BEI Pangkalpinang Gaet Investor Baru


BEI Pangkalpinang Gaet Investor Baru

PANGKALPINANG - PT BEI  (Bursa Efek Indonesia) KP Pangkalpinang  gencar untuk memberikan sosialisasi tentang edukasi  dan peranan BEI di Provinsi Bangka Belitung, Kamis (8/2).

Hadir sebagai pembicara, Yoseph Kaburuan, MBA selaku Kepala Kantor  BEI KP Pangkal Pinang terlebih dahulu menjelaskan tentang pengertian BEI dan program-program nya karena menurut Yoseph, masyarakat Bangka Belitung masih banyak yang belum memahami tentang BEI dan cara berinvestasi yang aman dan menguntungkan.

"Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka," ujar Yoseph.

Adapun peran dari BEI, sambung Yoseph antara lain sebagai Fasilitator Perdagangan Efek.  "Ini termasuk menyediakan semua sarana perdagangan efek (fasilitator), membuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan bursa, melakukan pencatatan terhadap semua instrumen efek, mengupayakan likuiditas instrumen investasi efek serta menyebarluaskan informasi bursa (transparansi)," bebernya.

Berdasarkan data pesebaran jumlah SID / SRE Aktif di Babel tahun 2017 menunjukkan total 2.193 investor yang sudah menanamkan modalnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan perincian sebagai berikut : Menduduki posisi pertama Kota Pangkalpinang dengan 963 investor (44%), peringkat kedua Bangka dengan 440 investor (20%), diurutan ketiga Belitung dengan 208 investor (9,4%), posisi keempat Bangka Tengah dengan 187 investor (8,5%), kelima Bangka Barat 149 investor (7%), ke enam Bangka Timur 142 investor (6,5%) dan Bangka Selatan menempati posisi ke tujuh dengan 104 investor (5%)
Ditambahkan Yoseph, BEI KP Pangkalpinang telah menjalankan program-program untuk menarik investor - investor baru seperti yang disampaikan Yoseph berikut ini "Program-program kita antara lain Sekolah Pasar Modal, Forum Calon Investor, Edukasi Publik, Pameran Pasar Modal di BTC dan Sungailiat serta pembukaan galeri-galeri di kampus-kampus," katanya.

Dari program-program tadi, Yoseph berharap, masyarakat Bangka Belitung menjadi lebih pintar dalam memilih investasi yang menguntungkan serta tidak tertipu lagi dengan investasi-investasi bodong yang dapat membuat modal mereka raib. (cr9)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Selasa, 25 Februari 2020 16:25 WIB
TOBOALI – Jajaran Polsek Toboali berhasil membekuk seorang tersangka pencurian handphone di warung makan Pecel Lele di Jalan Sudirman Kecamatan
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Rabu, 19 Februari 2020 16:34 WIB
TOBOALI - Wakapolres Bangka Selatan (Basel), Kompol Sarwo Edi Wibobo bersama anggota melaksanakan silahturahmi sholat subuh berjamaah dari Mesjid ke
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
Senin, 17 Februari 2020 07:02 WIB
TOBOALI - Tim Opsnal Polsek Toboali berhasil mengamankan ZK alias Acit (35), seorang DPO kasus penganiyaan pedagang nasi goreng, Ahmad
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Sabtu, 15 Februari 2020 09:33 WIB
TOBOALI - Ed (39) warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya terhadap anak dibawah umur berinisial