Berita Pangkalpinang
Gugatan Marah Rusli Ditolak Majelis Hakim
Jum'at, 09 Desember 2011 09:22 WIB | Dibaca 89 kali
PANGKALPINANG - Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, kemarin (8/12) menggelar persidangan lanjutan perkara sengketa tanah yang dilayangkan oleh pihak Marah Rusli (Penggugat) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang serta Telkomsel sebagai (Tergugat) dengan agenda pembacaan putusan.  Setelah melalui proses persidangan dari awal, akhirnya majelis hakim yang dipimpin oleh R. Hendro S, S.H sebagai (Hakim Ketua) yang didampingi oleh dua (Hakim Anggota) yakni Fatimah, SH serta Supriyatna, R.SH ini memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan oleh penggugat kepada para tergugat.
   
Persidangan yang hanya dihadiri oleh kuasa hukum dari kedua belah pihak ini, selaku hakim ketua, Hendro Suseno menjelaskan alasan penolakan dalam putusan gugatan sengketa tanah yang diambil oleh majelis hakim karena adanya kekurangan pihak dari penggugat sehingga membuat gugatan tersebut tidak kuat secara hukum.  Dalam putusannya juga, majelis hakim membebankan biaya perkara sebesar 1.250.000 rupiah kepada pihak penggugat.  Saat ditanya oleh wartawan mengenai hasil putusan hakim, kuasa hukum dari pihak penggugat masih menimbang untuk langkah yang akan ditempuh selanjutnya.
  
"Kami akan pikir-pikir dulu selama waktu yang diberikan oleh majelis hakim apakah akan melakukan banding atau tidak." ujar Sapanudi, SH kepada RB seusai persidangan.  Seperti diketahui sebelumnya, Kasus sengketa tanah yang lokasinya terletak berdekatan dengan eks Kantor Walikota Pangkalpinang tersebut, terjadi karena Marah Rusli merasa perusahaan Telkomsel membangun menara Base Transceiver Station (BTS) diatas lahan miliknya, sementara dalam pembangunan menara BTS tersebut Telkomsel telah mendapat izin dari Walikota selaku pengambil kebijakan, yang diklaim oleh pihak Pemkot sebagai lahan mereka.  Karena merasa lahan tersebut adalah miliknya secara sah, Marah Rusli menggugat perusahaan Telkomsel serta menggugat Walikota Pangkalpinang yang telah memberikan izin kepada Telkomsel untuk mendirikan menara BTS di atas lahannya. (cr39)

 



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
PANGKALPINANG - Ingin membuat hari pernikahan Anda berkesan istimewa? Paket pernikahan Hotel Bumi Asih Pangkalpinang dapat menjadi pilihan tepat Anda dalam merencanakan pernikahan.
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
VALENCIA - Bukan kalah atau menang yang menjadi target timnas senior Indonesia selama menjalani rangkaian tur Spanyol. Alfred Riedl selaku pelatih timnas senior hanya ingin melakukan evaluasi dalam laga uji coba di Negeri Matador tersebut.
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah - Siti Aisyah Pulungan (8) mencium ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan (54) yang dirawat di RS Pirngadi pada hari pertama ia kembali bersekolah di Medan, Sumut, Jumat (21/3). Sejak setahun terakhir Aisyah tidak ke sekolah karena merawat ayahnya yang sakit di atas becak. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Mitra Radar