Satu Penambang Selamat Pasca Disambar Petir


Satu Penambang Selamat Pasca Disambar Petir
Proses evakuasi dan pencarian korbang tenggelam ke kolong Bemban Short pada insiden sambaran petir pada Rabu siang, pekan kemarin. Foto: Ist

KOBA - Hingga sore kemarin, 1 dari 4 korban laka kerja tambang inkonvensional (TI) secara ilegal di lokasi Bemban Short eks KK PT Koba Tin Desa Nibung Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) belum juga ditemukan, Minggu (4/3) sore sekira pukul 15.00 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kesbangpol Bateng, BPBD Babel, Basarnas Babel dan Pol Air Polres Bateng terus berupaya dengan maksimal mengerahkan segala kemampuan tim melakukan pencarian terhadap korban yang hingga saat ini belum juga ditemukan.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun harian ini, kejadian laka tambang itu menimpa pekerja TI pada Rabu (1/3) sekira pukul 14.00 WIB diantaranya Jono (46) dan Agung 17 yang keduanya warga Desa Serdang Kecamatan Simpangrimba Kabupaten Bangka Selatan, namun Jono saat ditemui dalam kondisi meninggal dunia dan Agung berhasil selamat walau sempat pingsan dan tak sadarkan diri.

Dua korban lainnya yakni Suryanto (38) dan Maskun (40) warga Desa Perlang Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bateng.Pasca kejadian Suryanto dipastikan tewas dilokasi sedangkan Maskun terlempar ke kolong, tenggelam dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian serta dipastikan meninggal dunia.

"Awalnya korban Maskun itu baru selesai dari dalam air megang selang, menyelam dengan bantuan oksigen kompresor di dalam air. Terus naik ke atas ponton, trus pas kejadian terkena petir itu posisi Maskun sedang nyuci timah di atas ponton, jatuh ke dalam air. Nah, untuk posisi lainnya, korban satu yang selamat (Agung, red) berada di ujung sakan dan posisi ke 3 korban yang meninggal (2 orang) dan tenggelam (1 orang) itu berdekatan di tengah-tengah sakan.

Satu meninggal di tempat, satu meninggal di rumah sakit," ujar Kepala BPBD Kesbangpol Bateng, Amran diwakili Kabid Penanggulangan Bencana Yudi Sabara saat dikonfirmasi sore kemarin menceritakan posisi awal kejadian korban yang tenggelam itu.

Mendapati laporan itu, tim langsung bergerak kelokasi dan melakukan evakuasi terhadap ketiga korban lainnya, namun untuk korban tenggelam itu sendiri saat proses pencarian dimulai hingga sekarang tim mengalami beberapa kendala dilapangan sehingga memperlamabat tim melanjutkan pencarian korban.

"Pencarian beberapa kali sempat terpaksa dihentikan akibat kondisi cuaca yang tak bersahabat dan ekstrem dilapangan.Apalagi dengan guyuran hujan disertai petir membuat kita lebih memilih stop pada saat berlangsung cuaca alam itu, namun kurangnya alat penerangan untuk melanjutkan proses pencarian pada malam hari membuat proses itu juga lambat," tambahnya.

Sementara itu , Kabag Ops Polres Bateng Kompol Sarwo Edi saat dikonfirmasi terkait peristiwa yang menimpa para penambang TI itu menceritakan, benar salah satu korban tenggelam itu hingga sekarang belum ditemukan.Namun, sesuai kronologis yang dihimpun pihaknya pada Rabu siang itu empat penambang sedang beraktivitas seperti biasa, melakukan penambangan, sayangnya cuaca pada saat kejadian hujan deras disertai petir.

Akibatnya, seluruh pekerja tambang dilokasi menyebabkan tersambar petir yang mengakibatkan salah satu pekerja tambang terpental dan tenggelam didalam kolong Bemban Short.Sedangkan 2 pekerja tambang lainnya meninggal dunia dengan luka bakar mutung kebakar. 

"Hanya anak dari pemilik TI (Jono, red) Agung yang selamat.Sekarang jenazah Jono sudah dibawa keluarga ke Desa Serdang.Sedangkan Suryanto dibawa ke Desa Perlang oleh pihak keluarga.Kita harap korban tenggelam segera ditemukan, namun kita juga himbau kepada masyarakat yang mencari nafkah dengan menambang untuk melihat kondisi cuaca dulu kalau mau beraktifivtas. Apabila cuaca tidak baik, berteduh dulu menghindari bahaya petir, petir di Babel kan intensitasnya cukup tinggi, sering sebabkan korban jiwa.Makanya untuk penambang diusahakan mencari keselamatan dulu saat cuaca berlangsung seperti itu," tandasnya.(dev)




Banner

Berikan Komentar

Koba Lainnya
Bupati H. Ibnu Saleh Terima Penghargaan ASPEKSINDO 2020
Bupati H. Ibnu Saleh Terima Penghargaan ASPEKSINDO 2020
Selasa, 11 Agustus 2020 20:10 WIB
KOBA - Dibawah Kepemimpinan Bupati Ibnu Saleh Prestasi tingkat nasional kembali diraih oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah. Yang terbaru,
Gaji Ke 13 ASN Cair, Pemkab Bateng Anggarkan 11,5 M
Gaji Ke 13 ASN Cair, Pemkab Bateng Anggarkan 11,5 M
Selasa, 11 Agustus 2020 20:10 WIB
KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Kepala DPPKAD Bangka Tengah, Cherlini menyebutkan pembayaran gaji ke-13 atau tunjangan pendidikan bagi
Pondok Rumah Anak Yatim Almarkazul Yatama, Harapan Desa Sungai Selan Bangun Dunia Pendidikan
Pondok Rumah Anak Yatim Almarkazul Yatama, Harapan Desa Sungai Selan Bangun Dunia Pendidikan
Selasa, 11 Agustus 2020 16:02 WIB
SUNGAI SELAN - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Rumah Anak Yatim
Pra Rakercab PCNU Bateng Gelar Silaturahim dan Konsolidasi Kader
Pra Rakercab PCNU Bateng Gelar Silaturahim dan Konsolidasi Kader
Senin, 10 Agustus 2020 14:30 WIB
KOBA – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangka Tengah gelar silaturahmi dalam rangka membangun soliditas dan konsolidasi