2 Motor Vs Truk, ​Pengendara Tewas Ditempat


2 Motor Vs Truk, ​Pengendara Tewas Ditempat

TANJUNGPANDAN - Kecelakaan lalu lintas berujung maut kembali terjadi di wilayah Kabupaten Belitung. Kecelakaan maut ini melibatkan dua sepeda motor dan mobil truk di Kawasan Teluk Dalam, Seberang, Tanjungpandan, Minggu (30/7) sore kemarin. Pemicunya, lagi-lagi karena pengendara motor dalam pengaruh minuman keras (Miras) memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

    Empat orang terkapar usai terlibat kecelakaan tersebut. Satu di antaranya meninggal dunia atas bernama Tje Loy (48) warga Teuku Umar, Kampong Damai, dua orang luka berat dan satu orang luka ringan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, saat itu korban bersama istrinya Maya (30) hendak pijat ke Pengantungan dengan menggunakan motor metik BN 5606 FF dari arah Tanjungpandan menuju ke arah pelabuhan.

    Setiba di lokasi datang lah Angga (22) pengendara motor metik BN 6862 WB  warga Dusun Padang Manggar hendak menyalip dengan kecepatan tinggi, hingga bersenggolan dengan korban. Terus dari arah berlawanan datang mobil truk yang dikemudikan Fitra, sehingga menabrak J Loy.

    Sebelum menabrak korban, mobil itu sempat oleng, lantaran berusaha menghindari motor itu. Hingga, akhirnya banting setir ke kiri. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu, langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono, Tanjungpandan. 

    Namun, setelah dibawa ke RSUD Marsidi Judono dan sempat mendapatkan perawatan, korban akhirnya meninggal dunia. Sedang istri dan anak J Loy mengalami luka parah, di bagian muka, tangan dan kakinya.

    Kasatlantas Poles Belitung AKP Noval Nanusa melalui Kanit Laka Satlantas Polres Belitung Bripka Kasnadi menjelaskan, saat ini pihak kepolisian masih belum bisa berkomentar banyak mengenai peristiwa itu. Sebab, untuk Angga yang mengalami luka ringan masih dalam kondisi mabuk. Sedangkan rekan Angga juga mengalami luka berat di bagian dan muka.

    "Kami masih belum menetapkan siapa tersangka dalam kasus ini. Sebab, kita masih memeriksa, saksi-saksi, untuk mengetahui kronologis peristiwa terjadinya kecelakaan ini," ujar Kasnadi, kepada Belitong Ekspres.

    Di hadapan polisi, Angga mengakui saat berkendara ia dalam kondisi mabuk lantaran usai pesta minuman keras (Miras). Bahkan, dia tak sadar, kalau apa yang dilakakukannya menyebabkan orang meninggal dunia. 

    Sementara itu, Fitra Sopir truk mengatakan, awalnya ia melihat adanya dua pengendara berdampingan menuju arah ke Pegantungan, namun secara tiba-tiba motor korban terserempet dan oleng sehingga menabrak truk yang dikendarainya.
    "Sebelum ibu itu jatuh, kami melihat pengendara yang menyerempet itu, melaju dengan kecepatan tinggi.  saat menabrak saya langsung banting setir. Sehingga, sehingga truk kami masuk ke selokan," kata Fitra. (kin/yud)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Kondisi Korban Laka Tunggal Ju‎piter Z Terbakar
Kondisi Korban Laka Tunggal Ju‎piter Z Terbakar
Selasa, 22 Agustus 2017 02:08 WIB
PANGKALPINANG - ‎Beginilah keadaan Rustam (48) warga Ketapang kecamatan Pangkalbalam yang mengalami luka bakar di kedua kakinya saat di Puskesmas
Pengakuan PSK: Jujur Batin Tertekan, Tetapi Mau Bagaimana Lagi?
Pengakuan PSK: Jujur Batin Tertekan, Tetapi Mau Bagaimana Lagi?
Selasa, 22 Agustus 2017 01:51 WIB
PALANGKA RAYA - Delapan PKS terjaring razia yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Satpol PP, kepolisian, TNI, polisi
Pengakuan Pembunuh Mahasiswi PSK
Pengakuan Pembunuh Mahasiswi PSK
Selasa, 22 Agustus 2017 01:43 WIB
PALU - Polisi berhasil mengungkap motif pembunuhan Keri Kariri (27), seorang mahasiswi yang juga PSK di eks lokalisasi Tondo tepatnya
Begini Kronologis Terbakarnya Jupiter Z
Begini Kronologis Terbakarnya Jupiter Z
Selasa, 22 Agustus 2017 00:49 WIB
PANGKALPINANG - Rustam (48) warga Ketapang kecamatan Pangkalbalam harus terbaring di Puskemas atas kecelakaan yang di alaminya di jalan Air