Berita
Masyarakat Diminta Peduli Kebersihan Lingkungan
Kamis, 08 Maret 2012 10:00 WIB | Dibaca 1.110 kali
SUNGAILIAT - Meski Kabupaten Bangka gagal mempertahankan Adipura ditahun ini, masyarakat diharapkan tetap peduli terhadap kebersihan. Selain itu, sangat tidak etis jika dengan kegagalan ini, Dinas Kebersihan menjadi bulan-bulanan kesalahan. Demikian dijelaskan oleh Wakil Bupati Kabupaten Bangka, Nur Hidayat Rani kepada wartawan diruang kerjanya kemarin (7/3).
   
"Tinggal semua itu butuh pembelajaran dengan pimpinan yang pernah sukses itu apa-apa saja yang dilakukan. Karena persoalan Adipuran ini sendiri adalah soal selera yang dilakukan dari Tim Penilai. Tetapi persoalan kebersihan, itu mutlak persoalan kita semua untuk meraihnya. Kalau penghargaan Adipura itu kan hanya seremonial seremonial yang menghabiskan ongkos. Yang penting intinya bersihlah. Namun untuk SKPD yang terkait kiranya jadi pembelajaran untuk meraih Adipura lagi," ujar Wabup.
   
Wabup mengatakan, diraih atau tidaknya Adipura tidak jadi persoalan, namun yang pastinya kebersihan kota Sungailiat yang paling utama harus dipertahankan agar keindahan kota tetap terjaga. "Yang penting Sungailiat kan bersih, mau dapat Adipura apa ngak, jangan buang air besar sembarangan. Jangan kebiasaan dikampung dibawa-bawa ke kota," ucapnya.
   
Ditegaskan pula oleh Wabup, penghargaan Adipura itu sendiri cuma Bupati atau wakil bukan masyarakatnya. "Rakyatnya dak bersalaman ketika perhargaan itu berhasil kita raih. Disini yang kita minta itu kesadaran masyarakat untuk memperhatikan lingkungannya agar bersih biar sekali Sekda, Bupati dan Wakil Bupati turun bersama sama kelapangan bersama rakyat sekali sekali lakukan kerja bakti sambil makn bubur kacang ijo," ungkap Wabup.
   
Ia melanjutkan, untuk meningkatkan kebersihan itu sendiri harus dimulai dari petinggi daerah terlebih dahulu. Jika itu sudah dilakukan, secara perlahan masyarakat pun pasti akan mengikutinya."Kan yang dinilai itu kota, bukan dikampung kampung. Motivasi itu harus dimulai dari pemimpin dahulu. Jika itu sudah dilakukan maka kesadaran rakyat kemungkinan akan timbul. Saya juga merasa sepertinya pembangunan yang kita lakukan, baru satu dua bulan selesai, kesan seperti itu sudah hilang. Got nya mampet. Jika got nya mampet, tolonglah bersihkan. Jangan tunggu dari APBD baru bergerak," ucapnya.
   
Terkait jadwal bersih-bersih sendiri, Pemda sudah memiliki jadwal untuk yang mana dilakukan setiap hari Jum’at. Bahkan setiap pegawai diturunkan kejalan untuk mendukung program tersebut. ( Rif )




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Apa jadinya jika teknologi dan fashion dipadukan menjadi sebuah produk inovatif baru? Ya, Google kini memasuki ranah fashion dengan menggandeng Levi`s untuk menghasilkan jaket pintar yang memiliki kemampuan cukup canggih.
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
JAKARTA - Apa alasan Alessandro Del Piero dan kawan-kawan yang tergabung di Calcio Legend datang ke Indonesia? Jawabannya adalah animo masyarakat terhadap sepak bola.
Indonesia Kekurangan 18.000 Guru SMK
Indonesia Kekurangan 18.000 Guru SMK
MALANG - Direktur Pengembang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Direktorat Pendidikan Dasar Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Mustaghfirin Amin mengatakan Indonesia kekurangan sebanyak 18.000 guru SMK.
Mitra Radar