Berita
Pemotongan Beasiswa STAIN SAS Babel. Satu Pejabat STAIN Tersangka
Jum'at, 27 April 2012 09:50 WIB | Dibaca 821 kali
PANGKALPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) diam-diam telah menetapkan 1 pejabat di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN SAS) Babel menjadi tersangka, dalam kasus pemotongan dana bantuan beasiswa untuk 31 mahasiswa kampus tersebut. 
Penyelewengan dana ini sendiri berawal dari pemotongan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari dana APBN 2010. Beasiswa itu diperuntukkan untuk mahasiswa lulusan Mandrasah Aliyah angkatan 2010. Terhadap penyelewengan itu, 4 pejabat di lingkungan STAIN SAS kasus setempat ikut terseret dan diperiksa Kejati. Keempatnya adalah, Pembantu Ketua (PK II) Bidang Keuangan Wulpiah, PK I Bidang Akademik Soleha, Kasubag Akademik Kemahasiswaan Enita Sari, dan Staf Akademik Armanila. Kini, satu dari 4 pejabat STAIN tersebut statusnya ditetapkan sebagai tersangka. 
Hal ini diungkapkan Kepala Kejati Babel, I Putu Gede Djeladha melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Rindang Onasis kepada RB, kemarin (26/4). "Saat ini perkaranya masih dalam tahap penyidikan. Termasuk pendalaman-pendalaman seperti alat bukti dan keterangan saksi. Namun untuk tersangka baru satu yang ditetapkan yakni Wp," jelasnya. Ditegaskannya, kasus pemotongan dana beasiswa ini tetap menjadi komitmen Kejati Babel untuk menuntaskannya. "Kita konsisten dan yakin menanganinya, sepanjang itu memang berdasarkan bukti-bukti dengan fakta hukum yang ada, bila harus dilanjutkan akan kita tindaklanjuti," tegasnya. 
Sementara, Ketua STAIN SAS Babel, Prof Imam Malik, saat dikonfirmasi, tidak mengetahui secara pasti mengenai penetapan tersebut.  "Belum tahu kita penetapan tersangka tersebut, info darimana?" tanya Imam singkat. Sebelumnya, pemotongan dana beasiswa tersebut dikeluhkan oleh Dewan Mahasiswa (Dema) STAIN SAS. Dimana, seharusnya mahasiswa menerima Rp 5 juta, namun yang sampai ke tangan cuma Rp 2,5 juta. Laporan kasus itu sendiri sudah dilaporkan oleh Dema STAIN pada Senin (24/10) lalu ke Kejati Babel. Alasan pihak kampus sendiri terhadap pemotongan tersebut adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas dosen, mahasiswa dan upah pembuatan proposal.(iam/rul)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Paket Kebijakan Sebelumnya Terus Dipantau
Paket Kebijakan Sebelumnya Terus Dipantau
JAKARTA - Pemerintah hari ini telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi X. Namun, kebijakan paket ekonomi tersebut belakangan dikritik sejumlah kalangan.
Evan Dimas Pamit ke Spanyol, Menpora Beri Sarung Bukan Uang Saku
Evan Dimas Pamit ke Spanyol, Menpora Beri Sarung Bukan Uang Saku
JAKARTA - Evan Dimas akhirnya dipastikan berangkat ke Spanyol untuk menjalani program kerja sama dan berlatih di klub RCD Espanyol B. Sebelum berangkat, Evan sempat menolak dan nyaris dituntut secara hukum oleh Nine Sport, pihak yang menjalin kerja sama dengan La Liga Spanyol.
Kuliah Umum di Universitas Mataram (3/habis) Tips Meningkatkan Minat Baca ala Dahlan Iskan
Kuliah Umum di Universitas Mataram (3/habis) Tips Meningkatkan Minat Baca ala Dahlan Iskan
MATARAM - Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) sangat antusias mengikuti kuliah umum dari mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Kuliah Umum bertajuk “Buka Mata Mari Bekerja di Media, Baca Buku Kuasai Dunia”
Mitra Radar