Jelang Tahun Baru 2020, Distribusi Pangan di Babel Stabil


Jelang Tahun Baru 2020, Distribusi Pangan di Babel Stabil

PANGKALPINANG - Menjelang perayaan Tahun Baru 2020, distribusi kebutuhan pokok pangan masyarakat ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung relatif stabil. Distribusi pasokan diharapkan sampai ke pasaran dan tidak memberi peluang terjadinya pemainan dalam penyaluran pangan.

"Kelancaran distribusi mempengaruhi fluktuasi harga sembako di pasar lokal. Jangan sampai proses distribusi menimbulkan gejolak di tengah masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Babel, KA Tajuddin, usai kegiatan Sidak Satgas Pangan di Pangkalpinang, Senin (30/12/2019).

Dikatakan, keterlambatan pasokan dari luar Babel berdampak besar terhadap harga yang berlaku di pasaran. Apabila distribusi lancar maka stok barang akan cukup dan harga bisa terkendali.

Sebab itu, tambah Tajuddin, pemerintah harus memastikan kemudahan distribusi agar sembako sampai ke pasaran secara tepat waktu. Jalur distribusi diharapkan bebas dari kendala seperti cuaca hingga potensi permainan spekulan pangan.

Ia mengakui, pasokan pangan ke Babel terbilang lancar sehingga tidak terjadi kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok di pasaran. Bahkan beberapa diantaranya ada yang mengalami penurunan seperti bawang merah.

Guna menstabilkan harga di pasaran, pihaknya akan terus melakukan pemantauan distribusi untuk menghindari penimbunan yang dilakukan tengkulak sehingga dapat memicu lonjakan harga.

"Harga bahan pokok di pasar masih terkendali dan tidak perlu khawatiran terjadi lonjakan harga," ujarnya.

Tajuddin berpendapat, masyarakat harus bisa meningkatkan produktifitas pangan untuk kebutuhan lokal, mulai dari sayuran hingga beras. Langkah ini akan berdampak terhadap stabilnya harga sembako di Bangka Belitung.

Selama ini, menurutnya, Babel selalu mengharapkan pasokan sembako dari luar daerah agar bisa mencukupi kebutuhan pasar lokal. Padahal distribusi dari luar daerah akan menambah biaya yang dapat menyebabkan kenaikan harga.

"Kalau stok tercukupi untuk kebutuhan sendiri maka tidak perlu didatangkan dari luar. Moda angkutan terutama laut dan darat menjadi sangat penting dalam proses distribusi kebutuhan masyarakat, terlebih pada momen-momen seperti perayaan keagamaan maupun tahun baru," imbuh Tajuddin.

Kegiatan sidak pangan dilakukan di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern di Kota Pangkalpinang, diikuti Tim Satgas Pangan Babel dan Irwasda Polda Babel.(rel)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Jum'at, 21 Februari 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 dalam rangka koordinasi dan konsolidasi program/kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
Jum'at, 21 Februari 2020 10:17 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 55 jurnalis dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bengkulu mengikuti pelatihan dan gathering
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset