Samsul Bahri Resmi Daftar Gugat KPU Basel ke PTUN


Samsul Bahri Resmi Daftar Gugat KPU Basel ke PTUN

TOBOALI - Politisi Partai Gerindra Bangka Selatan (Basel), Samsul Bahri mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN) di Kota Pangkalpinang, Selasa (20/8/2019). Kedatangan Samsul melalui kuasa hukumnya, Jhohan dan Suwanto ke PTUN adalah untuk mendaftarkan gugatan yang ditujukan kepada KPU Basel. 

Seperti diketahui sebelumnya Samsul Bahri akan mengguat Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Basel ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).Gugatan itu terkait dengan tidak ditetapkannya Samsul Bahri sebagai calon terpilih anggota DPRD Basel periode 2019-2024 hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019.

Samsul mengaku sebagai korban atas pasal 280 undang-undang nomor 7 tahun 2017, tentang Pemilu serta pasal 39 point d Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 5 tahun 2019, merasa hak politiknya 
telah dihilangkan.

" Bagaimana pun saya adalah pemenang hasil Pemilu 2019 yang didukung lebih dari 881 suara. Karena itu, atas suara inilah saya berjuang demi mereka dan saya akan melakukan proses hukum sebagai hak warga negara demi kepentingan mereka yang telah memilih saya,"tegasnya dikonfirmasi Radar Bangka, Rabu (21/8/2019).

Menurut Samsul yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua di DPRD Basel ini bahwq upaya hukum lainnya yang akan ditempuhnya itu adalah ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Karena ia menilai haknya telah dihilangkan terkait dengan regulasi yang disusun yang tidak tepat atau pengambilan keputusan yang tidak tepat dari orang-orang yang kurang tepat dalam mengambil suatu keputusan. 

"Mungkin dalam hal ini adalah Bawaslu Basel. Harusnya membaca dan menelaah pasal 280 undang-undang nomor 7 tahun 2017. Nanti ini akan dikupas habis oleh kuasa hukum saya di PTUN. Artinya, sejauh mana pasal 280 itu bisa menjatuhkan atau tidak bisa mendiskualifikasi seseorang dalam politik.Tentu kita sudah punya kunci dalam hal ini,"jelas Samsul yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Gerindra di Basel.

Samsul menambahkan suatu yurisprudensi di PTUN Gunung Kidul Jogyakarta yang pokok perkaranya itu sama dengan yang dialaminya, yaitu menggunakan kendaraan dinas (Randis) pada Pemilu 2019. Yang mana Hakim memberikan putusan memenangkan gugatan Ngadiyono. Selain itu yang kedua adalah sidang terkait dengan Pilpres di MK (Mahkamah Konstitusi) yang mana gugatan dari Paslon 02 terkait dengan fasilitas negara yang digunakan oleh Paslon 01.

" Nah, tapi, ternyata itu bukan pelanggaran Pemilu melainkan pelanggaran administrasi berdasarkan putusan sidang di MK. Hal inilah yang membuat kami berkeyakinan bahwa dua pedoman itu bisa mempayungi kami dalam perjuangan di PTUN nanti,"pungkasnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum Sebut Gubernur Erzaldi Pemimpin yang Agamis
Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum Sebut Gubernur Erzaldi Pemimpin yang Agamis
Sabtu, 29 Mei 2021 14:15 WIB
AIR GEGAS - Ketua Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum di Dusun Pelajau Desa Nyelanding Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan
Apdesi Basel Apresiasi Proses Pencarian ADD Lebih Cepat Dari Sebelumnya
Apdesi Basel Apresiasi Proses Pencarian ADD Lebih Cepat Dari Sebelumnya
Selasa, 23 Maret 2021 23:16 WIB
TOBOALI - Sebanyak 50 desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah menerima Anggaran Dana Desa (ADD) tahap pertama yang disalurkan
Bupati Basel Tunjuk 2 Staf Ahli Jadi Plt
Bupati Basel Tunjuk 2 Staf Ahli Jadi Plt
Senin, 22 Maret 2021 18:32 WIB
TOBOALI - Dua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) mengisi kekosongan jabatan di dua OPD sebagai Pelaksna Tugas (Plt),
Guru dan Siswa SD Banyak Positif Covid-19, Dikbud Basel Berlakukan BDR
Guru dan Siswa SD Banyak Positif Covid-19, Dikbud Basel Berlakukan BDR
Rabu, 17 Maret 2021 20:35 WIB
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka