Di Basel, Alasan Surat Suara Habis Karena Warga Memakai e-KTP


Di Basel, Alasan Surat Suara Habis Karena Warga Memakai e-KTP

TOBOALI – Meski Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa e-KTP identitas resmi untuk mencoblos pada Pemilu 2019. Warga yang belum mendapat C6 di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), tak bisa nyoblos karena beralasan Tempat Pemungutan Suara (TPS) kehabisan surat suara.Hal tersebut terjadi dibeberapa TPS yang berada di Kecamatan Toboali. Pantauran Radar Bangka dilapangan, sempat diwarnai adu mulut antara warga pemilih dengan petugas di TPS.

Menurut warga Jalan H Agus Salim, Res (34) menyebutkan datang ke TPS pada pukul 11.30 wib, hanya saja saat hendak mendaftar menggunakan e KTP, teryata tidak bisa karena petugas beralasan bukan TPS untuk mencoblos. Padahal, Resi yang datang bersama dua putranya ini sudah 2 kali menyoblos di TPS yang sama.

“Kata petugas RT nya beda, padahal tadi ada pak RT kami. Petugas bilang TPS RT kami yang diatas, terpaksa saya ke TPS yang disebutkan petugas. Eh, pas udah di TPS yang ditentukan sesuai RT.Malah petugas bilang tidak sesuai RW lagi dan disuruh ke TPS sebelah,” katanya kepada Radar Bangka.

Res pun mencoba mendatangi TPS tepat bersebelahan yang berada di satu wilayah. Lagi-lagi, Res tidak bisa mendaftar dengan alasan petugas bahwa surat suara habis. “Udah saya kasih KTP ke petugas, alasanya habis. Padahal waktu itu sudah jam 12 lewat karna batas daftar tidak bisa lewat dari jam 13,” bebernya.

Senada disampaikan warga bernama Syah. Dia mengakui sempat dioper ke sejumlah TPS yang berada diwilayahnya. “Harusnya ketika tidak ada C6, kami pas jam 12 tadi petugas melakukan pendaftaran dulu meski surat itu tidak ada, pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT hanya bisa menggunakan hak pilihnya di TPS wilayah asal, sesuai alamat e-KTP dan itu yang disebutkan oleh KPU,” keluhnya.

Beruntung tidak lama kemudian datang Komisioner KPUD Basel, Hery yang langsung memerintahkan petugas agar warga yang hanya memnggunakan e KTP bisa menggunakan hak pilih. Padahal, saat itu waktu sudah pukul 12.45 sehingga warga yang hanya memakai e - KTP langsung memberikan e - KTP kepada petugas.

Hery menegaskan ada beberapa solusi jika pemilih khusus (DPK) kehabisan kertas suara. Yaitu pemilih DPK bisa bergeser ke TPS satu RT hingga geser satu kelurahan. “KPPS harus melayani pemilih DPK (diatas pukul 12.00) sepanjang kertas suara masih tersedia,” ujar Hery. Belasan warga yang sudah lama menungu pun akhirnya bisa menggunakan hak pilihnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Samsul Bahri Resmi Daftar Gugat KPU Basel ke PTUN
Samsul Bahri Resmi Daftar Gugat KPU Basel ke PTUN
Rabu, 21 Agustus 2019 22:08 WIB
TOBOALI - Politisi Partai Gerindra Bangka Selatan (Basel), Samsul Bahri mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN) di Kota Pangkalpinang,
Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Kelapan
Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Kelapan
Senin, 19 Agustus 2019 14:11 WIB
TOBOALI - South Bangka Diving (SOBAD) yang tergabung di Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), mengibarkan
Tv Chanel Bangka Beri Penghargaan kepada Sanggar Seni Rumah Pelangi
Tv Chanel Bangka Beri Penghargaan kepada Sanggar Seni Rumah Pelangi
Senin, 19 Agustus 2019 06:26 WIB
TOBOALI - Tv Chanel Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan penghargaan kepada Sanggar Seni Rumah Pelangi (SSRP) Kecamatan Simpang Rimba
Samsul Bahri Serahkan Permohonan Gugatan ke Bawaslu Basel
Samsul Bahri Serahkan Permohonan Gugatan ke Bawaslu Basel
Rabu, 14 Agustus 2019 19:56 WIB
TOBOALI – Samsul Bahri melalui Advokad Jhohan Adhi Ferdian dan Suwanto Lawfirm menyerahkan permohonan gugatan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum