Berita
Pemotongan Beasiswa STAIN SAS Babel. Satu Pejabat STAIN Tersangka
Jum'at, 27 April 2012 09:50 WIB | Dibaca 353 kali
PANGKALPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) diam-diam telah menetapkan 1 pejabat di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN SAS) Babel menjadi tersangka, dalam kasus pemotongan dana bantuan beasiswa untuk 31 mahasiswa kampus tersebut. 
Penyelewengan dana ini sendiri berawal dari pemotongan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari dana APBN 2010. Beasiswa itu diperuntukkan untuk mahasiswa lulusan Mandrasah Aliyah angkatan 2010. Terhadap penyelewengan itu, 4 pejabat di lingkungan STAIN SAS kasus setempat ikut terseret dan diperiksa Kejati. Keempatnya adalah, Pembantu Ketua (PK II) Bidang Keuangan Wulpiah, PK I Bidang Akademik Soleha, Kasubag Akademik Kemahasiswaan Enita Sari, dan Staf Akademik Armanila. Kini, satu dari 4 pejabat STAIN tersebut statusnya ditetapkan sebagai tersangka. 
Hal ini diungkapkan Kepala Kejati Babel, I Putu Gede Djeladha melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Rindang Onasis kepada RB, kemarin (26/4). "Saat ini perkaranya masih dalam tahap penyidikan. Termasuk pendalaman-pendalaman seperti alat bukti dan keterangan saksi. Namun untuk tersangka baru satu yang ditetapkan yakni Wp," jelasnya. Ditegaskannya, kasus pemotongan dana beasiswa ini tetap menjadi komitmen Kejati Babel untuk menuntaskannya. "Kita konsisten dan yakin menanganinya, sepanjang itu memang berdasarkan bukti-bukti dengan fakta hukum yang ada, bila harus dilanjutkan akan kita tindaklanjuti," tegasnya. 
Sementara, Ketua STAIN SAS Babel, Prof Imam Malik, saat dikonfirmasi, tidak mengetahui secara pasti mengenai penetapan tersebut.  "Belum tahu kita penetapan tersangka tersebut, info darimana?" tanya Imam singkat. Sebelumnya, pemotongan dana beasiswa tersebut dikeluhkan oleh Dewan Mahasiswa (Dema) STAIN SAS. Dimana, seharusnya mahasiswa menerima Rp 5 juta, namun yang sampai ke tangan cuma Rp 2,5 juta. Laporan kasus itu sendiri sudah dilaporkan oleh Dema STAIN pada Senin (24/10) lalu ke Kejati Babel. Alasan pihak kampus sendiri terhadap pemotongan tersebut adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas dosen, mahasiswa dan upah pembuatan proposal.(iam/rul)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
PANGKALPINANG - Untuk memudahkan nasabah yang ingin beribadah haji tahun ini, Bank Sumsel Babel siap melayani penukaran uang Riyal, baik pecahan 1, 5, 10, 20, 100, 200 maupun 500 real.
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
LIVERPOOL-Brendan Rodgers berencana mengapresiasi performa Raheem Sterling dengan kenaikan nilai kontrak di awal musim Premier League musim ini. Namun, manajer The Reds itu menyatakan harus berhati-hati membuat klausul kontrak agar pas dengan usia Sterling.
Bateng Kekurangan Buku Paket
"Jumlah buku paket untuk guru dan siswa masih kurang dari Kementerian Pendidikan Nasional dan kami diperbolehkan untuk memperbanyak,"
Mitra Radar