Jenazah ABK Baraccuda Ditemukan Mengapung


Jenazah ABK Baraccuda Ditemukan Mengapung

SUNGAILIAT - Setelah dikabarkan hilang pasca tabrakan Kapal Barracuda 1 dengan Kapal Induk Produksi (KIP), Jumat kemarin, M Hasan (30) Anak Buah Kapal (ABK), yang sempat jatuh ke dasar laut akhirnya ditemukan tewas  oleh tim gabungan Basarnas, Sat Pol Air dan PT Timah Tbk, Sabtu (13/4/2019) sekitar pukul 06.58 WIB, dalam posisi mengapung.

Kondisi korban saat ditemukan sudah mulai kembung, dan mengeluarkan bau kurang sedap. Oleh tim gabungan jenazah korban langsung di evakuasi ke Dermaga Air Katung, Sungailiat. Untuk mengetahui penyebab korban tewas, polisi langsung membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) untuk dilakukan otopsi.

Kasat Pol Air Polres Bangka, AKP Elpian mengatakan, jenazah korban ditemukan sekitar 2 mil dari bibir Pantai Air Katung, Sungailiat. Saat ditemukan korban mengenakan pakaian singlet warna hitam tanpa dilengkapi jaket pelampung.

"Tim gabungan menemukan jenazah M Hasan sekira 06:58 ditengah Laut dengan posisi mengambang, diperkirakan  kurang lebih 2 mil dari bibir Pantai Air Kantung," ujar Kasat Pol Air Polres Bangka, AKP Elpiandi.

Diberitakan sebelumnya,  tabrakan antara Kapal Barrakuda dengan KIP Permis di perairan Airkantung, Sungailiat, Kabupaten Bangka pada Kamis (10/4) sore sekitar pukul 15.30 WIB, mengakibatkan korban M Hasan tewas terjatuh kedasar laut.


Kabag Ops Polres Bangka, Kompol S Sophian saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya insiden kecelakaan kapal Barracuda 1 yang menabrak KIP Permis di perairan Airkantung Sungailiat itu yang mengakibatkan seorang ABK meninggal dunia akibat terjatuh ke laut.

"Korban yang jatuh ke laut yang jasadnya belum diketemukan itu adalah MH (30), sementara juru mudi kapal Barracuda 1 berinisial SH (21) mengalami luka robek di tangan," ungkapnya.

Lanjutnya, bedasarkan informasi awal kronologis kejadian bahwa kapal Barrakuda 1 yang akan merapat ke KIP Permis ketika jarak antara kedua kapal tersebut sudah setengah meter, tiba-tiba kapal Barracuda 1 melaju kedepan dan menabrak bagian depan sisi sebelah kanan KIP Permis.

Pada saat itu, MH dan SH sedang berada di depan kapal Barracuda 1 yang hendak merapat ke kapal KIP Permis. Korban MH bermaksud naik ke kapal KIP Permis sambil membawa berkas/dokumen, sedangkan SH bermaksud untuk melempar tali ke KIP Permis.

"Korban MH belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian di TKP oleh Tim gabungan Basarnas, Satpolair, Laskar Sekaban, PT Timah dan masyarakat," pungkas Kompol Sophian. (cr15)
l





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Mulkan  : Pilih Sesuai Dengan Hati Nurani
Mulkan : Pilih Sesuai Dengan Hati Nurani
Rabu, 17 April 2019 10:32 WIB
SUNGAILIAT Bupati Bangka Mulkan bersama istri , Yusmiarti Mulkan mengunakan hak suaranya pada Pemilu serentak 2019, di TPS 11
Bupati & Forkopimda Bangka Tinjau Persiapan TPS
Bupati & Forkopimda Bangka Tinjau Persiapan TPS
Selasa, 16 April 2019 16:46 WIB
SUNGAILIAT - Jelang Pemilu Serentak 17 april 2019, Bupati Bangka, Mulkan bersama Wakil Bupati Syahbudinmeninjau langsung persiapan sejumlah
KPU Bangka Musnahkan 20.288 Lembar Surat Suara
KPU Bangka Musnahkan 20.288 Lembar Surat Suara
Selasa, 16 April 2019 15:59 WIB
SUNGAILIAT - Sebanyak 20.288 surat suara Pemilu 2019 , dimusnahkan oleh KPU Bangka, Selasa (16/4), bertempat di Gedung Diklat Pemkab
Aktivitas Tambang Bukit Kelayang Masih Membandel
Aktivitas Tambang Bukit Kelayang Masih Membandel
Senin, 15 April 2019 18:08 WIB
BAKAM - Aktivitas tambang Inkonvensional pasir timah dengan sistem rajuk di seputaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Bukit Layang, Kecamatan