Tunjangan PNS Setara Kinerjanya


Tunjangan PNS Setara Kinerjanya

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar mengatakan, analisis jabatan (Anjab) dan analisa beban kerja (ABK) merupakan titik awal dalam penetapan remunerasi.Di samping perencanaan pegawai, promosi, penyusunan sasaran kinerja pegawai, pendidikan dan pelatihan (Diklat), dan penataan organisasi."Analisa jabatan dan analisa beban kerja merupakan tahap awal dalam memberikan tunjangan secara adil (equal pay equal work),” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/4).
Dijelaskannya, setiap PNS berbeda nilai tunjangan yang diterima karena disesuaikan dengan kinerjanya. Untuk mengukur kinerjanya itu harus didasarkan pada jabatan dan beban kerjanya."Nah itu semua bisa kelihatan lewat penataan pegawai. Sekarang ini seluruh instansi harus melakukan penataan pegawai melalui Anjab dan ABK. Hal ini sangat penting dan mendasar serta merupakan starting point,” tuturnya.
Instansi pusat yang telah menerima remunerasi, tambah mantan Plt Gubernur Aceh ini, gradingnya juga diukur dari Anjab dan beban kerja. "Jadi anjab dan ABK itu bukan hanya untuk kepentingan usulan CPNS saja. Tapi fungsinya luas, termasuk penetapan nilai remunerasi masing-masing pegawai," terangnya. (Esy/jpnn)



Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Ketua KPK Juga Tersandera Kasus e-KTP
Ketua KPK Juga Tersandera Kasus e-KTP
Rabu, 17 Mei 2017 15:58 WIB
JAKARTA - Ketua KPK Agus Rahardjo juga disebut-sebut dalam kasus e-KTP. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.
Firza Husein Resmi Jadi Tersangka
Firza Husein Resmi Jadi Tersangka
Rabu, 17 Mei 2017 15:56 WIB
JAKARTA - Polda Metro Jaya resmi menetapkan Firza Husein sebagai tersangka. Ini dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara kasus dugaan
Tuding Kasus Habib Rizieq Bentuk Balas Dendam
Tuding Kasus Habib Rizieq Bentuk Balas Dendam
Rabu, 17 Mei 2017 15:49 WIB
JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) meyakini bahwa kasus chat mesum yang menyeret nama Habib Rizieq Shihab merupakan pesanan kelompok
Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil Indikasi Ada Korupsi di Bandung
Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil Indikasi Ada Korupsi di Bandung
Rabu, 17 Mei 2017 13:57 WIB
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra angkat bicara menyikapi Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil, yang viral di media sosial.