Berita Pangkalpinang
Gugatan Marah Rusli Ditolak Majelis Hakim
Jum'at, 09 Desember 2011 09:22 WIB | Dibaca 348 kali
PANGKALPINANG - Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, kemarin (8/12) menggelar persidangan lanjutan perkara sengketa tanah yang dilayangkan oleh pihak Marah Rusli (Penggugat) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang serta Telkomsel sebagai (Tergugat) dengan agenda pembacaan putusan.  Setelah melalui proses persidangan dari awal, akhirnya majelis hakim yang dipimpin oleh R. Hendro S, S.H sebagai (Hakim Ketua) yang didampingi oleh dua (Hakim Anggota) yakni Fatimah, SH serta Supriyatna, R.SH ini memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan oleh penggugat kepada para tergugat.
   
Persidangan yang hanya dihadiri oleh kuasa hukum dari kedua belah pihak ini, selaku hakim ketua, Hendro Suseno menjelaskan alasan penolakan dalam putusan gugatan sengketa tanah yang diambil oleh majelis hakim karena adanya kekurangan pihak dari penggugat sehingga membuat gugatan tersebut tidak kuat secara hukum.  Dalam putusannya juga, majelis hakim membebankan biaya perkara sebesar 1.250.000 rupiah kepada pihak penggugat.  Saat ditanya oleh wartawan mengenai hasil putusan hakim, kuasa hukum dari pihak penggugat masih menimbang untuk langkah yang akan ditempuh selanjutnya.
  
"Kami akan pikir-pikir dulu selama waktu yang diberikan oleh majelis hakim apakah akan melakukan banding atau tidak." ujar Sapanudi, SH kepada RB seusai persidangan.  Seperti diketahui sebelumnya, Kasus sengketa tanah yang lokasinya terletak berdekatan dengan eks Kantor Walikota Pangkalpinang tersebut, terjadi karena Marah Rusli merasa perusahaan Telkomsel membangun menara Base Transceiver Station (BTS) diatas lahan miliknya, sementara dalam pembangunan menara BTS tersebut Telkomsel telah mendapat izin dari Walikota selaku pengambil kebijakan, yang diklaim oleh pihak Pemkot sebagai lahan mereka.  Karena merasa lahan tersebut adalah miliknya secara sah, Marah Rusli menggugat perusahaan Telkomsel serta menggugat Walikota Pangkalpinang yang telah memberikan izin kepada Telkomsel untuk mendirikan menara BTS di atas lahannya. (cr39)

 




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Apa jadinya jika teknologi dan fashion dipadukan menjadi sebuah produk inovatif baru? Ya, Google kini memasuki ranah fashion dengan menggandeng Levi`s untuk menghasilkan jaket pintar yang memiliki kemampuan cukup canggih.
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
JAKARTA - Apa alasan Alessandro Del Piero dan kawan-kawan yang tergabung di Calcio Legend datang ke Indonesia? Jawabannya adalah animo masyarakat terhadap sepak bola.
Indonesia Kekurangan 18.000 Guru SMK
Indonesia Kekurangan 18.000 Guru SMK
MALANG - Direktur Pengembang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Direktorat Pendidikan Dasar Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Mustaghfirin Amin mengatakan Indonesia kekurangan sebanyak 18.000 guru SMK.
Mitra Radar