ERROR: select count(*) as jtml from tbl_tags where tag='AKBP Adul Mun'im' and kanal='berita' and bulan='07' and tahun='2020' : You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MariaDB server version for the right syntax to use near 'im' and kanal='berita' and bulan='07' and tahun='2020'' at line 1ERROR: insert into tbl_tags(views,tag,bulan,tahun,kanal) values ('1','AKBP Adul Mun'im','07','2020','berita') : You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MariaDB server version for the right syntax to use near 'im','07','2020','berita')' at line 1 Inilah Orang Yang Nimbun Gas Melon

Inilah Orang Yang Nimbun Gas Melon


Inilah Orang Yang Nimbun Gas Melon

PANGKALPINANG - Kelangkaan gas melon (Gas LPG 3 Kg) yang terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung salah satunya disebabkan oleh ulah oknum yang sengaja mencari keuntungan dengan cara menimbun pasokan gas.

Adalah Ahon, warga Desa Benteng Kabupaten Bangka Tengah dibekuk oleh anggota Subdit I Indag Ditresrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung karena menjual kembali gas seharga Rp 20.000. Ahon dibekuk di rumanya, Jumat (9/2) pukul 18.00 WIB. Bersama Ah diamankan gas LPG 3 Kg sebanyak 27 tabung, 1 unit mobil pickup.

Dirkrimsus Polda Babel, Kombes Pol Mukti Juharsa SIk melalui Kabid Humas, AKBP Adul Mun'im saat dikonfirmasikan membenarkan penangkapan tersebut.

"Tersangka sengaja membeli gas di pangkalan kemudian menjualnya kembali diatas harga HET ini jelas melanggar," kata Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Abdul Munim, Minggu (11/2/2018) malam.

AKBP Abdul Mun'im menjelaskan bahwa tersangka Ah membeli gas LPG subdisidi tabung 3 kg di Desa Delas Kabupaten Bangka Selatan. Ah membeli seharga Rp 18.000 diatas harga HET Rp 15.900. Selanjutnya gas tersebut kembali ia jual kepada masyarakat seharga Rp 20.000. Hal ini jelas melanggar aturan.

Ah dibekuk dikediamannya Jum'at (9/2/2018) dan langsung diperiksa Sabtu (10/2) Ah langsung ditetapkan sebagai tersangka. Ah sendiri dijerat dengan pasal 53 hurub B jo pasal 23 UU RI No 22 tahun 2001 tentang migas dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp 40 Milyar.

Juga dijerat dengan pasal 107 Jo Pasal 29 Ayat 1 UU RI No 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman pidana 5 tahun penjara dan dendan Rp 50 Milyar.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik dan barang bukti diamankan di Polda Kepulauan Bangka Belitung," kata AKBP Abdul Mun'im.

Ditambahkannya juga bahwa pengungkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah belakangan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg.

Untuk itu jika masyarakat mendapati ada pihak yang kembali menjual gas diatas harga HET segera melaporkan ke kepolisian setempat. Masyarakat juga dihimbau untuk membeli gas dipangkalan-pangkalan resmi yang ditunjuk.

"Tidak perlu takut melaporkan jika ada yang menimbun ataupun sengaja menjual kembali gas subsidi diatas HET akan kita tindak sebab perbuatan mereka meresahkan masyarakat," pesan AKBP Abdul Mun'im.(don)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Erzaldi Minta PHL dan Ahli Waris Tidak Salah Gunakan Dana Santunan
Gubernur Erzaldi Minta PHL dan Ahli Waris Tidak Salah Gunakan Dana Santunan
Rabu, 01 Juli 2020 13:20 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) dari
Masyarakat Melapor, Bupati Ibnu Saleh Langsung Gerak Cepat
Masyarakat Melapor, Bupati Ibnu Saleh Langsung Gerak Cepat
Rabu, 01 Juli 2020 15:47 WIB
KOBA -- Bupati Bangka Tengah H Ibnu Saleh memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap persoalan masyarakat.
28 Personil Polres Bangka Barat Naik Pangkat
28 Personil Polres Bangka Barat Naik Pangkat
Rabu, 01 Juli 2020 15:41 WIB
MUNTOK -- Kepolisian Resort Bangka Barat melaksanakan upacara korps raport kenaikan pangkat pengabdian.
Gubernur Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2019
Gubernur Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2019
Selasa, 30 Juni 2020 15:04 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman menyerahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD tahun 2019 kepada DPRD Prov. Kepulauan Babel, Selasa (30/6/20).