Soal Pelantikan Pejabat Eselon II, Markus : Saya Hanya Menjaga Kredibiltas Pemda Babar


Soal Pelantikan Pejabat Eselon II, Markus : Saya Hanya Menjaga Kredibiltas Pemda Babar

MUNTOK -- Mengenai pelantikan pejabat eselon II beberapa waktu lalu oleh Bupati Bangka Barat menuai kritikan dari lembaga legislatif dalam hal ini DPRD Kabupaten Bangka Barat. Sebanyak 10 orang pejabat esselon II di ambil sumpah untuk di lantik menduduki jabatan kepala OPD.

Sayangnya saat ini pelantikan tersebut menjadi pertanyaan DPRD Kabupaten Bangka Barat. Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangka Barat Markus akhirnya angkat bicara, dia mengatakan bahwa pelantikan ulang 10 pejabat beberapa waktu lalu adalah menindaklanjuti intruksi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jika tidak dilakukan maka KASN akan menyurati Kementerian Dalam Negeri untuk menegur Bupati Bangka Barat. Dengan demikian, Markus menganggap kewibawaan Pemda Bangka Barat perlu lah di jaga dalam menjalan roda pemerintahan. 

"Pertama pelantikan merujuk pada suray yang di layangkan oleh KASN, kedua untuk menindaklanjuti surat tersebut berkonsultasi lah saya ke KASN untuk mendapatkan arahan petunjuk yang lebih jelas, jika tidak dilaksanakan maka KASN akan menyurati Kemendagri untuk memberikan teguran kepada Bupati Bangka Barat. "Ini artinya, kewibawaan Pemda ini yang harus di jaga," ujar Markus kepada Radar Bangka, Rabu (19/6) sore.

Markus menambahkan, selain dari pada kedua alasan tersebut, dia mengatakan bahwa sebelum pelantikan yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2019 lalu Pemda Bangka Barat telah menyurati pihak DPRD Bangka Barat perihal meminta persetujuan Amir Hamzah untuk di lantik kembali menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Bangka Barat.

"Yang ketiga saya sudah menyurati DPRD Babar untuk mendapatkan persetujuan pelantikan Amir Hamzah sebagai Sekretaris DPRD. Dan surat tersebut sudah dibalas di tanda tangani oleh pak Samsir selaku Ketua dan H Badri Syamsu selaku Wakil Ketua DPRD Bangka Barat. Kan sudah jelas, dua pimpinan DPRD sudah menandatangani, jadi salah dimana lagi," ujar Markus. 

Markus menambahkan, keputusan dirinya untuk melantik kembali pejabat yang pernah di lantik sebelumnya dilakukan untuk menjaga kredibilitas Pemda Bangka Barat.

"Kalau tidak menjaga kredibilitas,saya tidak akan mengambil keputusan ini (pelantikan kembali,red). Jika tidak saya pun akan di panggil Gubernur dan BKN," imbuhnya.(ray)




Banner

Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Pemda Babar Kembali Membuka Lelang Jabatan Sekda
Pemda Babar Kembali Membuka Lelang Jabatan Sekda
Selasa, 02 Juni 2020 18:44 WIB
MUNTOK -- Setelah sekian bulan kosong jabatan tinggi pratama atau Sekretaris Daerah di Kabupaten Bangka Barat kembali di buka seleksi
TGTPPC-19 Babar Jemput Keluarga Pasien Positif Covid-19, Sidarta Gautama : Masyarakat di Minta Tetap Tenang Tidak Perlu Panik
TGTPPC-19 Babar Jemput Keluarga Pasien Positif Covid-19, Sidarta Gautama : Masyarakat di Minta Tetap Tenang Tidak Perlu Panik
Selasa, 02 Juni 2020 18:40 WIB
MUNTOK -- Berdasarkan hasil tracking Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (TGTPPC19) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap pasien positif covid-19,
BLT Pemprov Babel Tak Kunjung Keluar, Markus Layangkan Surat ke Gubernul Babel
BLT Pemprov Babel Tak Kunjung Keluar, Markus Layangkan Surat ke Gubernul Babel
Senin, 01 Juni 2020 11:19 WIB
MUNTOK -- Hingga hari ini Pemerintah Provinsi Bangka Belitung tak kunjung mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat Bangka Barat.
Cegah Covid-19, TNI AL Pelototi Pelabuhan Tikus di Babar
Cegah Covid-19, TNI AL Pelototi Pelabuhan Tikus di Babar
Jum'at, 29 Mei 2020 21:59 WIB
MUNTOK -- Wilayah Kabupaten Bangka Barat dikenal banyak memiliki pelabuhan illegal atau pelabuhan tikus. Oleh karena itu pada Jumat (29/5)