Pengerukan Alur Muara Jelitik & Air Kantung, Tommy Ali Mangkir


Pengerukan Alur Muara Jelitik & Air Kantung, Tommy Ali Mangkir

Alasan Nyoblos dan Pergi Umroh 

PANGKALPINANG - Kasus penyalahgunaan izin pengerukan alur muara Jelitik dan Kantung, Sungailiat kini berlanjut ke pemeriksaan saksi lainnya. Rabu (19/4), tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) mengagendakan pemanggilan terhadap  Tommy Ali.

Hanya saja penyanyi dangdut sekaligus pengusaha yang merupakan putra Bangka itu mangkir dari panggilan tim penyidik Kejati dengan alasan mengunakan hak suara dalam Pilgub DKI Jakarta dan persiapan berangkat umroh.
  
Selain Tommy, penyidik juga memanggil Hendry Saleh dan Ardiansyah. Hanya Ardiansyah yang memenuhi panggilan tim penyidik. Kepala Kejati Babel Happy Adiastuti melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Roy Arlan membenarkan jika tim penyidik telah menjadwalkan pemanggilan terhadap ketiga saksi, untuk dimintai keterangan.

"Jadwalnya hari ini penyidik memanggil tiga orang yakni Hendry Saleh, Tommy Ali, dan Rudiansyah, tapi yang datang hanya Rudiansyah," kata Roy.

Ketidakhadiran Tommy Ali alam panggilan tim penyidik dikarenakan yang bersangkutan ikut mengunakan hak suara dalam Pilgub DKI Jakarta dan persiapan berangkat umroh. "Informasi yang diterima yang bersangkutan tidak hadir karena ikut nyoblos dan mau berangkat umroh," katanya.

Sementara itu, Hendry Saleh yang diduga merupakan rekan Tommy Ali sendiri belum diketahui apa faktor sehingga yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan penyidik. "Ya, untuk HS saya tidak tau apa alasan yang bersangkutan tidak hadir," cetus Roy.

Dengan tidak hadirnya kedua saksi tersebut, Kejati akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Tommi Ali dan Hendri Saleh. Pasalnya, keterangan dari yang bersangkutan cukup penting dalam mengumpulkan barang bukti dalam kasus pengerukan muara sungai Jeletik dan Air Katung. "Pemeriksaan yang dilakukan penyidik sudah pasti ada kaitannya dalam pengungkapan kasus," tambahnya.(wah)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
​Larang Mineral Ikutan Keluar Babel
​Larang Mineral Ikutan Keluar Babel
Jum'at, 18 Agustus 2017 13:08 WIB
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) melarang mineral ikutan timah keluar dari Babel. Hal ini ditegaskan Gubernur Babel
M. Jaka Zia : Pencegahan dan Pengendalian Kecelakaan Lebih Penting
M. Jaka Zia : Pencegahan dan Pengendalian Kecelakaan Lebih Penting
Jum'at, 18 Agustus 2017 11:29 WIB
PANGKALPINANG - Buntut dari kecelakaan kerja di smelter PT. Refined Bangka Tin yang biasa di sebut smelter RBT beberapa waktu
Roni, Mantan KPA Babel diperiksa Kejati
Roni, Mantan KPA Babel diperiksa Kejati
Jum'at, 18 Agustus 2017 11:06 WIB
PANGKALPINANG - Kasus dugaan korupsi proyek rehab pipa Merawang tahun 2016 pagu 4,7 miliar yang saat ini sedang ditangani Kejaksaan
​November, Resi Gudang Lada Dimulai
​November, Resi Gudang Lada Dimulai
Kamis, 17 Agustus 2017 12:53 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dr. H. Erzaldi Rosman menegaskan, Resi Gudang Lada harus diikuti oleh masyarakat Petani