Ribuan Kayu Gelondongan Terdampar, Pantai Rebo Jadi Kawasan Penampungan


Ribuan Kayu Gelondongan Terdampar, Pantai Rebo Jadi Kawasan Penampungan

SUNGAILIAT - Ratusan kayu gelondongan tergeletak di bibir pantai Rebo Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (26/1/2019), dipertanyakan asal usulnya. Kayu gelondongan berbagai jenis tersebut informasinya akan dipergunakan nelayan untuk membangun bagan.

"Kayu ini katanya dari kebun masyarakat. Ada kayu kelapa, namun banyak juga kayu seru besar dengan panjang kisaran 6 - 8 meter," ujar salah-satu warga saat ditemui Radar Bangka di lokasi.

Menurutnya, legalitas kayu gelondongan dirinya tidak mengetahui secara jelas apakah milik perorangan atau bagaimana. "Katanya sih untuk bagan. Masyarakat membeli kayu itu dari orang menerima sampai di tempat dan ada juga mengambil sendiri. Tapi tidak tahu pasti asal-usulnya dari mana. Katanya sih surat menyurat komplit. Karena kalau kurang sedikit saja bisa ditangkap Polhut seperti yang terjadi beberapa waktu lalu," katanya.


Kepala Desa Rebo Kecamatan Sungailiat, Fendi SH didampinggi BPD Desa Rebo saat dikonfirmasi Radar Bangka, tidak mengetahui secara jelas dari mana asal-usul kayu gelondongan yang dimaksud. "Itu banyak kayu dari luar, kapan masuknya kami tidak tahu, masalah izin mereka tidak pernah mengajukan dari dulu memang tidak pernah," katanya.

Pemerintah desa meminta  segera mengkonfirmasi Dinas Perikanan, Dinas Kehutanan, Dinas Pariwisata dan nelayan.

"Jadi masalah kayu bagan itu kami angkat tangan, tidak sangup mengurusnya. Kalau aktifitas mereka benar, harusnya ada izin. Tapi kalau salah kenapa tidak ditertibkan. Misalkan jika ada penebangan kayu dari dalam desa Rebo pasti ada izinya asal telah sesuai prosedur,"pungkasnya.

Pemerintah Desa Rebo dikatakannya,  sangat mendukung peran media Radar Bangka dalam menjalankan fungsi sosial kontrol dalam masalah ini. Pasalnya, pemerintah desa juga mengaku cukup sedih dengan kondisi pantai sedemikian lupa karena sisa potongan kayu tidak dibersihkan.

"Kami sebagai pemerintah desa sangat sedih dengan kondisi pantai Rebo yang sedimikian rupa. Kami minta pihak terkait agar segera menindaklanjuti permasalahan ini," cetusnya.

Sementara Kasubag TU KPHP Sigambir Kotawaringin, Azam, saat dihubungi Radar Bangka, Sabtu (26/1/2019) pagi mempersilahkan Radar Bangka untuk mengkonfirmasi langsung ke Polhut secara teknisnya dan pihak terkait Dinas Kehutanan Provinsi Babel secara perijinannya.

Polhut UPT KPHP Sigambir Kotawaringin Bangka, Mulyadi mengangkapkan keberadaan kayu gelondongan ditebang dari lahan APL yang berasal dari tiga desa yaitu Desa Jurung dan Kimak Kabupaten Bangka hingga Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. 

"Mereka menebang kayu biasanya dari lahan APL kebun-kebun karet warga yang ada batang kayu seru. Biasanya mereka membawa nota berupa nota angkutan dan dilapirkan surat keterangan dari pemerintah desa yang isinya membenarkan jika pohon yang ditebang dari kebun masyarakat." katanya.

Sedangkan untuk perizinan, dikatakan Mulyadi merupakan wewenang Dinas Kehutanan Provinsi Babel. "Biasanya dapat surat angkut dan perizinan dikeluarkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Babel, namun ada juga sempat kami proses kayu-kayu yang tidak lengkap administrasinya," ujarnya.(wah/and)


 





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Ela Divonis 3 Bulan Penjara
Ela Divonis 3 Bulan Penjara
Selasa, 22 Oktober 2019 16:13 WIB
SUNGAILIAT - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangka, menjatuhkan vonis 3 bulan kurungan terhadap terdakwa Mila Karmila alias
Ela Mohon Keringanan Hukuman
Ela Mohon Keringanan Hukuman
Senin, 14 Oktober 2019 20:40 WIB
SUNGAILIAT - Sidang perkara dugaan memberikan keterangan palsu sebagaimana Pasal 242 KUHP, dengan terdakwa Susilawati alias Ela, kembali digelar
Terdakwa Ela Dituntut Tiga Bulan Penjara
Terdakwa Ela Dituntut Tiga Bulan Penjara
Senin, 07 Oktober 2019 16:09 WIB
SUNGAILIAT - Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Bangka, Mila Karmila, menuntut terdakwa Susilawati alias Ela dengan hukuman tiga bulan
Merasa Bersalah, Ela Ngaku Beri Keterangan Palsu
Merasa Bersalah, Ela Ngaku Beri Keterangan Palsu
Selasa, 01 Oktober 2019 22:30 WIB
SUNGAILIAT - Susilawati alias Ela (42), kini diduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Sungailiat sebagai terdakwa. Warga Sungailiat itu didakwa