Peralihan Ke BNNP Butuh Dua Tahun


Peralihan Ke BNNP Butuh Dua Tahun

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Babel Syamsuddin Basari mengatakan, peralihan semua kelengkapan organisasi dari BNP ke Badan Nasional Provinsi (BNP) Babel membutuhkan waktu maksimal dua tahun. Lamanya proses tersebut dikatakan oleh Syamsuddin, karena keterbatasan pusat untuk membantu. Selain itu, BNNP yang belum memiliki anggaran ditenggarai menjadi penyebab lambannya proses untuk melengkapi struktur organisasi.

"Peralihan BNP ke BNNP membutuhkan waktu paling lama dua tahun. Setelah itu baru BNNP bisa berdiri tegak. Pusat tidak mungkin membantu melengkapi BNNP mengingat ada 33 Provinsi yang harus diurus satu per satu. Apalagi BNNP juga belum ada anggaran," tutur Syamsuddin kepada RB, (31/5) lalu.

Oleh sebab itu, Syamsuddin menawarkan kepada anggota BNP yang ingin migrasi ke BNNP. Karena diakuinya BNNP baru mempunyai ketua.

"Kalau BNNP dibiarkan, tidak akan berjalan. Klau ada pegawai BNP yang ingin migrasi ke BNNP, kami tawarkan kepada mereka untuk menjadi pegawai vertikal. Tapi saat ini belum ada. 

Pembentukan BNNP dilakukan menyusul semakin maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Sementara, kewenangan BNP hanya sebatas sosialisasi dan pencegahan.

"BNNP sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 bisa melakukan penangkapan, penyelidikan dan penyidikan sehingga diharapkan dapat bekerja lebih optimal," tandasnya. 
Dalam kesempatan itu, Syamsuddin juga menjelaskan, bahwa pemuda Babel yang gemar berolahraga dapat menghindarkan dirinya dari narkoba.

"Dengan berolahraga, mereka akan meninggalkan pekerjaan yang negatif seperti menghisap ganja dan sabu, memakan inek, atau menyuntikkan morfin," kata Syamsuddin kepada RB usai menutup turnamen Futsal beberapa waktu lalu (31/5).

Selain itu, dengan berolahraga turut membuka pikiran. Dan dengan berolahraga juga, perilaku liar di kalangan pemuda sekarang ini dapat hilang.

"Segala hal-hal yang negatif dapat dicegah. Dari pada merekan nanti bertindak liar. Lebih baik diajak berolahraga, bukan? Dari sini, kita mendapatkan pemuda yang sehat rohani dan jasmani. Karena mereka lah yang nantinya menganggtikan menjadi pemimpin Babel," pungkas Syamsuddin. (dry) 



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Jum'at, 21 Februari 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 dalam rangka koordinasi dan konsolidasi program/kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
Jum'at, 21 Februari 2020 10:17 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 55 jurnalis dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bengkulu mengikuti pelatihan dan gathering
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset