Berita Pangkalpinang
Gugatan Marah Rusli Ditolak Majelis Hakim
Jum'at, 09 Desember 2011 09:22 WIB | Dibaca 358 kali
PANGKALPINANG - Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, kemarin (8/12) menggelar persidangan lanjutan perkara sengketa tanah yang dilayangkan oleh pihak Marah Rusli (Penggugat) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang serta Telkomsel sebagai (Tergugat) dengan agenda pembacaan putusan.  Setelah melalui proses persidangan dari awal, akhirnya majelis hakim yang dipimpin oleh R. Hendro S, S.H sebagai (Hakim Ketua) yang didampingi oleh dua (Hakim Anggota) yakni Fatimah, SH serta Supriyatna, R.SH ini memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan oleh penggugat kepada para tergugat.
   
Persidangan yang hanya dihadiri oleh kuasa hukum dari kedua belah pihak ini, selaku hakim ketua, Hendro Suseno menjelaskan alasan penolakan dalam putusan gugatan sengketa tanah yang diambil oleh majelis hakim karena adanya kekurangan pihak dari penggugat sehingga membuat gugatan tersebut tidak kuat secara hukum.  Dalam putusannya juga, majelis hakim membebankan biaya perkara sebesar 1.250.000 rupiah kepada pihak penggugat.  Saat ditanya oleh wartawan mengenai hasil putusan hakim, kuasa hukum dari pihak penggugat masih menimbang untuk langkah yang akan ditempuh selanjutnya.
  
"Kami akan pikir-pikir dulu selama waktu yang diberikan oleh majelis hakim apakah akan melakukan banding atau tidak." ujar Sapanudi, SH kepada RB seusai persidangan.  Seperti diketahui sebelumnya, Kasus sengketa tanah yang lokasinya terletak berdekatan dengan eks Kantor Walikota Pangkalpinang tersebut, terjadi karena Marah Rusli merasa perusahaan Telkomsel membangun menara Base Transceiver Station (BTS) diatas lahan miliknya, sementara dalam pembangunan menara BTS tersebut Telkomsel telah mendapat izin dari Walikota selaku pengambil kebijakan, yang diklaim oleh pihak Pemkot sebagai lahan mereka.  Karena merasa lahan tersebut adalah miliknya secara sah, Marah Rusli menggugat perusahaan Telkomsel serta menggugat Walikota Pangkalpinang yang telah memberikan izin kepada Telkomsel untuk mendirikan menara BTS di atas lahannya. (cr39)

 




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Sriwijaya Air Siapkan 191 Ribu Kursi Tambahan
Sriwijaya Air Siapkan 191 Ribu Kursi Tambahan
JAKARTA - Sriwijaya Air menyiapkan penerbangan ekstra (extra flight) ke berbagai tujuan di Indonesia. Untuk mengatisipasi arus mudik Lebaran, Sriwijaya Air
Kejutan Warnai Starting Eleven Spanyol
Kejutan Warnai Starting Eleven Spanyol
TOULOUSE - Tongkat estafet kiper timnas Spanyol akhirnya berpindah. Meski didera masalah dugaan melakoni pesta seks dengan anak di bawah umur, David De Gea didaulat berada di bawah mistar La Furia Roja, di partai perdana mereka di Grup D Euro 2016.
Dewan Ingatkan Jangan Ada Pungli Siswa Baru
Dewan Ingatkan Jangan Ada Pungli Siswa Baru
KOBA - Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Erlansyah Roskar mengingatkan pihak sekolah jangan melakukan praktik pungli dalam penerimaan siswa baru (PSB).
Mitra Radar