Berita
Masyarakat Diminta Peduli Kebersihan Lingkungan
Kamis, 08 Maret 2012 10:00 WIB | Dibaca 426 kali
SUNGAILIAT - Meski Kabupaten Bangka gagal mempertahankan Adipura ditahun ini, masyarakat diharapkan tetap peduli terhadap kebersihan. Selain itu, sangat tidak etis jika dengan kegagalan ini, Dinas Kebersihan menjadi bulan-bulanan kesalahan. Demikian dijelaskan oleh Wakil Bupati Kabupaten Bangka, Nur Hidayat Rani kepada wartawan diruang kerjanya kemarin (7/3).
   
"Tinggal semua itu butuh pembelajaran dengan pimpinan yang pernah sukses itu apa-apa saja yang dilakukan. Karena persoalan Adipuran ini sendiri adalah soal selera yang dilakukan dari Tim Penilai. Tetapi persoalan kebersihan, itu mutlak persoalan kita semua untuk meraihnya. Kalau penghargaan Adipura itu kan hanya seremonial seremonial yang menghabiskan ongkos. Yang penting intinya bersihlah. Namun untuk SKPD yang terkait kiranya jadi pembelajaran untuk meraih Adipura lagi," ujar Wabup.
   
Wabup mengatakan, diraih atau tidaknya Adipura tidak jadi persoalan, namun yang pastinya kebersihan kota Sungailiat yang paling utama harus dipertahankan agar keindahan kota tetap terjaga. "Yang penting Sungailiat kan bersih, mau dapat Adipura apa ngak, jangan buang air besar sembarangan. Jangan kebiasaan dikampung dibawa-bawa ke kota," ucapnya.
   
Ditegaskan pula oleh Wabup, penghargaan Adipura itu sendiri cuma Bupati atau wakil bukan masyarakatnya. "Rakyatnya dak bersalaman ketika perhargaan itu berhasil kita raih. Disini yang kita minta itu kesadaran masyarakat untuk memperhatikan lingkungannya agar bersih biar sekali Sekda, Bupati dan Wakil Bupati turun bersama sama kelapangan bersama rakyat sekali sekali lakukan kerja bakti sambil makn bubur kacang ijo," ungkap Wabup.
   
Ia melanjutkan, untuk meningkatkan kebersihan itu sendiri harus dimulai dari petinggi daerah terlebih dahulu. Jika itu sudah dilakukan, secara perlahan masyarakat pun pasti akan mengikutinya."Kan yang dinilai itu kota, bukan dikampung kampung. Motivasi itu harus dimulai dari pemimpin dahulu. Jika itu sudah dilakukan maka kesadaran rakyat kemungkinan akan timbul. Saya juga merasa sepertinya pembangunan yang kita lakukan, baru satu dua bulan selesai, kesan seperti itu sudah hilang. Got nya mampet. Jika got nya mampet, tolonglah bersihkan. Jangan tunggu dari APBD baru bergerak," ucapnya.
   
Terkait jadwal bersih-bersih sendiri, Pemda sudah memiliki jadwal untuk yang mana dilakukan setiap hari Jum’at. Bahkan setiap pegawai diturunkan kejalan untuk mendukung program tersebut. ( Rif )



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar