Tukang Bakso Di Basel Ngaku Dibegal, Teryata Bohong


Tukang Bakso Di Basel Ngaku Dibegal, Teryata Bohong

TOBOALI - Nasam Sumarno (57), penjual bakso keliling menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung yang videonya viral di media sosial karena dibegal ternyata bohong.

Berkat kejelian jajaran Polsek Toboali, warga setempat yang sudah berjualan bakso belasan tahun ini akhirnya mengakui bahwa ia nekad melakukan bohong karena pikiran banyak tanggungan dalam rumah tangganya, salah satunya masalah kredit mobil yang masih tersisa 15 bulan.

Informasi yang dihimpun dilapangan, drama begal bapak dua anak hingga guling - guling berbohong menyakinkan aksinya ini terjadi di Dusun Bukit Anda, Desa Rias, Kecamatan Toboali pada Rabu (01/07/2020) sekitar pukul 18.30 wib. 

Yang mana, tak lama itu warga sekitar menemukan penjual bakso keliling tersebut dalam keadaan hanya memakai celana dalam terikat tali rafia dalam karung beras.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Toboali dipimpin Kanit Reskrim IPDA Rio Pranata Tarigan dan anggota Opsnal Polsek Toboali langsung bergerak mendatangi tempat kejadian perkara. Petugas pun menemukan beberapa kejanggalan.

Awalnya, pria kelahiran Jawa Tengah ini bertemu rekanya, BG di pinggir jalan, setelah ngobrol hendak pulang kerumahnya usai jualan bakso, tepatnya saat melintas di Dusun Bukit Anda keluar satu orang tidak dikenal dari arah kanan langsung memukul dibagian kepala belakang. Dia langsung tersungkur dan melihat pelaku berjumlah 4 orang.

Ketika sudah sadarkan diri, dalam keadaan terikat dalam karung ditolong oleh warga yang melihat motor rombong bakso. Di cek, kehilangan uang hasil jualan bakso sekitar Rp 600 ribu. Nasam pun langsung di larikan warga ke Puskesmas setempat. Lalu, di bawa kepolisian ke Pusyandik keperluan visum. 

Berbekal laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga muncul fakta bahwa semua keterangannya bohong. Dihadapan petugas, ia pun mengakui begal yang dialaminya dan 2 kali sebelumnya adalah rekayasa sendiri, tanpa bantuan orang lain.

"Saya mohon maaf kepada warga Bangka Selatan khususnya Trans Rias membuat resah warga karna saya menjadi korban begal ketiga. Sebenarnya kejadian tersebut tidak ada, hanya rekayasa saya karna pusing banyak tanggungan. Termasuk tahun 2018, 2 kali saya di begal di Limus dan Jembatan Temayang adalah rekayasa"ujarnya kepada Radar Bangka didampingi anaknya.

Karena sudah membuat kegelisahan warga, Nasam kini diamankan di Polsek Toboali karena memberikan keterangan dan laporan palsu. Adapun barang bukti yang diamankan berupaya 1 buah motor BN 5592 NK lengkap dengan gerobak bakso, handphone dan lainnya.(afa)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Di Basel, Banyak Tambak Udang Tidak Memiliki Izin
Di Basel, Banyak Tambak Udang Tidak Memiliki Izin
Kamis, 06 Agustus 2020 20:59 WIB
TOBOALI - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Perdagangan (DPMPPTSPPP) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menyebutkan banyak
Team Polda Babel Kunjungi KTM Mandiri Desa Sengir
Team Polda Babel Kunjungi KTM Mandiri Desa Sengir
Kamis, 06 Agustus 2020 19:46 WIB
TOBOALI - Team Penilai Kampung Tegep Mandiri (KTM) dari Polda Kepulauan Babel belum lama ini melaksanakan kunjungan ke Desa Sengir
Jokowi Tunda Peresmian Waduk Mentukul
Jokowi Tunda Peresmian Waduk Mentukul
Selasa, 04 Agustus 2020 12:34 WIB
TOBOALI - Presiden RI, Joko Widodo menunda kunjungan kerja ke Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Sesuai jadwal agenda, Rabu (05/08/2020), Jokowi
Kapolres Basel Serahkan 1 Ekor Sapi ke Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin
Kapolres Basel Serahkan 1 Ekor Sapi ke Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin
Senin, 03 Agustus 2020 16:06 WIB
TOBOALI - Kapolres Bangka Selatan (Basel), AKBP S. Ferdinand Suwarji menyerahkan seekor hewan kurban ke pondok pesantren Tarbiyahul Mubtadiin Kampung