Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH


Terkait JPU, Pemkab Basel Belum Terima Surat Gugatan LBH

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sampai saat ini mengaku belum menerima surat gugatan terkait instalasi lampu PJU tahun 2017 yang telah menghabiskan keuangan negara atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Basel senilai Rp 2.898.362.000.

Diketahui sebelumnya, Direktur LBH Basel Erdian,S,H mengatakan model gugatan yang akan diajukan yaitu gugatan class action yang mengacu pada PERMA Nomor 1 tahun 2002 mendefinisikan gugatan class action sebagai suatu tata cara pengajuan gugatan satu orang atau lebih yang mewakili kelompok.

Kabag Hukum Pemkab Basel, Winurdin dikonfirmasi belum bisa memberi keterangan banyak. Sebab, ia juga baru mengetahui adanya masalah tersebut melalui pemberitaan media beberapa waktu lalu.

“Maaf belum sampai ke kami, nanti saya pelajari dulu. Saya taunya dari link di atas, nanti kami pelajari lagi kalau sudah ada bentuk konkritnya,”katanya singkat kepada Radar Bangka, Senin(20/5/2019)

Sebelummnya, warga Kecamatan Toboali membubuhkan tanda tangan dukungan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bangka Selatan (Basel) untuk menggungat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel Cq Bupati Basel Justiar Noer terkait  instalasi lampu PJU, Kamis (16/5/2019).

Pengumpulan tanda tangan dukungan dilakukan langsung Direktur LBH Basel Erdian, S,H dengan cara ‘Door to Door’ di sepanjang Jalan Sudirman dan sekitarnya sore tadi. Tujuannya agar tersampaikan langsung kepada masyarakat yang ingin menyatakan sikap mendukung gugatan yang akan diajukan yaitu gugatan class action.

“Alhmdulillah, hari pertama sore tadi dalam 3 jam sudah terkumpul 250 tandatangan dalam mendukung kita untuk bersama – sama menggungat Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Kendalanya karna bulan puasa namun, antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujar Erdian kepada Radar Bangka.

Pria berambut ngondrong ini mengatakan memang baru mengawali penyebaran formulir tanda tangan hari ini. Namun formulir menyatakan sikap mendukung class action sudah menyebar di dibeberapa titik, termasuk para pengusaha di Kecamatan Toboali.

“Tadi bisa kita lihat bersama – sama bahwa respon masyarakat sangat positif. Dari beberapa tempat yang kami sebarkan formulir, termasuk juga para pengusaha yang mempunyai toko banyak yang menyatakan ingin adanya penegasan terhadap penegakan hukum mengenai lampu jalan yang tidak kunjung selesai,” pungkas Erdian. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum Sebut Gubernur Erzaldi Pemimpin yang Agamis
Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum Sebut Gubernur Erzaldi Pemimpin yang Agamis
Sabtu, 29 Mei 2021 14:15 WIB
AIR GEGAS - Ketua Pondok Pesantren Az-Zayad Lil Ulum di Dusun Pelajau Desa Nyelanding Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan
Apdesi Basel Apresiasi Proses Pencarian ADD Lebih Cepat Dari Sebelumnya
Apdesi Basel Apresiasi Proses Pencarian ADD Lebih Cepat Dari Sebelumnya
Selasa, 23 Maret 2021 23:16 WIB
TOBOALI - Sebanyak 50 desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah menerima Anggaran Dana Desa (ADD) tahap pertama yang disalurkan
Bupati Basel Tunjuk 2 Staf Ahli Jadi Plt
Bupati Basel Tunjuk 2 Staf Ahli Jadi Plt
Senin, 22 Maret 2021 18:32 WIB
TOBOALI - Dua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) mengisi kekosongan jabatan di dua OPD sebagai Pelaksna Tugas (Plt),
Guru dan Siswa SD Banyak Positif Covid-19, Dikbud Basel Berlakukan BDR
Guru dan Siswa SD Banyak Positif Covid-19, Dikbud Basel Berlakukan BDR
Rabu, 17 Maret 2021 20:35 WIB
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka