Suranto Aktor Intelektual Tipikor PJU Segera di Tahan


Suranto Aktor Intelektual Tipikor PJU Segera di Tahan
Roy Arland

PANGKALPINANG - Aktor Intelektual tindak pidana korupsi (Tipikor) PJU Belitung dan Belitung Timur (Beltim), Suranto Wibowo dalam waktu dekat akan segera dilakukan penahanan.

Suranto merupakan mantan Kepala Dinas ESDM sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek PJU Belitung dan Belitung Timur senilai Rp2,9 miliar.

Dalam kasus ini Penyidik telah menetapkan tiga tersangka yakni Suranto Wibowo, Candra Pelaksana dan Hidayat Direktur PT Nicko Pratama Mandiri Jakarta, dan Candra selaku pelaksana.

" Penahanan tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat, tinggal menunggu waktu saja. Itu telah disampaikan bapak Kajati beberapa waktu lalu," tegas Roy Arland kepada Radar Bangka, Minggu (8/9/2019).

Roy menambahkan, dari hasil penyelidikan yang diperoleh penyidik, terdapat kerugian negara total lost dalam kasus tersebut.

" Dari penghitungan LKPP yang diperoleh penyidik terdapat kerugian negara total lost senilai Rp2,9 miliar," tambah Roy.

Dalam dugaan Tipikor PJU sendiri, penyidik juga telah mendapatkan keterangan dari tersangka Suranto jika proyek PJU Belitung dan Belitung Timur tidak sesuai Spek.

" Barang yang dipasang tidak sesuai spek. Sebelum alat dipasang sudah diperingatkan anak buahnya, namun tetap juga dilakukan," terang Roy.

Sementara Ketua LSM Amak Babel, Hadi Susilo meminta pihak Kejati Babel segera menahan tersangka kasus PJU Belitung dan Belitung Timur, Suranto.

"LSM AMAK Babel dengan tegas meminta kepada Kajati agar segera menahan ketiga tersangka tersebut, sembari menunggu penetapan tersangka lainnya, " ujar Hadi, Sabtu malam, (7/9/2019).

" Kami tidak mau lagi kecolongan seperti pada perkara RTH Pangkalpinang. Nah, untuk PJU akan kita kawal. Maka itu, kami berharap kasus PJU tersangkanya dapat ditahan sambari menunggu proses penyidikan untuk menetapkan tersangka lain," katanya.

Untuk diketahui, penetapan 3 tersangka ini tertuang ke dalam surat perintah nomor print -534/L.9/08/2019 tanggal 12 Agustus 2019.

Penyidik juga dipimpin langsung Aspidsus Edi Ermawan telah melakukan penggeledahan di kantor Dinas ESDM sejak pagi hingga siang hari. Dalam penggeledahan dilakukan di 4 ruangan terpisah masing-masing milik Kadis Rusbani, Sekretaris, Bendarahara dan Kabid.

Dari penggeledahan itu penyidik menyita sebanyak 1 koper dokumen dengan 26 item pekerjaan terkait proyek penerangan jalan umum (PJU) bersumber anggaran APBD 2018 senilai Rp 2,9 milyar.(red)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Jelang Pelantikan Pimpinan, DPRD Babel Gelar Gladi Bersih
Jelang Pelantikan Pimpinan, DPRD Babel Gelar Gladi Bersih
Selasa, 15 Oktober 2019 19:12 WIB
PANGKALPINANG - Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Gladi Bersih jelang pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan empat pimpinan DPRD
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Selasa, 15 Oktober 2019 11:03 WIB
JAKARTA - Apa yang Anda bayangkan tentang Indonesia 100 tahun? Semua cita-cita kebangsaan yang dicanangkan para pendiri bangsa seharusnya sudah
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
Senin, 14 Oktober 2019 19:00 WIB
PANGKALPINANG - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama dengan organisasi Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel siap
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Senin, 14 Oktober 2019 16:54 WIB
PANGKALPINANG - Persiapan menjelang pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan para pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan digelar pada