Berita
Pemotongan Beasiswa STAIN SAS Babel. Satu Pejabat STAIN Tersangka
Jum'at, 27 April 2012 09:50 WIB | Dibaca 418 kali
PANGKALPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) diam-diam telah menetapkan 1 pejabat di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN SAS) Babel menjadi tersangka, dalam kasus pemotongan dana bantuan beasiswa untuk 31 mahasiswa kampus tersebut. 
Penyelewengan dana ini sendiri berawal dari pemotongan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari dana APBN 2010. Beasiswa itu diperuntukkan untuk mahasiswa lulusan Mandrasah Aliyah angkatan 2010. Terhadap penyelewengan itu, 4 pejabat di lingkungan STAIN SAS kasus setempat ikut terseret dan diperiksa Kejati. Keempatnya adalah, Pembantu Ketua (PK II) Bidang Keuangan Wulpiah, PK I Bidang Akademik Soleha, Kasubag Akademik Kemahasiswaan Enita Sari, dan Staf Akademik Armanila. Kini, satu dari 4 pejabat STAIN tersebut statusnya ditetapkan sebagai tersangka. 
Hal ini diungkapkan Kepala Kejati Babel, I Putu Gede Djeladha melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Rindang Onasis kepada RB, kemarin (26/4). "Saat ini perkaranya masih dalam tahap penyidikan. Termasuk pendalaman-pendalaman seperti alat bukti dan keterangan saksi. Namun untuk tersangka baru satu yang ditetapkan yakni Wp," jelasnya. Ditegaskannya, kasus pemotongan dana beasiswa ini tetap menjadi komitmen Kejati Babel untuk menuntaskannya. "Kita konsisten dan yakin menanganinya, sepanjang itu memang berdasarkan bukti-bukti dengan fakta hukum yang ada, bila harus dilanjutkan akan kita tindaklanjuti," tegasnya. 
Sementara, Ketua STAIN SAS Babel, Prof Imam Malik, saat dikonfirmasi, tidak mengetahui secara pasti mengenai penetapan tersebut.  "Belum tahu kita penetapan tersangka tersebut, info darimana?" tanya Imam singkat. Sebelumnya, pemotongan dana beasiswa tersebut dikeluhkan oleh Dewan Mahasiswa (Dema) STAIN SAS. Dimana, seharusnya mahasiswa menerima Rp 5 juta, namun yang sampai ke tangan cuma Rp 2,5 juta. Laporan kasus itu sendiri sudah dilaporkan oleh Dema STAIN pada Senin (24/10) lalu ke Kejati Babel. Alasan pihak kampus sendiri terhadap pemotongan tersebut adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas dosen, mahasiswa dan upah pembuatan proposal.(iam/rul)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Daihatsu Harap Xenia Enggak Ada Matinya
Daihatsu Harap Xenia Enggak Ada Matinya
JAKARTA-Jejak Multi Purpose Vehicle (MPV) legendaris Indonesia, Toyota Kijang menjadi inspirasi Daihatsu untuk mempertahankan keberadaan Low MPV Xenia. Toyota Kijang yang dicintai penggemarnya hingga puluhan tahun itu diharapkan bisa dikecap pula oleh Daihatsu Xenia.
Liverpool vs Madrid, Tuah Anfield
Liverpool vs Madrid, Tuah Anfield
LIVERPOOL-Laga big match akan tersaji dalam gameweek 3 Liga Champions Grup B. Dua klub dengan reputasi mentereng di Eropa, Liverpool dan Real Madrid akan saling bunuh dalam laga yang dihelat di Anfield, Kamis (23/10) dini hari nanti.
10 Guru Bantu Ketemu Jokowi
10 Guru Bantu Ketemu Jokowi
JAKARTA - Sepuluh perwakilan guru bantu dari Provinsi DKI Jakarta mendapat kesempatan untuk berdialog dan mengikuti tur Istana bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (20/10) siang.
Mitra Radar