Gugatan Marah Rusli Ditolak Majelis Hakim


Gugatan Marah Rusli Ditolak Majelis Hakim

PANGKALPINANG - Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, kemarin (8/12) menggelar persidangan lanjutan perkara sengketa tanah yang dilayangkan oleh pihak Marah Rusli (Penggugat) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang serta Telkomsel sebagai (Tergugat) dengan agenda pembacaan putusan.  Setelah melalui proses persidangan dari awal, akhirnya majelis hakim yang dipimpin oleh R. Hendro S, S.H sebagai (Hakim Ketua) yang didampingi oleh dua (Hakim Anggota) yakni Fatimah, SH serta Supriyatna, R.SH ini memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan oleh penggugat kepada para tergugat.
   
Persidangan yang hanya dihadiri oleh kuasa hukum dari kedua belah pihak ini, selaku hakim ketua, Hendro Suseno menjelaskan alasan penolakan dalam putusan gugatan sengketa tanah yang diambil oleh majelis hakim karena adanya kekurangan pihak dari penggugat sehingga membuat gugatan tersebut tidak kuat secara hukum.  Dalam putusannya juga, majelis hakim membebankan biaya perkara sebesar 1.250.000 rupiah kepada pihak penggugat.  Saat ditanya oleh wartawan mengenai hasil putusan hakim, kuasa hukum dari pihak penggugat masih menimbang untuk langkah yang akan ditempuh selanjutnya.
  
"Kami akan pikir-pikir dulu selama waktu yang diberikan oleh majelis hakim apakah akan melakukan banding atau tidak." ujar Sapanudi, SH kepada RB seusai persidangan.  Seperti diketahui sebelumnya, Kasus sengketa tanah yang lokasinya terletak berdekatan dengan eks Kantor Walikota Pangkalpinang tersebut, terjadi karena Marah Rusli merasa perusahaan Telkomsel membangun menara Base Transceiver Station (BTS) diatas lahan miliknya, sementara dalam pembangunan menara BTS tersebut Telkomsel telah mendapat izin dari Walikota selaku pengambil kebijakan, yang diklaim oleh pihak Pemkot sebagai lahan mereka.  Karena merasa lahan tersebut adalah miliknya secara sah, Marah Rusli menggugat perusahaan Telkomsel serta menggugat Walikota Pangkalpinang yang telah memberikan izin kepada Telkomsel untuk mendirikan menara BTS di atas lahannya. (cr39)

 



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
4.500 Guru Belum Gajian
4.500 Guru Belum Gajian
Jum'at, 24 Februari 2017 15:44 WIB
PANGKALPINANG - Dampak dari peralihan wewenang pengelolaan sekolah SMA sederajat dari pemerintah kota/kabupaten kepada pemerintah Provinsi mengakibatkan sebanyak 4500 guru
Tembus Rp200 Ribu per Kg,  Pedagang Pilih Istirahat Jual Cabai
Tembus Rp200 Ribu per Kg, Pedagang Pilih Istirahat Jual Cabai
Jum'at, 24 Februari 2017 15:42 WIB
ANGKALPINANG - Harga cabai terus merangkak naik di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Pangkalpinang, bahkan kenaikan harga tersebut
Mobil Damkar Hantam Rumah Warga
Mobil Damkar Hantam Rumah Warga
Jum'at, 24 Februari 2017 10:04 WIB
PANGKALPINANG - Satu mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Kamis (23/2) kemarin tiba-tiba
Secarpiandy Kembali Dilaporkan ke Polisi
Secarpiandy Kembali Dilaporkan ke Polisi
Jum'at, 24 Februari 2017 10:01 WIB
PANGKALPINANG - Pengacara asal Bangka Belitung (Babel) harus berurusan dengan hukum setelah ia dilaporkan oleh beberapa