Perusahaan Dihimbau Pekerjakan Penyandang Cacat


Perusahaan Dihimbau Pekerjakan Penyandang Cacat

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Sesuai Peraturan Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang Nomor 5 tahun 2011, tentang Penyandang Cacat, maka Pemkot meminta setiap perusahaan yang berada di Pangkalpinang untuk mempekerjakan penyandang cacat. Hal ini disampaikan Kabag Humas dan Protokol Pemkot, Eko Budi Hartono, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Dia menegaskan, penyandang cacat memiliki hak yang sama dengan orang normal pada umumnya. Untuk itu, perusahaan wajib merekrut penyandang cacat untuk dipekerjaan sesuai kemampuannya.

"Sesuai Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat, maka BUMN, BUMD, perusahaan swasta dan badan hukum wajib memberikan kesempatan dan perlakuan yang sama kepada tenaga kerja yang menyandang cacat, untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan persyaratan dan kualifikasi pekerjaan serta jenis dan derajat kecacatanya," tegas Eko.

Dia sangat menyayangkan banyak penyandang cacat yang tidak mendapat hak seperti umumnya, bahkan masih dianggap sebelah mata. Padahal cacat bukanlah penghambat seseorang untuk bekerja.

Dilanjutkan Eko, BUMN, BUMD, perusahaan swasta dan badan hukum wajib mempekerjakan sekurang-kurangnya 1 orang penyandang cacat yang memenuhi persyaratan dan kualifikasi pekerjaan sebagai pegawai perusahaan, untuk setiap 100 orang pegawai.

Selain itu, BUMN atau BUMD, perusahaan swasta dan badan hukum yang memiliki pegawai kurang dari 100 orang tetapi menggunakan teknologi tinggi, juga wajib mempekerjakan sekurang-kurangnya 1 orang pegawai penyandang cacat yang memenuhi persyaratan dan kualifikasi pekerjaan pada perusahaan dimaksud.

”Wajib ada, dengan harapan meningkatkan kesejahteraan penyandang cacat karena penyandang cacat merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai kedudukan, hak dan peran yang sama dalam kehidupan dan penghidupan di masyarakat,” ujar Eko.

Tidak hanya itu, dia juga menyebutkan bahwa Pemkot tidak hanya membuat Perda, tetapi akan meningkatkan aksesibilitas berupa kemudahan bagi penyandang cacat guna mewujudkan kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan, termasuk pemanfaatan dan penggunaan bangunan umum, lingkungan dan transportasi umum.

“Setiap penyandang cacat mempunyai hak dan kesempatan yang sama dan berhak memperoleh pendidikan pada semua satuan, jalur, jenis dan jenjang pendidikan, dan medapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak sesuai dengan jenis dan derajat kecacatan, pendidikan dan kemampuannya. Oleh sebab, itu kita membantu meningkatkan aksesibilitasnya, dan kami juga menghimbau agar perusahaan mulai mempekerjaan penyandang cacat,” pungkas Eko. (rja)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
Senin, 10 Februari 2020 14:07 WIB
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Luar Biasa (LB) PT Timah TBK (TINS) melakukan perombakan jajaran Komisaris dan
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Kamis, 30 Januari 2020 23:30 WIB
PANGKALPINANG - Dalam hal ini kami yang bertindak selaku kuasa hukum dari Lina Wen menyampaikan klarifikasi dan hak jawab pemberitaan