Berita Nusantara
Tunjangan PNS Setara Kinerjanya
Sabtu, 14 April 2012 08:44 WIB | Dibaca 509 kali
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar mengatakan, analisis jabatan (Anjab) dan analisa beban kerja (ABK) merupakan titik awal dalam penetapan remunerasi.Di samping perencanaan pegawai, promosi, penyusunan sasaran kinerja pegawai, pendidikan dan pelatihan (Diklat), dan penataan organisasi."Analisa jabatan dan analisa beban kerja merupakan tahap awal dalam memberikan tunjangan secara adil (equal pay equal work),” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/4).
Dijelaskannya, setiap PNS berbeda nilai tunjangan yang diterima karena disesuaikan dengan kinerjanya. Untuk mengukur kinerjanya itu harus didasarkan pada jabatan dan beban kerjanya."Nah itu semua bisa kelihatan lewat penataan pegawai. Sekarang ini seluruh instansi harus melakukan penataan pegawai melalui Anjab dan ABK. Hal ini sangat penting dan mendasar serta merupakan starting point,” tuturnya.
Instansi pusat yang telah menerima remunerasi, tambah mantan Plt Gubernur Aceh ini, gradingnya juga diukur dari Anjab dan beban kerja. "Jadi anjab dan ABK itu bukan hanya untuk kepentingan usulan CPNS saja. Tapi fungsinya luas, termasuk penetapan nilai remunerasi masing-masing pegawai," terangnya. (Esy/jpnn)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
JAKARTA - Peringatan May Day atau Hari Buruh se-dunia tahun ini, tetap diwarnai aksi demo dengan turun ke jalan. Belum ada suatu kreativitas yang lebih berbasis peningkatan sumber daya pekerja atau sejenis pendidikan dan pelatihan, lomba atau peningkatan produktivitas.
Rio Kembali Gagal Finis
Rio Kembali Gagal Finis
JAKARTA - Pebalap Formula 1 Indonesia, Rio Haryanto, terhenti pada perlombaan Grand Prix Rusia 2016, di Sirkuit Sochi Autodrom, Rusia, Minggu, karena tertabrak mobil pebalap Force India, Nico Hulkenberg. Tabrakan itu menurut akun Twitter resmi Formula 1,
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
JAKARTA - Ini ancaman bagi guru-guru yang tidak berkualitas. Sebanyak 5,5 juta calon guru dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia siap menggeser posisi mereka.
Mitra Radar