Berita Toboali
Kenapa Ahmad Damiri Tidak Mau RUPS?
Selasa, 22 Oktober 2013 14:59 WIB | Dibaca 760 kali
    TOBOALI-Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bangun Basel Hanizaruddin Saunin mempertanyakan sikap Ahmad Damiri sebagai Komisaris Utama BUMD tersebut yang belum juga melaksanakan RUPS (rapat umum pemegang saham).
    Hal tersebut menurut Hanizaruddin membuat BUMD Basel belum mampu memberikan sumbangan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
    "Terus terang saja. Selama ini tidak pernah dilaksanakan RUPS. Padahal saya sudah berulang kali menyampaikan kepada Komisaris Utama, Ahmad Damiri (Sekda Basel-red) untuk melaksanakan RUPS. Nah, ini ada apa sebenarnya. Kenapa selaku Komisaris Utama tidak mau RUPS? Apalagi saat ini, Suhardi selaku komisaris mengundurkan diri,” kata dia kepada Radar Bangka, Senin (21/10) kemarin.
    Namun Hanizaruddin tidak bersedia menjelaskan lebih detil terkait permasalahan yang tengah menimpa BUMD tersebut.
    Ia hanya menjelaskan bahwa sejak menjabat belum pernah dilakukan RUPS. Hal inilah yang menyebabkan DPRD saat itu tidak menyetujui penambahan modal dari APBD untuk PT Bangun Basel.
    "Dia (Ahmad Damiri-red) mau mengadakan RUPS apabila ada pertanggungjawaban laporan keuangan. Nah, bagaimana mau saya membuat laporan keuangan kalau yang mempergunakan dana tersebut bukan saya. Masa saya harus membuat laporan keuangan untuk pertanggungjawaban orang lain,”tegasnya.
    Menurut dia, sesuai SK tentang pembentukan PT Bangun Basel, keberadaan komisaris utama memiliki fungsi supervisi. Jadi komisaris harus melakukan pengawasan kepada direksi dalam menjalankan manajemen. Karena itu, tegas Hanizaruddin, pihaknya mengaku ada ketidakwajaran ketika komisaris utama yang menyatakan tidak tahu-menahu dengan kondisi yang terjadi di BUMD ini. Apalagi saat ini keberadaan mantan Direktur PT Bangun Basel  Sujasmir Hamid juga tidak diketahui.
    "Dan jika ditemukan adanya penyimpangan, maka mereka (komisaris) bertugas untuk melakukan teguran atau perbaikan,” tegasnya.
    Ketika ditanya terkait keberadaan modal awal sebesar Rp 5 milyar yang diberikan dari APBD, lalu Rp 2, 8 milyar dari pinjaman dari BPD, Hanizaruddin mengaku tidak tahu. Ia berkilah bahwa dirinya belum menjabat direktur PT Bangun Basel pada saat itu. Jadi, Ia tak mengetahui kemana larinya uang sebesar Rp 7,8 milyar tersebut.
    Bahkan Ia juga tidak mengetahui uang hasil penjualan perumahan BUMD sebesar Rp 1,7 miliar tersebut lari kemana.
    "Jangankan dana penyertaan modal, dana hasil penjualan perumahan sebesar Rp 1,7 miliar saja saya tidak tahu kemana larinya. Dan dana sebesar itu kemana? Zaman itu bukan saya yang menjabatnya. Dan saat saya dilantik hanya mendapat sisa Rp 122 juta dari penyertaan modal tersebut. Harusnya yang memberikan laporan pertanggung jawaban itu tanggung jawab direksi yang lama,” jelasnya.
    Dia juga meminta mantan Komisaris, Suhardi  agar bertanggungjawab terhadap kinerja dan penggunaan anggaran BUMD selama ini. Karena komisaris memiliki tugas menemani atau mendampingi direksi PT Bangun Basel dalam menjalankan fungsi manajemen. "Selain itu, juga harus mempertanggungjawabkan 25 berkas saham selama ini,”pungkasnya.(bim)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Humans Barbershop Haircuts And Shaver, Hanya Rp 20 Ribu per Kepala
Humans Barbershop Haircuts And Shaver, Hanya Rp 20 Ribu per Kepala
PANGKALPINANG-Bagi anda yang ingin tampil trendi, Homans Barbershop And Launge dapat menjadi pilihan tepat anda. Buka 3 bulan lalu di jalan Semabung Baru Nomor 192 Rt 007/02 Pangkalpinang, hadir sebagai Haircuts And Shaves, Barbershop ini mempunyai ciri khas ruangan khusus
Lionel Messi Sebut Lawan City jadi Tantangan Menarik
Lionel Messi Sebut Lawan City jadi Tantangan Menarik
LEG pertama babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City melawan Barcelona memang masih akan digelar Rabu dini hari nanti (25/2). Namun situasi sudah mulai memanas. Tidak seperti biasa, yang ikut menaikkan tensi adalah superstar Barcelona yang terkenal pelit bicara; Lionel Messi.
SMKN 4 Target Juara Umum
SMKN 4 Target Juara Umum
PANGKALPINANG - Mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), SMKN 4 Perikanan Pangkalpinang menargetkan juara umum di Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada Mei 2015 mendatang.
Mitra Radar