Penambang Kolong Gino Akhirnya Dirazia, Besok Giliran Penambang Kawasan DAS Lampur


Penambang Kolong Gino Akhirnya Dirazia, Besok Giliran Penambang Kawasan DAS Lampur

SUNGAISELAN - Pasca pemberitaan sebelumnya terkait aktivitas tambang di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Lampur dan Sungaiselan Atas Kecamatan Sungaiselan, akhirnya Kapolsek Sungaiselan merazia dan langsung memerintahkan penambang di kolong Gino dengan koordinat -2.3678138, 106.01373 untuk membongkar peralatan dan angkat kaki, pada Rabu (6/2) pagi.

Kapolsek Sungaiselan Iptu Mulya Sugiharto SIK seijin Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison LB Sitanggang SIK
menegaskan, pihaknya langsung menanggapi informasi tentang adanya aktiftas tambang ilegal jenis rajuk yang berada di kawasan DAS berada di Jembatan Gino Desa Sungaiselan Atas yang juga berdekatan dengan jalan raya itu.

"Personil Polsek Sungaiselan dan anggota Satpolpp langsung mendatangi lokasi tersebut," ujar Kapolsek Iptu Mulya kepada harian ini, Rabu siang.

Diungkapkannya, dari hasil pendataan di lapangan saat penertiban ada 5 unit ponton TI rajuk yakni milik DDN, JEF, DN, DY dan AM masing-masing memiliki satu unit ponton. "Kemudian, kami mengumpulkan para penambang serta melakukan peringatan secara keras dan terukur," katanya.

Beberapa atensi disampaikan Kapolsek kepada para penambang yakni, agar para penambang menghentikan kegiatan penambangan ilegal tersebut dan tidak diperbolehkan melakukan aktifitas tambangnya di lokasi yang tidak dilengkapi dengan dokumen ataupun surat ijin bertambangnya. Selanjutnya, agar para penambang segera sore ini (Rabu, red) juga meninggalkan daerah tersebut.

"Kami menghimbau, tugas kita bersama menjadikan Kecamatan Sungaiselan aman dan terhindar dari tindak pidana atau pelanggaran, khususnya pertambangan ilegal. Kami pun mengajak dan berterimakasih atas kerjasama yang baik sehingga permasalahan apapun dapat diselesaikan dengan baik, ini berkat kerjasama unsur Tripika Kecamatan Sungaiselan serta instansi terkait seperti Dinas Kehutanan yang sudah bekerja sama dengan Polsek Sungaiselan," katanya.

Sementara saat dikonfirmasi harian ini, terkait aktivitas tambang puluhan TI ilegal di kawasan Hutan Produksi (HP) sekaligus DAS Desa Lampur tepatnya di Dumjebol dengan koordinat -2.4014199, 106.04273 seperti yang juga diberitakan sebelumnya, Kapolsek Iptu Mulya Sugiharto menegaskan akan melakukan razia bersama tim gabungan dari stakeholder terkait.

"Besok (Kamis, red) kita rame-rame rencananya sama pihak Kehutanan dan Kecamatan," tandasnya. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Anggota DPRD Bateng Apresiasi Lomba Lukisan Mural
Anggota DPRD Bateng Apresiasi Lomba Lukisan Mural
Selasa, 22 Oktober 2019 11:15 WIB
KOBA - Wakil Pimpinan DPRD Bangka Tengah (Bateng), Batianus mengapresiasi positif kegiatan lomba lukisan mural yang digelar Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Bangka Tengah Buka 185 Formasi CPNS 2019
Kabupaten Bangka Tengah Buka 185 Formasi CPNS 2019
Selasa, 22 Oktober 2019 12:07 WIB
KOBA - Test calon pegawai negeri (CPNS) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tahun 2019, bakal menerima 185 formasi dibutuhkan.
Pemilukada Bateng 2020, Golkar Usung Kader Jadi Bupati
Pemilukada Bateng 2020, Golkar Usung Kader Jadi Bupati
Selasa, 22 Oktober 2019 12:05 WIB
KOBA - Partai Golkar usung kader menjadi Calon Bupati Bangka Tengah (Bateng) pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak tahun
Bupati Ibnu Peduli Kesejahteraan Marbot dan Guru Ngaji
Bupati Ibnu Peduli Kesejahteraan Marbot dan Guru Ngaji
Selasa, 22 Oktober 2019 12:00 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Dr Ir H Ibnu Saleh MM memberikan pembinaan kepada 300 orang marbot masjid dan