BPK Bakal Periksa Proyek Jembatan Simpange Senilai Rp.4,7M


BPK Bakal Periksa Proyek Jembatan Simpange Senilai Rp.4,7M

PANGKALPINANG - Menyikapi maraknya pemberitaan memviral terkait jembatan Simpange Desa Lubuklingkuk Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) senilai Rp.4,7miliar, maka pihak PU Provinsi Bangka Belitung (Babel) menegaskan keterlambatan pengerjaan itu hal lumrah namun jadi bahan evaluasi kedepan.

"Itu lumrah, tahun ini ada dua proyek terlambat diantaranya proyek jembatan Simpange Desa Lubuklingkuk yang dikerjakan PT Bina Mulya Lampung itu," kata Kabid Bina Marga, Yopie kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Senin (11/11) siang.  


Ia apresiasi fungsi kontrol sosial masyarakat yang dijalankan awak media secara profesional, kendati demikian dalam hal ini ia meminta untuk saat ini terkait keterlambatan pengerjaan proyek jembatan Simpange tersebut dipercayakan penyelesaiannya kepada dinas.

"Saat ini, denda pekerjaan proyek jembatan Simpange tersebut sudah berjalan 18 hari. Jembatan itu, secara umum sudah fungsional dan bisa dilewati hanya saja masih dalam proses pengaspalan. Biarlah berikan kesempatan, nanti sebelum serah terima, tim pemeriksa akan turun dan tidak bisa sembarangan," katanya.

Selain itu, Yopie menegaskan, dalam pengerjaan proyek jembatan Simpange Desa Lubuklingkuk itu, tidak ada adendum. 

"Kami juga sudah sering menyurati, namun jujur saja karena menejemen perusahaannya lemah bukan lemah di posisi kami selaku pengawasan. Jadi, sehebat apapun pihak Dinas, kalau kontraktornya kurang maksimal dalam bekerja, ya terkadang proyeknya telat atau bahkan diputus kontrak. Namun dalam masalah keterlambatan pengerjaan proyek jembatan Simpange ini, sekali lagi saya tegaskan ini hal lumrah dan itu tidak adendum," katanya.

Ditegaskan Yopie, pihaknya sejauh ini tidak pernah berhubungan dengan Lina Wen. Terkait dua oknum awak media, dampingi yang bersangkutan ke Polresta Pangkalpinang, Jumat (7/11) malam itu, Yopie tak tahu kapasitasnya dan sangkut pautnya apa, mungkin itu internal mereka.

"Itu urusan internal mereka, pastinya pada 18 November 2019 ini pekerjaan proyek jembatan Simpange Desa Lubuklingkuk itu akan diperiksa BPK dan hasilnya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan media," pungkas Yopie. (and)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Jum'at, 21 Februari 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 dalam rangka koordinasi dan konsolidasi program/kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
Jum'at, 21 Februari 2020 10:17 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 55 jurnalis dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bengkulu mengikuti pelatihan dan gathering
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset