Berita
Pemotongan Beasiswa STAIN SAS Babel. Satu Pejabat STAIN Tersangka
Jum'at, 27 April 2012 09:50 WIB | Dibaca 917 kali
PANGKALPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) diam-diam telah menetapkan 1 pejabat di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN SAS) Babel menjadi tersangka, dalam kasus pemotongan dana bantuan beasiswa untuk 31 mahasiswa kampus tersebut. 
Penyelewengan dana ini sendiri berawal dari pemotongan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari dana APBN 2010. Beasiswa itu diperuntukkan untuk mahasiswa lulusan Mandrasah Aliyah angkatan 2010. Terhadap penyelewengan itu, 4 pejabat di lingkungan STAIN SAS kasus setempat ikut terseret dan diperiksa Kejati. Keempatnya adalah, Pembantu Ketua (PK II) Bidang Keuangan Wulpiah, PK I Bidang Akademik Soleha, Kasubag Akademik Kemahasiswaan Enita Sari, dan Staf Akademik Armanila. Kini, satu dari 4 pejabat STAIN tersebut statusnya ditetapkan sebagai tersangka. 
Hal ini diungkapkan Kepala Kejati Babel, I Putu Gede Djeladha melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Rindang Onasis kepada RB, kemarin (26/4). "Saat ini perkaranya masih dalam tahap penyidikan. Termasuk pendalaman-pendalaman seperti alat bukti dan keterangan saksi. Namun untuk tersangka baru satu yang ditetapkan yakni Wp," jelasnya. Ditegaskannya, kasus pemotongan dana beasiswa ini tetap menjadi komitmen Kejati Babel untuk menuntaskannya. "Kita konsisten dan yakin menanganinya, sepanjang itu memang berdasarkan bukti-bukti dengan fakta hukum yang ada, bila harus dilanjutkan akan kita tindaklanjuti," tegasnya. 
Sementara, Ketua STAIN SAS Babel, Prof Imam Malik, saat dikonfirmasi, tidak mengetahui secara pasti mengenai penetapan tersebut.  "Belum tahu kita penetapan tersangka tersebut, info darimana?" tanya Imam singkat. Sebelumnya, pemotongan dana beasiswa tersebut dikeluhkan oleh Dewan Mahasiswa (Dema) STAIN SAS. Dimana, seharusnya mahasiswa menerima Rp 5 juta, namun yang sampai ke tangan cuma Rp 2,5 juta. Laporan kasus itu sendiri sudah dilaporkan oleh Dema STAIN pada Senin (24/10) lalu ke Kejati Babel. Alasan pihak kampus sendiri terhadap pemotongan tersebut adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas dosen, mahasiswa dan upah pembuatan proposal.(iam/rul)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Laba Bersih Bank OCBC NISP Naik 24 Persen
Laba Bersih Bank OCBC NISP Naik 24 Persen
JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk, Selasa (26/7) mengumumkan pencapaiannya dalam menjaga pertumbuhan bisnis dengan membukukan kinerja keuangan yang positif
Gothia Cup 2016, Indonesia U-15 Juara Dunia
Gothia Cup 2016, Indonesia U-15 Juara Dunia
SWEDIA - Sebuah prestasi luar biasa diraih oleh SSB ASIOP Apacinti yang menjadi wakil Indonesia di Gothia Cup 2016. Mewakili tim level U-15, ASIOP berhasil menjadi juara dunia setelah mengalahkan tim Swedia IF Elfsborg 3-1 di laga puncak.
2017, SD Terapkan Pendidikan Berbasis IT
2017, SD Terapkan Pendidikan Berbasis IT
JAKARTA - Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah menyatakan penggunaan teknologi informasi (IT) sangat menentukan keberhasilan proses belajar dan mengajar.
Mitra Radar