Didit Akan Sanksi Anggota Dewan Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT Kemerdekaan RI Ke 74


Didit Akan Sanksi Anggota Dewan Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT Kemerdekaan RI Ke 74

PANGKALPINANG - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menyesalkan ketidakhadiran beberapa anggotanya pada Rapat Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 74 di Ruang Paripurna, Jumat (16/8/2019).

"Saya sangat menyesalkan, artinya ini akan menjadi sebuah contoh bagi masyarakat bagaimana kami ingin memaknai, sedangkan para wakil-wakil kami juga tidak mau datang, ini sangat sedih," kata Didit saat diwawancarai seusai Rapat Paripurna.

Hal ini ditegaskan Didit, ditujukan kepada semua anggota dewan yang tidak hadir, terlepas yang masih terpilih atau tidak terpilih lagi pada pemilihan legislatif (pileg) beberapa waktu lalu.

"Terlepas, anggota dewan tersebut, terpilih nggak terpilih, kita ini kan bagian Bangsa Indonesia, andaikata kalau kita berada dalam sejarah merebut kemerdekaan, belum tentu kita bisa nikmati," tegasnya.

Didit mengingatkan kembali bahwa perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah itu bukan hal yang mudah, perlu pengorbanan jiwa dan raga dengan tetesan keringat, air mata dan tumpahan darah.

"Ingat ya, ini sejarah bukan diberi, ini perjuangan darah, air mata, harta, dan jiwa, maka maknai lah rasa kebanggaan berbangsa ini, Dengan kita menghadiri saja ini suatu bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita melalui pejuang-pejuang kita," ulasnya.

"Masa' kita yang sudah menikmati juga nggak mau hadir, kita kan tinggal menikmati aja, kalau nggak ada perjuangan, nggak bisa jadi anggota dewan juga, kalau kita dijajah Belanda, jangan kan jadi anggota dewan, makan aja susah, ini kan permasalahannya," tambahnya. 

Oleh karena itu, Ia akan memberikan sanksi kepada para anggota dewan yang tidak hadir pada Rapat Paripurna peringatan HUT Kemerdekaan RI ini, dan ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Saya akan memberikan sanksi kepada fraksi PDI Perjuangan, bagi anggota dewan nggak akan saya tanda tangan SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) nya, itu sanksinya. Yang jelas, kita berharap bahwa hal ini jangan terjadi lagi," pungkasnya

Berdasarkan pantauan dari awak media, anggota dewan yang hadir pada Rapat Paripurna hari ini berjumlah 24 orang, sementara yang tidak hadir ada 20 orang. (mon)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Selasa, 15 Oktober 2019 11:03 WIB
JAKARTA - Apa yang Anda bayangkan tentang Indonesia 100 tahun? Semua cita-cita kebangsaan yang dicanangkan para pendiri bangsa seharusnya sudah
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
Senin, 14 Oktober 2019 19:00 WIB
PANGKALPINANG - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama dengan organisasi Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel siap
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Senin, 14 Oktober 2019 16:54 WIB
PANGKALPINANG - Persiapan menjelang pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan para pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan digelar pada
HPI Babel Bakal Panen Semangka Empat Hektar
HPI Babel Bakal Panen Semangka Empat Hektar
Senin, 14 Oktober 2019 15:13 WIB
PANGKALPINANG - "Asak Kawa Apepun Pacak" itulah sepenggal kalimat dari bahasa daerah Bangka Belitung (Babel), sebagai ungkapan masyarakat Babel memotivasi