Tender Lelang Retribusi Pasar Kite Berujung Ricuh


Tender Lelang Retribusi  Pasar Kite Berujung Ricuh

RIO Wibowo peserta tender nomor 2 , Rabu siang (8/2) mendatangi Kejari Bangka bagian Pidsus guna nenyampaikan laporan adanya dugaan perbuatan melawan hukum pada proses lelang tender paket pekerjaan pemungut retribusi Pasar Kite.

Dalam pantauan, laporan Rio diterima oleh salah satu penyidik senior bagian Pidsus, Deni di ruang Kasi Pidsus Kejari Bangka.
Menurut Rio, dirinya sengaja mendatangi bagian Pidsus Kejari Bangka untuk menyampaiian laporan terkait perbuatan melawan hukum dalam proses lelang tender paket pekerjaan pemungut retribusi Pasar Kita.

"Saya datang melaporkan adanya dugaan persekingkolan antara pihak tim panitia lelang dengan pemenang tender," ungkap Rio usai menyerahkan laporannya ke pihak penyidik pidana khusus, Kamis (8/2).

Dikatakan Rio, dugaan adanya persekingkolan itu terjadi saat dirinya selaku peserta nomor 2 dihubungi oleh salah satu panitia lelang untuk menyediakan dana sebesar 70 persen dari pagu dana paket pekerjaan pemungut retribusi Pasar Kite Sungaikiat pada Rabu sore sekira pukul 16.00 WIB.

"Salah satu panitia lelang, Rabu (7/2) sekira jam 16.00 menghubungi saya untuk memberitahukan bahwa saya besok Kamis (8/2) datang ke kantor Disprindag Kab. Bangka  untuk menyerahkan dana 70 persen sekitar Rp. 500 jutaan. Soalnya saya selaku peserta nomor 2 akan menggantikan posisi nomor 1 atas nama Boy yang sudah di dis lantaran hingga dipenhujung waktu (dead line) yakni Rabu (7/2) pukul 14.00 WIB belum bisa menyetorkan dana 70 persen dari harga penawaran paket itu,"  beber Rio.

Namun anehnya, kata Rio ketika dirinya pada Kamis ( 8/2) ke kantor Disprindag untuk menyeratorkan 70 persen dari harga penawarannya ke pihak Disprindag. Ketua tim panitia lelang, drh, Susilawaty justru mengatakan kalau pihak peserta nomor 1 sedang dalam perjalanan untuk melakukan penyetoran dana 70 itu.

"Padahal kalau berdasarkan aturannya peserta no 1 justru sudah di dis karena hingga pukul 14.00 Rabu kemarin tidak dapat memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia lelang. Tapi anehnya hingga hari ini  (Kamis ) kok panitia malah justru masih menunggu setoran 70 persen dari peserta nomor 1 yang secara aturan sudah gugur," tutur Rio.

Oleh karenanya, dirinya berharap Kajari Bangka, Supardi melaui Kasi Pidsus Kejari, MF Hasibuan dapat menindak lanjuti laporannya sehingga keadilan dapat ditegakkan.

"Saya sangat berharap laporan saya ini ditindak lanjuti kejari Bangka  sehingga keadilan betul betul dapat dirasakan bagi pencari keadilan," pungkasnya.

Sementara itu, Kadisperindag Kabupaten Bangka, Tony Mirza saat dihubungi wartawan mengaku kemarin (Rabu (7/2) peserta nomor 1 Boy sudah datang. "Untuk 70 persen dihitung kurang dikit, jadi kami minta hari ini (8/2) disetorkan cukup," kata Tony.

Saat ditanya kurang dikitnya berapa, Tony mengaku itukan teknis dan yang bersangkutan tidak mundur. "Yang bersangkutan sudah datang kemarin. Karena cukup duitnya untuk Pasar Belinyu, jadi saya serankan untuk pasar Belinyu dulu. Nah hari ini duitnya cukup untuk Pasar Kite Sungailiat kami terima hari ini," bebernya. (don) 





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
Senin, 10 Februari 2020 14:07 WIB
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Luar Biasa (LB) PT Timah TBK (TINS) melakukan perombakan jajaran Komisaris dan
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Kamis, 30 Januari 2020 23:30 WIB
PANGKALPINANG - Dalam hal ini kami yang bertindak selaku kuasa hukum dari Lina Wen menyampaikan klarifikasi dan hak jawab pemberitaan