Diterkam Saat Hendak Berwudhu, Baca Ayat Suci, Buaya Lepas Gigitan


Diterkam Saat Hendak Berwudhu, Baca Ayat Suci, Buaya Lepas Gigitan

    MUNTOK - Buaya betina yang menerkam Muldi (38), warga Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat (Babar) langsung melepaskan gigitannya usai sang korban membaca ayat suci Al Quran. Muldi, yang saat itu hendak berwudhu di kolong bekas tambang secara tak sengaja menginjak badan sang buaya. Saat itulah, buaya betina itu langsung menyambar kaki Muldi.

    Kepala Desa Telak Fachrudin menceritakan, akibat kejadian tersebut warganya harus mengalami luka di mata kaki kiri dan harus mendapatkan belasan jahitan. "Iya pak hari ini ada lagi korban warga kita diterkam buaya. Tapi, kali ini buaya bukan di sSungai Sengok melainkan dikolong bekas tambang," ungkap Fachrudin kepada harian ini, Kamis malam (12/1).

    Ia menerangkan, sebelumnya korban Muldi hendak mengambil wudhu untuk menunaikan ibadah sholat ashar di kolong eks tambang yang tidak jauh dari kebun kelapa sawit milik korban. Tiba-tiba saja kolong yang berukuran 4x4 meter dengan kedalaman selutut kaki orang dewasa tersebut dihuni buaya betina dengan ukuran 4x3 meter.

    "Pas mau turun ke dalam kolong itu, kakinya terinjak dengan badan buaya. Dak besar dak pak kolong e sekitar 4x4 meter, dalem e tu selutuh kaki orang dewasa lah," ujarnya. Menurut Fachrudin korban dapat melepaskan gigitan buaya tersebut setelah korban membaca salah satu ayat suci Al Quran. Seketika itu, buaya langsung melepas gigitannya. "Menurut korban, pacak (bisa,red) lepas tu, korban membaca kalimah toyibah sebanyak 3x. Setelah itu, buaya langsung melepas gigitannya," kata Fachrudin.

    Akibat dari gigitan buaya tersebut, korban pun mengalami luka pada mata kaki sebelah kiri dengan belasan jahitan. "Ada belasan jahitannya pak, mata kaki sebelah kiri, tadi langsung dibawa warga ke rumah sakit," ucapnya.

    Buaya yang menerkam kaki Muldi berhasil ditangkap oleh warga setempat dengan cara menyedot air kolong sampai kering dan memasang jaring untuk menangkap buaya betina tersebut. "Buaya sudah dapat, tadi dibantu oleh warga, air kolong itu disedot dengan mesin robin dan dipasang perangkat menggunakan puket (jaring,red)," pungkasnya.

    Sebelumnya dilokasi yang sama Masda (20) remaja yang berprofesi sebagai penailing timah, tewas diterkam buaya di sungai Aek Sengok, Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Senin (2/1/2) malam lalu.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Sat Res Narkoba Polres Babar Amankan Sopir Truk  Membawa 139 Butir  Pil Ekstasi
Sat Res Narkoba Polres Babar Amankan Sopir Truk Membawa 139 Butir Pil Ekstasi
Jum'at, 18 Oktober 2019 12:18 WIB
MUNTOK - Sat Res Narkoba Polres Bangka Barat (Babar) berhasil mengamankan AS (24) warga Pal 2 Kampung Senang Hati,
Ratusan Peserta Ikuti Permainan Tradisional Bangka Barat, Lomba Gasing
Ratusan Peserta Ikuti Permainan Tradisional Bangka Barat, Lomba Gasing
Kamis, 17 Oktober 2019 11:26 WIB
MUNTOK -- Sebagai rumpun melayu, Kabupaten Bangka Barat terus melestarikan budaya untuk mencirikan adat istiadat tanah melayu. Salah satunya, dengan
Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Tradisional Gasing
Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Tradisional Gasing
Kamis, 17 Oktober 2019 10:41 WIB
MUNTOK - Sebagai rumpun melayu, Kabupaten Bangka Barat terus melestarikan budaya untuk mencirikan adat istiadat tanah melayu. Salah satunya, dengan
Melalui "NGOPI" Senator Ustadz Zuhri Serap Aspirasi Millenial Pangkalpinang
Melalui "NGOPI" Senator Ustadz Zuhri Serap Aspirasi Millenial Pangkalpinang
Rabu, 16 Oktober 2019 16:13 WIB
MUNTOK -- Anggota DPD RI sekaligus Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI Ustadz H Zuhri M Syazali melakukan