Home >

Pemotongan Beasiswa STAIN SAS Babel. Satu Pejabat STAIN Tersangka


Pemotongan Beasiswa STAIN SAS Babel. Satu Pejabat STAIN Tersangka

PANGKALPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) diam-diam telah menetapkan 1 pejabat di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN SAS) Babel menjadi tersangka, dalam kasus pemotongan dana bantuan beasiswa untuk 31 mahasiswa kampus tersebut. 
Penyelewengan dana ini sendiri berawal dari pemotongan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari dana APBN 2010. Beasiswa itu diperuntukkan untuk mahasiswa lulusan Mandrasah Aliyah angkatan 2010. Terhadap penyelewengan itu, 4 pejabat di lingkungan STAIN SAS kasus setempat ikut terseret dan diperiksa Kejati. Keempatnya adalah, Pembantu Ketua (PK II) Bidang Keuangan Wulpiah, PK I Bidang Akademik Soleha, Kasubag Akademik Kemahasiswaan Enita Sari, dan Staf Akademik Armanila. Kini, satu dari 4 pejabat STAIN tersebut statusnya ditetapkan sebagai tersangka. 
Hal ini diungkapkan Kepala Kejati Babel, I Putu Gede Djeladha melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Rindang Onasis kepada RB, kemarin (26/4). "Saat ini perkaranya masih dalam tahap penyidikan. Termasuk pendalaman-pendalaman seperti alat bukti dan keterangan saksi. Namun untuk tersangka baru satu yang ditetapkan yakni Wp," jelasnya. Ditegaskannya, kasus pemotongan dana beasiswa ini tetap menjadi komitmen Kejati Babel untuk menuntaskannya. "Kita konsisten dan yakin menanganinya, sepanjang itu memang berdasarkan bukti-bukti dengan fakta hukum yang ada, bila harus dilanjutkan akan kita tindaklanjuti," tegasnya. 
Sementara, Ketua STAIN SAS Babel, Prof Imam Malik, saat dikonfirmasi, tidak mengetahui secara pasti mengenai penetapan tersebut.  "Belum tahu kita penetapan tersangka tersebut, info darimana?" tanya Imam singkat. Sebelumnya, pemotongan dana beasiswa tersebut dikeluhkan oleh Dewan Mahasiswa (Dema) STAIN SAS. Dimana, seharusnya mahasiswa menerima Rp 5 juta, namun yang sampai ke tangan cuma Rp 2,5 juta. Laporan kasus itu sendiri sudah dilaporkan oleh Dema STAIN pada Senin (24/10) lalu ke Kejati Babel. Alasan pihak kampus sendiri terhadap pemotongan tersebut adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas dosen, mahasiswa dan upah pembuatan proposal.(iam/rul)



Berikan Komentar

Lainnya
Serangannya Ibarat Boling, dan Gadis di Bawah Truk..Oh Dia Melindasnya
Serangannya Ibarat Boling, dan Gadis di Bawah Truk..Oh Dia Melindasnya
Jum'at, 15 Juli 2016 15:11 WIB
NICE - Data korban dari tragedi serangan truk di Nice, Prancis, Kamis (14/7) malam terus bertambah. Terakhir, setidaknya 84 orang
Serangan Truk di Prancis: Anaknya Terkapar...Berdarah
Serangan Truk di Prancis: Anaknya Terkapar...Berdarah
Jum'at, 15 Juli 2016 15:09 WIB
NICE - Serangan truk yang menabrak kerumunan orang yang sedang merayakan Bastille Day di Nice, Prancis, Kamis (14/7) malam waktu
Menang atau Kalah
Menang atau Kalah
Selasa, 28 Juni 2016 18:57 WIB
"Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makannya karena aku, maka Aku yang akan
Weew... Pekerjaan Bergaji Rp 5,4 Miliar Ini Sepi Peminat
Weew... Pekerjaan Bergaji Rp 5,4 Miliar Ini Sepi Peminat
Rabu, 02 Maret 2016 07:42 WIB
SELANDIA BARU - Mendapat gaji melimpah tentu menjadi impian semua pekerja. Namun, hal itu tidak berlaku bagi sebuah pekerjaan di