BNNP Babel Blender 13,579 Gram Sabu Dan 4.990 Butir Ekstasi


BNNP Babel Blender 13,579 Gram Sabu Dan 4.990 Butir Ekstasi

PANGKALPINANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar, yakni narkotika jenis sabu seberat 13,579 gram dan 4.990 butir pil ekstasi.

Setelah dilakukan uji sample oleh tim laboratorium BNNP Babel, barang bukti tersebut dinyatakan positif mengandung zat narkotika (metamfetamin) dan langsung dimusnahkan dengan cara diblender dan dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Kepala BNNP Babel, Brigjen (Pol) Nanang Hadiyanto mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari pengungkapan empat kasus dari delapan orang tersangka di tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda.

"Pengungkapan tindak pidana narkotika dan dua lagi yang sebelumnya sudah kita tangkap. Jadi empat kasus ini kita musnahkan (barang bukti-red)," kata Nanang saat diwawancarai seusai pemusnahan barang bukti di halaman samping Gedung BNNP Babel, Kamis (12/9/2019).

Pengungkapan tindak pidana narkotika ini, diungkapkannya, berkat kerjasama yang solid antara BNNP Babel dengan pihak Polda Babel, Bea Cukai, Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan pihak bandara.

Menurut dia, total barang bukti tersebut jika dinominalkan dalam bentuk Rupiah bisa mencapai Miliaran. Namun dijelaskannya,  hal yang terpenting dengan dimusnahkannya barang haram tersebut, maka banyak masyarakat yang telah diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

"Bayangkan saja, 1 gram sabu itu bisa dikonsumsi oleh lima orang sekali pakai. Jadi berapa banyak orang yang bisa terkapar dengan jumlah barang bukti tersebut, kalau dinilai dari ekonomis memang tinggi, tapi jumlah orang yang bisa diselamatkan itu yang kita tonjolkan," ujarnya.

Lebih jauh ia memaparkan, pada prinsipnya BNN menerapkan tiga pola dalam menangani penyalahgunaan narkotika, yakni melakukan pencegahan kepada masyarakat yang belum terkena pengaruh narkotika, melakukan rehabilitasi bagi pengguna narkotika, dan menangkap para pelaku pengedar narkotika.

Dengan demikian, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dengan saling mengingatkan dan memberi perhatian terutama berawal di lingkungan keluarga. "Jaga keluarga kita dari bahaya narkotika," tutupnya. (mon)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
Senin, 10 Februari 2020 14:07 WIB
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Luar Biasa (LB) PT Timah TBK (TINS) melakukan perombakan jajaran Komisaris dan
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Kamis, 30 Januari 2020 23:30 WIB
PANGKALPINANG - Dalam hal ini kami yang bertindak selaku kuasa hukum dari Lina Wen menyampaikan klarifikasi dan hak jawab pemberitaan