Perawat Puskesmas Payung Tolak Obati Pasien, Alasannya Tidak Masuk Akal


Perawat Puskesmas Payung Tolak Obati Pasien, Alasannya Tidak Masuk Akal

PAYUNG - Dugaan kasus penolakan pasien di instansi pelayanan kesehatan terjadi. Kali ini, kasus tersebut dialami oleh warga Nadung yang mengalami sesak nafas dan ingin berobat di Puskesmas Payung, Kabupaten Basel. Peristiwa penolakan itu terjadi Senin(16/7) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Bangka pihak keluarga yang berobat sempat beradu mulut dengan petugas Puskesmas setempat. Saat dikonfirmasi kebenaran tersebut, Freddy warga Desa Nadung,Kecamatan Payung dari pihak keluarga pasien mengiyakannya. Dia menjelaskan peristiwa penolakan Puskesmas terhadap pasien yang sedang mendampingi ayah kandungnya sendiri, Jum'ah(65).

"Jadi, malam tadi saya antar bapak saya sendiri ke Puskesmas.Saat disana suasana sepi, tidak ada perawat. Lalu saya masuk saja dan menemui ada perawat didalam ruangan karna saya sangat panik dan kaget, entah kenapa mereka menolak dengan alasan capek. Mungkin karna kondisi saya panik saat itu,mereka tidak mau melayani tapi tidak bisa begitu, apalagi Puskesmas ini 24 jam," jelas Freddy kepada Radar Bangka, Selasa (17/6).

Tak terima dan kesal dengan pernyataan pihak Puskesmas Payung,Freddy pun berinisiatif untuk membawa orangtuanya ke Puskesmas Simpang Rimba,Kecamatan Simpang Rimba. Dan ia pun ingin menunjukkan kepada para pejabat bahwa masih ada orang  yang dipersulit untuk mengakses layanan kesehatan.

“Namanya pelayanan kesehatan kan menerima apa adanya. Apalagi Puskesmas itu ada slogan lima S (senyum,salam,sapa,sopan dan santun), saya langsung membawa orangtua memakai mobil ke Puskesmas Simpang Rimba tanpa ada masalah berarti. Hingga saat ini, orangtua saya masih dirawat di Puskesmas Simpang Rimba,” tambahnya.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Ciptakan Pilkada 2020 Aman di Negeri Junjung Besaoh, Polres Basel Gelar FGD
Kamis, 12 September 2019 09:50 WIB
TOBOALI - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) 2020, Polres Basel menggelar Focus Group Discussion (FGD)
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Inpektorat Basel Siapkan Sanksi Tegas ASN Terbukti Selingkuh
Rabu, 11 September 2019 19:34 WIB
TOBOALI – Meski belum adanya laporan Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan selingkuh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Inspektorat
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Terkait NPHD, KPU Basel Masih Tunggu Ketetapan KPU RI
Rabu, 11 September 2019 19:29 WIB
TOBOALI - Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) masih terkendala pengajuan Naskah Perjanjian Hibah Daerah
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
8 Anggota DPRD Basel Mangkir, Rapat Paripurna Molor Dimulai Pukul 17.15 WIB
Selasa, 03 September 2019 22:03 WIB
TOBOALI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Selasa (3/9/2019) digedung setempat menggelar sidang paripurna tentang pengambilan