Berita Nusantara
Tunjangan PNS Setara Kinerjanya
Sabtu, 14 April 2012 08:44 WIB | Dibaca 523 kali
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar mengatakan, analisis jabatan (Anjab) dan analisa beban kerja (ABK) merupakan titik awal dalam penetapan remunerasi.Di samping perencanaan pegawai, promosi, penyusunan sasaran kinerja pegawai, pendidikan dan pelatihan (Diklat), dan penataan organisasi."Analisa jabatan dan analisa beban kerja merupakan tahap awal dalam memberikan tunjangan secara adil (equal pay equal work),” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/4).
Dijelaskannya, setiap PNS berbeda nilai tunjangan yang diterima karena disesuaikan dengan kinerjanya. Untuk mengukur kinerjanya itu harus didasarkan pada jabatan dan beban kerjanya."Nah itu semua bisa kelihatan lewat penataan pegawai. Sekarang ini seluruh instansi harus melakukan penataan pegawai melalui Anjab dan ABK. Hal ini sangat penting dan mendasar serta merupakan starting point,” tuturnya.
Instansi pusat yang telah menerima remunerasi, tambah mantan Plt Gubernur Aceh ini, gradingnya juga diukur dari Anjab dan beban kerja. "Jadi anjab dan ABK itu bukan hanya untuk kepentingan usulan CPNS saja. Tapi fungsinya luas, termasuk penetapan nilai remunerasi masing-masing pegawai," terangnya. (Esy/jpnn)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Apa jadinya jika teknologi dan fashion dipadukan menjadi sebuah produk inovatif baru? Ya, Google kini memasuki ranah fashion dengan menggandeng Levi`s untuk menghasilkan jaket pintar yang memiliki kemampuan cukup canggih.
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
JAKARTA - Apa alasan Alessandro Del Piero dan kawan-kawan yang tergabung di Calcio Legend datang ke Indonesia? Jawabannya adalah animo masyarakat terhadap sepak bola.
Indonesia Kekurangan 18.000 Guru SMK
Indonesia Kekurangan 18.000 Guru SMK
MALANG - Direktur Pengembang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Direktorat Pendidikan Dasar Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Mustaghfirin Amin mengatakan Indonesia kekurangan sebanyak 18.000 guru SMK.
Mitra Radar