Dukung Tata Niaga Lada, UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Harus Ditingkatkan


Dukung Tata Niaga Lada, UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Harus Ditingkatkan

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman berkesempatan mengunjungi UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang, usai melakukan kunjungan ke Klinik Kemasan Disperindag Babel, di Jalan Mentok Pangkalpinang, Rabu (5/8/20).

Hal ini untuk melihat secara langsung proses pengujian sampel lada produksi Bangka Belitung. 

Gubernur Erzaldi mengatakan, untuk mendukung Tata Niaga Ekspor Lada UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus ditingkatkan.

Hal itu untuk mengantisipasi rencana tata niaga lada yang mulai September ini akan berubah drastis sistemnya. Di samping ekspor langsung dari Bangka Belitung, penjualan lada juga akan dilakukan melalui bursa.

Melalui bursa ini, akan membuat pasar menjadi bebas sehingga akan membuat keuntungan, orang bisa membeli langsung ke bursa tanpa perantara. Bahkan para petani lada bisa langsung menjual hasil produksinya langsung ke bursa dengan besaran lot dari 5, 10, dan 20 kilo seterusnya. 

Namun dalam membuka bursa ini, ketentuan yang biasa disyaratkan oleh pembeli khususnya dari Eropa dan Amerika, adalah harus adanya hasil uji laboratorium yang menyatakan bahwa hasil produksi lada itu terbebas dari bakteri salmonella dan e.coli. 

Oleh karenanya, UPTD balai pengujian dan sertifikasi mutu barang harus dikembangkan dan ditingkatkan dengan melengkapi alat uji laboratorium yang dimaksud. 

Tidak saja untuk lebih menjamin Pasar Komoditi Lada Bangka Belitung, juga bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan daerah untuk pemeriksaan komoditi-komoditi ekspor lainnya.

Walaupun sebelumnya pengadaan alat dan pengembangan fasilitas sudah masuk dalam anggaran APBN, namun karena adanya pandemi Covid-19 ini maka pengadaan ditiadakan. 

Hal ini sangat penting bagi daerah, khususnya untuk para petani, dan agar komoditi Bangka Belitung ini memiliki nilai tambah maka harus dilaksanakan. 

Dengan peralatan itu, UPTD balai pengujian dan sertifikasi mutu barang yang saat ini hanya bisa menguji dengan 9 parameter, akan bertambah menjadi 11 parameter yang bukan hanya sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) namun juga seauai dengan ketentuan internasional.

Dalam kunjungannya itu Gubernur Erzaldi ditemani Staf Khusus Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sekaligus Direktur Utama BUMD Babel, PT BBBS, Prof. Saparuddin; Kepala Dinas Perindag Babel, Sunardi; dan Kepala UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang, M. Nasirin Yusuf.(kominfobabel/rb)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
Selasa, 15 September 2020 21:21 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021, Universitas Bangka Belitung menyelenggarakan kuliah umum online yang mengangkat tema
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Senin, 14 September 2020 12:44 WIB
AIR ANYIR - Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan pimpinan yang ada di Lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dilakukan pemeriksaan
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Senin, 14 September 2020 12:42 WIB
PANGKALPINANG - Guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bangka Belitung yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor, Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Minggu, 13 September 2020 16:40 WIB
PANGKALPINANG - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung (Kakwarda Babel), Melati Erzaldi mengatakan bahwa pusat pendidikan dan pelatihan