Tunjangan PNS Setara Kinerjanya


Tunjangan PNS Setara Kinerjanya

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar mengatakan, analisis jabatan (Anjab) dan analisa beban kerja (ABK) merupakan titik awal dalam penetapan remunerasi.Di samping perencanaan pegawai, promosi, penyusunan sasaran kinerja pegawai, pendidikan dan pelatihan (Diklat), dan penataan organisasi."Analisa jabatan dan analisa beban kerja merupakan tahap awal dalam memberikan tunjangan secara adil (equal pay equal work),” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/4).
Dijelaskannya, setiap PNS berbeda nilai tunjangan yang diterima karena disesuaikan dengan kinerjanya. Untuk mengukur kinerjanya itu harus didasarkan pada jabatan dan beban kerjanya."Nah itu semua bisa kelihatan lewat penataan pegawai. Sekarang ini seluruh instansi harus melakukan penataan pegawai melalui Anjab dan ABK. Hal ini sangat penting dan mendasar serta merupakan starting point,” tuturnya.
Instansi pusat yang telah menerima remunerasi, tambah mantan Plt Gubernur Aceh ini, gradingnya juga diukur dari Anjab dan beban kerja. "Jadi anjab dan ABK itu bukan hanya untuk kepentingan usulan CPNS saja. Tapi fungsinya luas, termasuk penetapan nilai remunerasi masing-masing pegawai," terangnya. (Esy/jpnn)



Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
PDIP Babel Tunggu KPU
PDIP Babel Tunggu KPU
Jum'at, 17 Februari 2017 17:10 WIB
PANGKALPINANG - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung siap menerima penetapan perolehan suara oleh
Jokowi Persilahkan KPK Garap Adik Ipar
Jokowi Persilahkan KPK Garap Adik Ipar
Jum'at, 17 Februari 2017 17:01 WIB
JAKARTA - Nama adik ipar Presiden Joko Widodo, Arif Budi Sulistyo muncul dalam surat dakwaan perkara restitusi pajak Country Director
Pilkada di 101 Daerah Aman
Pilkada di 101 Daerah Aman
Jum'at, 17 Februari 2017 09:15 WIB
TANGGERANG - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan bahwa pemilihan kepala daerah (pilkada) di 101 daerah
Patrialis Akbar Lakukan Dua Pelanggaran Berat
Patrialis Akbar Lakukan Dua Pelanggaran Berat
Jum'at, 17 Februari 2017 09:10 WIB
JAKARTA - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), menilai Hakim Konstitusi non-aktif Patrialis Akbar terbukti melakukan dua pelanggaran berat sehingga harus