Polisi Periksa Kejiwaan Ismail


Polisi Periksa Kejiwaan Ismail

   PANGKALPINANG - Pelaku peneror yang mengancam dan menghina istri Kasat Intelkam Polresta Pangkalpinang, Ismail  menjalani pemeriksaan kejiwaan oleh tim Kedokteran dan Kesehatan Mapolda Bangka Belitung (Babel), Kamis (6/7), kemarin.
    "Akan kita periksa kejiwaannya, guna memastikan apakah yang bersangkutan alami gangguan jiwa atau tidak." Ungkap Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M. Saleh mewakili Kapolres Pangkalpinang AKBP Noveriko Alfred Siregar.

    Ia menambahkan, sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan pasal 46 UU ITE (Undang - Undang Transaksi Elektronik) pelaku akan dijerat dengan ancaman enam tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.

    " Tersangka sendiri terancam pasal 46 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun pejara,"katanya.

    Sebelumnya, Ismail (47) ditangkap oleh Tim Gabungan Polres Pangkalpinang beserta jajarannya karena adanya laporan dari korban tentang sebuah aksi teror melalui sebuah Pesan Singkat (SMS) yang memberikan ancaman dan penghinaan. Pelaku ditangkap oleh tim gabungan di depan Pusat Perbelanjaan Ramayana. Sabtu (1/7), lalu

    Korban dari aksi teror Roshinta, yang juga merupakan istri dari seorang Perwira Polisi Polres Pangkalpinang ini, telah membuat laporan pengaduan kepada polisi terkait SMS yang diterimanya. Pelaku melakukan sebuah ancamam dan penghinaan terhadap Roshinta melalui sebuah SMS dan telpon sejak tanggal 7 Juni 2017 sampai tertangkapnya pelaku.

    Dari hasil interogasi, pelaku mengakui bahwa ia melakukan tindakan tersebut hanya iseng dan untuk bergurau saja. Polisi pun masih melakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk penyelidikan lebih lanjut.

    Pelaku juga menjelaskan kalau yang meneror ibu Roshinta melalui telpon adalah temannya yang bernama Ridho Al Qolam yang saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan Polres Pangkalpinang.(cr5)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Selasa, 25 Februari 2020 16:25 WIB
TOBOALI – Jajaran Polsek Toboali berhasil membekuk seorang tersangka pencurian handphone di warung makan Pecel Lele di Jalan Sudirman Kecamatan
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Rabu, 19 Februari 2020 16:34 WIB
TOBOALI - Wakapolres Bangka Selatan (Basel), Kompol Sarwo Edi Wibobo bersama anggota melaksanakan silahturahmi sholat subuh berjamaah dari Mesjid ke
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
Senin, 17 Februari 2020 07:02 WIB
TOBOALI - Tim Opsnal Polsek Toboali berhasil mengamankan ZK alias Acit (35), seorang DPO kasus penganiyaan pedagang nasi goreng, Ahmad
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Sabtu, 15 Februari 2020 09:33 WIB
TOBOALI - Ed (39) warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya terhadap anak dibawah umur berinisial