Berita
Masyarakat Diminta Peduli Kebersihan Lingkungan
Kamis, 08 Maret 2012 10:00 WIB | Dibaca 1.092 kali
SUNGAILIAT - Meski Kabupaten Bangka gagal mempertahankan Adipura ditahun ini, masyarakat diharapkan tetap peduli terhadap kebersihan. Selain itu, sangat tidak etis jika dengan kegagalan ini, Dinas Kebersihan menjadi bulan-bulanan kesalahan. Demikian dijelaskan oleh Wakil Bupati Kabupaten Bangka, Nur Hidayat Rani kepada wartawan diruang kerjanya kemarin (7/3).
   
"Tinggal semua itu butuh pembelajaran dengan pimpinan yang pernah sukses itu apa-apa saja yang dilakukan. Karena persoalan Adipuran ini sendiri adalah soal selera yang dilakukan dari Tim Penilai. Tetapi persoalan kebersihan, itu mutlak persoalan kita semua untuk meraihnya. Kalau penghargaan Adipura itu kan hanya seremonial seremonial yang menghabiskan ongkos. Yang penting intinya bersihlah. Namun untuk SKPD yang terkait kiranya jadi pembelajaran untuk meraih Adipura lagi," ujar Wabup.
   
Wabup mengatakan, diraih atau tidaknya Adipura tidak jadi persoalan, namun yang pastinya kebersihan kota Sungailiat yang paling utama harus dipertahankan agar keindahan kota tetap terjaga. "Yang penting Sungailiat kan bersih, mau dapat Adipura apa ngak, jangan buang air besar sembarangan. Jangan kebiasaan dikampung dibawa-bawa ke kota," ucapnya.
   
Ditegaskan pula oleh Wabup, penghargaan Adipura itu sendiri cuma Bupati atau wakil bukan masyarakatnya. "Rakyatnya dak bersalaman ketika perhargaan itu berhasil kita raih. Disini yang kita minta itu kesadaran masyarakat untuk memperhatikan lingkungannya agar bersih biar sekali Sekda, Bupati dan Wakil Bupati turun bersama sama kelapangan bersama rakyat sekali sekali lakukan kerja bakti sambil makn bubur kacang ijo," ungkap Wabup.
   
Ia melanjutkan, untuk meningkatkan kebersihan itu sendiri harus dimulai dari petinggi daerah terlebih dahulu. Jika itu sudah dilakukan, secara perlahan masyarakat pun pasti akan mengikutinya."Kan yang dinilai itu kota, bukan dikampung kampung. Motivasi itu harus dimulai dari pemimpin dahulu. Jika itu sudah dilakukan maka kesadaran rakyat kemungkinan akan timbul. Saya juga merasa sepertinya pembangunan yang kita lakukan, baru satu dua bulan selesai, kesan seperti itu sudah hilang. Got nya mampet. Jika got nya mampet, tolonglah bersihkan. Jangan tunggu dari APBD baru bergerak," ucapnya.
   
Terkait jadwal bersih-bersih sendiri, Pemda sudah memiliki jadwal untuk yang mana dilakukan setiap hari Jum’at. Bahkan setiap pegawai diturunkan kejalan untuk mendukung program tersebut. ( Rif )




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
JAKARTA - Peringatan May Day atau Hari Buruh se-dunia tahun ini, tetap diwarnai aksi demo dengan turun ke jalan. Belum ada suatu kreativitas yang lebih berbasis peningkatan sumber daya pekerja atau sejenis pendidikan dan pelatihan, lomba atau peningkatan produktivitas.
Rio Kembali Gagal Finis
Rio Kembali Gagal Finis
JAKARTA - Pebalap Formula 1 Indonesia, Rio Haryanto, terhenti pada perlombaan Grand Prix Rusia 2016, di Sirkuit Sochi Autodrom, Rusia, Minggu, karena tertabrak mobil pebalap Force India, Nico Hulkenberg. Tabrakan itu menurut akun Twitter resmi Formula 1,
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
JAKARTA - Ini ancaman bagi guru-guru yang tidak berkualitas. Sebanyak 5,5 juta calon guru dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia siap menggeser posisi mereka.
Mitra Radar