RSUP Soekarno Dilengkapi Alat Kesehatan Canggih


RSUP Soekarno Dilengkapi Alat Kesehatan Canggih

PANGKALPINANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (HC) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kini menjadi rumah sakit dengan peralatan medis terlengkap dan canggih. 

Tak heran jika rumah sakit Provinsi Babel ini mendapatkan pradikat paripurna bintang lima oleh Kemenpan RB.  

Direktur RSUD Dr Ir Soekarno Provinsi Bangka Belitung, Armayani mengatakan, selain memiliki peralatan medis yang lengkap, RSUD Dr Ir Sukarno telah mendapatkan kepercayaan dan diakui oleh masyarakat yang dinilai oleh Kemenpan RB dari C munus menjadi B.

“Penilaian rumah sakit dari Kementerian Kesehatan, kita pada awal bulan Agustus 2019 terjadi penurunan tipe dari tipe B. Namun, Dalam kurun waktu satu bulan kita kembalikan lagi ke tipe B. Dan itu perjuangannya sangat lur biasa,” ujar Armayadi kepada Radar Bangka, Senin (2/12/2019)

Dia menegaskan, RSUP Dr Ir Soekarno satu-satunya rumah sakit dengan peralatan peralatan yang sangat cangih dan orang lain tidak punya.

"Di Sumatera Bagian Selatan ini, termasuk rumah sakit Muhammad Husein Palembang, tidak punya mereka seperti peralatan yang ada sama kita. Contoh peralatan mikro surgery (alat operasi kepala..red) dengan mengunakan miskroskop," katanya.

Dirumah sakit Cipto Mangunkusomo alat ini ada tapi rusak. Sudah tiga tahun di minta oleh dokter beda syaraf ngak dapat- dapat,"tambahnya.

Pada bagian kamar operasi, RSUP Dr Ir Soekarno Babel mengunakan system zero atau OT yang tidak dimiliki oleh rumah sakit sekelas RSCM Jakarta. " Bayangkan RSCM saja ngak punya apalagi rumah sakit Seloam, Depati Hamzah dan RSBT," katanya.

Dia menjelaskan, RSCM Jakarta selama ini memiliki alat medis yang mengunakan system zero namun sayangnya tidak bisa digunakan (tidak conek), karena pengadaan yang dilakukan bukan pada ahlinya. 

 " Kalau sayakan dokter bedah yang mengerti kamar operasi, mengerti alat - alat kesehatan yang dibeli mau seperti apa. Kalau Direktur lain ada yang dari dokter umum, Direktur dari penyakit dalam ya mana tau dia,"katanya.

Tak hanya itu, dari Sumber Daya Manusia (SDM), RSUP Dr, Ir Soekarno saat ini telah menyekolahkan sebanyak 8 spesialis non PNS ke Universitas Andalas, Padang. Tujuannya agar putra asli daerah dapat memberikan kontribusi kepada daerah kelahirannya.

 “ Iya ada 8 spesialis non PNS yang kita sekolahkan dengan anggaran RSUP Soekarno, tentunya melalui persetujuan dewan dan itu sudah berjalan 6 bulan ini. Tiap bulan rumah sakit kita mebayar untuk biaya hidup mereka sebesar Rp7,6 juta perbulan.” ungkap Armayani.

Rumah Sakit Melenial dan Program Unggulan
RSUP Dr Ir Soekarno Provinsi Babel menuju rumah sakit melenial, artinya di isi oleh tenaga medis berusia 30 - 40 tahun. 

“ Saya ingin rumah sakit kita ini melenial lah, dengan generasi - generasi muda. Ngak jamannya lagi dokternya sudah tua gitu, saya maunya dokter saya milenial dengan usia 30-40 tahun. 80 persen dari staf rumah sakit Perawat, Bidan, Dokter itu dibawah 40 tahun dan itu bonus kemografi dari rumah sakit Soekarno, sehingga gampang kita menjabarkan ilmu dan sebagainya," tandasnya.

Program Unggulan RSUP Dr, Ir Soekarno

1 . Sistem Pertolongan Emergency Akut Cardeo, Pasculler (Seperadek)

A. Plat BN : Pelayanan Tepat Emergency .

" Kita punya ahlinya di sini, dimana sakitnya bisa diketahui melalui alat yang kita miliki melalui jarum suntik melalui alat dan disitu kita masukan. Tahun depan dokternya akan kita sekolahkan ke Vietnam atau Singapore untuk mengambil stencel (anti angin) untuk spesialisnya. Kalau kita tua bisa menjadi muda, jika nyeri dihilangkan nyerinaya," terangnya.

2. Satu - Satunya Rumah Sakit Memiliki Alat Laser Kecantikan

" Saya sudah memberikan ke ibu-ibu Jaksa gratis untuk satu kali, selanjutnya ya bayar. Dan tahun depan kita mendatangkan alat untuk pencegahan ekulasi dini, kita siapkan alatnya tahun depan dan akan kita buka polikliniknya pada pukul 16.00 WIB - 21.00 WIB kalau ada yang malu. Orang Indonesia bagian timur itu sudah membawa alat itu. Kita makai alat dan dilaser nanti, alat vital itu di laser sebanyak dua sampai empat kali (satu paket) nanti akan kita tentukan harganya. Kalau di Singapore itu harganya sampai Rp25 juta satu paket, itu untuk 2020 kita siapkan dan itu dibutuhkan banyak orang.  Nanti kita lakukan tes cas, dari beberapa kawan-kawan wartawan,  berapa kawan-kawan dari kepolisian,"jelasnya.

2. Program Beda Syaraf

" Kita sudah 300 lebih operasi beda syaraf dari tahun 2017 - 2019. Terakhir pada bulan November 2019 kemarin, RSUP Soekarno bekerjasama dengan RSCM Jalarta telah melakukan operasi kepala kepada 28 pasien. 

Operasi sendiri ditangung oleh BPJS, kalau tidak ada BPJS tidak masalah silakan masuk saja nanti dibuatkan surat keterangan tidak mampu oleh RT, RW setempat,"jelasnya.

3 .  PEN Manejemen ( Plat BN)

"Kita lagi mengembangkan, suntikan nyeri pada daerah vertikal, bagian daerah mana saja yang tidak terjangkau oleh mata telanjang, tapi mengunakan alat akan kelihatan dan tidak salah jarum. Kalau dulu salah jarung bisa meninggal orang, nah sekarang tidak lagi karena ada alatnya khusus. Alat ini dulu memang sudah ada tapi keberanian dari direktur tidak ada,"terangnya.

4. Mengkloning Rumah Sakit Umum Tulung Agung (Penghargaan Dunia)

" Kita contoh dengan cara ita bawa orang-orang sana selama enam bulan disini, ini biayanya dan diselesaikan. Kalau itu Kabupaten ini.  Provinsi lebih besar marwahnya, jadi nanti semua rumah sakit di Babel, menaranya adalah Soekarno. Dia akan teraplikasi ke RS Soekarno, izin dari rumah sakit Soekarno. Nanti kita akan ajukan ke Menpan RB, agar dapat diajukan ke dunia,"ungkapnya.

5. Kemoterapi

Kemonterapi inilah yang akan kita jadikan icon RSUP Soekarno selanjutnya, kenapa karena daerah kita ini merupakan daerah dengan tingkat kanker tertinggi di Indonesia, mulai dari anak-anak , dewasa. Kita sudah melakukan operasi jantung sebanyak 160 pasien. Wisatawan datang ke Babel  tiba-tiba kena  serangan jantung jangan kawatir, nanti melalui aplikasi Seperadik kita masukan, kalau ada orang lagi santai-santai di Pantai Semujur langsung bisa menghubungi rumah sakit Soekarno dan langsung di jemput oleh ambulan dan langsung dilakukan pemeriksaan.

Melalui aplikasi ini akan menjadi inovasi untuk provinsi Babel  bersaing di tingkat Internasional. Dan tahun depan kita akan membuat (Helipad) tempat turun helikopter, apakah nanti di lapangan sepak bila atau di bagian atas gedung rumah sakit, kita liat biayanya mana yang lebih murah. Dengan adanya helipead nanti rumah sakit Soekarno terdaftar di Airnaf, kalau ada kecelakaan dikarenakan alam dan sebagainya,  dengan adanya helikopter mana yang terdekat bisa segera diatasi.

Sebenarnya rumah sakit kita sudah Internasional, kita sudah bekerjasama dengan rumah sakit Malaysia, Belanda.Tahun depan dr Ari Putra Pranata asli Bangka Belitung akan mengisi praktek di sini. (wah)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
Senin, 10 Februari 2020 14:07 WIB
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Luar Biasa (LB) PT Timah TBK (TINS) melakukan perombakan jajaran Komisaris dan
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Kamis, 30 Januari 2020 23:30 WIB
PANGKALPINANG - Dalam hal ini kami yang bertindak selaku kuasa hukum dari Lina Wen menyampaikan klarifikasi dan hak jawab pemberitaan