa keluarga orang tuanya paska melaporkan peristiwa tersebut.

Enjoy yang mengetahui dirinya sedang dicari petugas Kepolisian, kemudian bersembunyi ke kebun-kebun warga di Dusun Nadi Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar.

Petugas mendapat laporan bahwa Enjoy sedang bersembunyi di salah satu pondok kebun warga. Akhirnya sekitar pukul 19.30 Wib, hari Jum'at (16/8) Petugas Kepolisian menggerbekan tempat persembunyian Enjoy.

Enjoy yang membawa senjata tajam berusaha melarikan diri. Saat petugas menghampirinya, Enjoy menyabetkan pisau ke arah salah satu petugas Kepolisian. Sabetan pertama pisau Enjoy hampir mengenai petugas Kepolisian. Saat mau menyabet kedua kalinya, Enjoy langsung di hadiahi timah panas pada kakinya sebelah kiri.

Enjoy yang tersungkur, langsung di borgol dan dimasukan ke dalam mobil menuju Rumah Sakit Umum Daerah Bangka Tengah (Bateng).

Kapolres Bateng, AKBP Edison LB Sitanggang melalui Kasat Reskrim AKP Robby Ansyari membenarkan anggotanya menangkap pelaku saat bersembunyi di salah satu pondok kebun warga di Dusun Nadi Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar.
"Kita tembak dia, karena dia mengamcam keselamatan jiwa salah satu anggota kita. Dia sudah menyabetkan pisau sepanjang 30 cm dan mau kabur, hampir melukai anggota jika tidak langsung mengelak dan ditembak," ulas AKP Robby.

"AKP Robby mengatakan pelaku akan di jerat dengan UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pelaku dengan sengaja memaksa atau mengeksploitasi tubuh anak di bawah umur secara berulang-ulang. Hukuman kurungan penjara hingga 15 tahun lamanya," pungkas AKP Robby. (And)




Banner

Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
4 Fakta Baru Kasus John Kei, yang Terakhir Bikin Merinding
4 Fakta Baru Kasus John Kei, yang Terakhir Bikin Merinding
Selasa, 07 Juli 2020 11:35 WIB
JAKARTA - Tercatat ada 69 adegan dalam rekonstruksi kasus penyerangan oleh kelompok John Kei terhadap Nus Kei, yang digelar penyidik
Bejat! 3 Kali Anak Tuna Wicara Dinodai AC Hingga Hamil
Bejat! 3 Kali Anak Tuna Wicara Dinodai AC Hingga Hamil
Rabu, 24 Juni 2020 14:29 WIB
TOBOALI - Insial AC (37), warga Jalan Damai Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dibekuk Unit Perlindungan
"Coba Setubuhi" Istri Tetangga, AK Dicekok Polsek Airgegas
"Coba Setubuhi" Istri Tetangga, AK Dicekok Polsek Airgegas
Senin, 22 Juni 2020 21:29 WIB
AIRGEGAS - Nafsu melihat istri tetangga sendiri membuat pemuda inisial AK (25), warga Desa Airgegas, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
Polisi Ungkap Pemicu Perusakan di Green Lake City Oleh Kelompok John Kei
Polisi Ungkap Pemicu Perusakan di Green Lake City Oleh Kelompok John Kei
Senin, 22 Juni 2020 13:36 WIB
JAKARTA - Wakapolres Metro Tangerang AKBP Yudhistura Midyahwan membeberkan apa yang menjadi pemicu perusakan rumah Nus Kei di Green Lake