Bantu Para Pedagang, Jeki Bangun Pasar Tradisional


Bantu Para Pedagang, Jeki Bangun Pasar Tradisional

TOBOALI – Pengusaha muda asal Toboali, Jeki membangun pasar tradisional di Jalan Damai Kecamatan Toboali agar masyarakat kecil bisa bertransaksi dengan nyaman dan aman. Tujuan pembangunan pasar tradisonal dekat tower ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan pedagang.

Jaki mengatakan pasar tradisonal yang dibangunya seluas 18 x 36 meter itu memiliki peran yang strategis bagi daerah, karena keberadaan pasar tradisional dapat menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi dan sosial didaerah ini.

Menurutnya tujuan dilakukan pembangunan pasar tradisional atau dikenal juga dengan sebutan pasar tower Sukadamai karena sebagai pilar penting dalam pembangunan serta menghidupkan ekonomi daerah.

“Pembangunan harus bisa membuat masyarakat semakin merasakan kebaikan atau dengan kata lain harus memanusiakan - manusia.Dan yang pastinya untuk menghidupkan ekonomi daerah yang tempatnya (pasar) layak,”ujar Jaki kepada Radar Bangka,Rabu(5/12/2019).

Ia menyebutkan untuk proses pekerjaan, baik itu untuk pembangunan sudah rampung. Fasiltas yang sudah disiapkan dalam pasar tradisonal tersebut berupa pengamanan yang dilengkapi CCTV,sarana air bersih,penerangan lampu serta wc umum. Ia berharap dengan dibangunya pasar di Kabupaten Baangka Selatan ini bisa berjalan optimal demi kepentingan masyarakat banyak.

“Saat ini ada 73 lapak untuk ikan dan sayur.Dan kalau sudah penuh akan kita bangun lagi sekitar 35 lapak..Satu lorong itu ada 24 lapak, yang pastinya untuk ikan dan pedagang sayur dulu untuk sementara.Bukan hanya lapak, kita juga akan bangun 5 ruko untuk sementara,” jelasnya.

Ia menambahkan keamanan dan kenyamanan konsumen dalam bertransaksi di pasar tradisional tentunya menjadi prioritas yang akan diperhatikan pihaknya. Karena dengan keadaan pasar yang kurang nyaman dan kumuh akan menurunkan minat pembeli untuk datang.

“Dalam hal ini kita juga gabung dengan koperasi Mega Buana Selatan.Terkait untuk sewa lapak, sementara tiga sampai enam bulan kita gartiskan dulu (tidak dipungut biaya) sampai pedagang itu stabil atau omzet pedagang sudah memadai untuk kontrak atau sewa baru kita pungut,”pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang kali lima (PKL), Junai mengatakan dengan dibangunya pasar tradisional oleh kaka beradik ini (Jaki,Deka) langsung disambut antusias pedagang.Mereka berharap rencana pembangunan pasar ini tujuanya untuk meningkatkan ekonomi pedagang kecil seperti dirinya.

“Yang pastinya dengan adanya pasar baru ini berharap juga pedagang yang ada dipasar lama pindah ke pasar yang baru ini. Pasalnya fasilitasnya juga lengkap dan ada pelabuhan yang mendukung. Kami tentunya sangat mendukung dua beradek ini yang telah membangun pasar dengan fasilitas yang ada dan lebih layak,”ucapnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Simpan Sabu Dalam Kosmetik, Pecandu Narkoba Dibekuk
Simpan Sabu Dalam Kosmetik, Pecandu Narkoba Dibekuk
Sabtu, 18 Januari 2020 00:01 WIB
TOBOALI - Seorang pria dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Selatan (Basel) dengan sangkaan kepemilikan sabu pada Selasa (14/1/2020), sekitar
Anggaran Pengamanan Pilkada Basel Rp 2 Miliar
Anggaran Pengamanan Pilkada Basel Rp 2 Miliar
Kamis, 16 Januari 2020 17:31 WIB
TOBOALI – Untuk menunjang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan
Pilkades 3 Desa di Basel Berjalan Lancar dan Damai
Pilkades 3 Desa di Basel Berjalan Lancar dan Damai
Senin, 16 Desember 2019 21:57 WIB
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Senin (16/12/2019).
Direktur RSUD Basel Meninggal Dunia
Direktur RSUD Basel Meninggal Dunia
Senin, 16 Desember 2019 08:56 WIB
TOBOALI - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kabupaten Bangka Selatan (Basel), dr. Zulkifli dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (15/12/2019)