Fadli Zon Beber Faktor Utama Ustadz Abdul Somad Dipersekusi


Fadli Zon Beber Faktor Utama Ustadz Abdul Somad Dipersekusi

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, persekusi yang menimpa Ustaz Abdul Somad di Bali akhir pekan kemarin terjadi karena hoaks dan fitnah di media sosial.

Abdul Somad dianggap anti-Pancasila dan anti-kebinekaan sehingga ditolak saat akan memberikan ceramah.

"Namun, karena disebarkan, terjadilah itu (persekusi)," kata Fadli di gedung DPR, Senin (11/12) malam.

Karena itu, politikus Partai Gerindra tersebut mengingatkan masyarakat untuk mengklarifikasi dan meng-cross check informasi yang beredar.

Dengan begitu, masyarakat tidak mengambil sikap tanpa dasar yang kuat.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto mengatakan, peristiwa yang dialami Abdul Somad sangat tidak elok.

Menurut Yandri, masyarakat seharusnya meghargai perbedaan.

"Jangan coba-coba di republik ini ada oknum yang mengatasnamakan Pancasila dan kebinekaan terus melakukan apa saja," ungkap Yandri, Selasa (12/12). (boy/jpnn)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
PLN Berharap Tak Rugi di Akhir Tahun
PLN Berharap Tak Rugi di Akhir Tahun
Rabu, 28 November 2018 10:43 WIB
JAKARTA - PT PLN (Persero) berharap penguatan rupiah dan pelemahan harga minyak dalam beberapa waktu terakhir bisa membantu perusahaan tak
KPK Lelang Tanah dan Apartemen Djoko Susilo
KPK Lelang Tanah dan Apartemen Djoko Susilo
Rabu, 28 November 2018 10:40 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melelang sejumlah aset milik mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Djoko Susilo. Aset-aset
Pemkab Bangka Tengah Kembali Raih Penghargaan Kategori Sangat Baik
Pemkab Bangka Tengah Kembali Raih Penghargaan Kategori Sangat Baik
Selasa, 27 November 2018 15:58 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) kembali mendapatkan penghargaan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2018 melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Harga Kelapa Sawit Tiarap
Harga Kelapa Sawit Tiarap
Kamis, 22 November 2018 14:42 WIB
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menepis isu implementasi B20 yang tak maksimal sebagai biang keladi tiarapnya harga kelapa sawit.