KPU Diminta Gelar Quick Count


KPU Diminta Gelar Quick Count

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Bangka Belitung (Babel) diharapkan dapat menjadi percontohan penyelenggaraan Quick count atau perhitungan cepat Pemilukada (Pemilihan Umum Kepala Daerah) di Indonesia, pada Pilgub Februari mendatang. Harapan tersebut disampaikan oleh anggota Komisi II DPR RI, Basuki T. Purnama, kepada Radar Bangka (RB), Sabtu (6/11). Menurut Ahok - sapaan Basuki, sampai saat ini belum ada satu pun KPUD yang berani dan mampu menyelenggarakan Quick count dalam setiap pemilihan. Padahal, proses untuk melakukan hal tersebut sangatlah mudah.
  
 "Kalau di negara-negara maju, proses penghitungan cepat itu tidak hanya dilakukan oleh lembaga survey seperti yang ada di Indonesia, melainkan juga telah dilakukan oleh KPU itu sendiri," tegas Ahok melalui sambungan telepon.Padahal sambung politisi Golkar tersebut, proses pengerjaan penghitungan cepat tersebut sangatlah mudah. Yakni hanya diperlukan salah satu petugas yang berada disetiap Tempat Pemungutan Suara (PPS) untuk melaporkan jumlah penghitungan suara secara berkala kepada KPU. "Hanya perlu 1 orang di TPS yang melaporkan melalui sambungan telepon jumlah suara yang diperoleh masing-masing calon secara berkala," tambahanya seraya menyebutkan dengan kemajuan teknologi yang ada hal tersebut akan semakin mudah.
   
Perhitungan tersebut jelas Ahok akan semakin akurat, karena perhitungan KPU berdasarkan perhitungan sebenarnya. Bukan seperti yang dilakukan kebanyakan survey saat ini. "Kalau yang bersangkutan melaporkan salah kan mudah menindaknya ke jalur hukum," sebutnya.  Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Babel, Djamilah Mahari mengatakan, akan segera menindaklanjuti apa yang diinginkan Ahok tersebut. Menurut Djamilah, ide tersebut sangat baik.    "Kesalahan perhitungan yang terjadi di masa lalu jangan sampai terulang lagi, itu yang disampaikan menurut Pak Ahok. Artinya juga masalah tentang bagaimana untuk hasil dari pemilu itu sendiri bisa dilakukan perhitungan yang akurat. Seperti dengan memasukkan perhitungan quick count," kata Djamilah.
  
Dengan demikian, Pemilukada Babel 2012 mendatang bisa dijadikan percontohan. "Nanti perhitungan itu diterapkan di Babel. Kan melalui HP, itu dengan teknologi yang petugas PPS sudah punya. Jadi, lebih cepat. Dari perhitungan PPS langsung bisa kita rangkum hasilnya," sambungnya yang mengarakan realisasinya masih dalam kajian. Walaupun begitu, perhitungan suara juga akan dilakukan seperti biasanya.  "Kita belum tahu nanti. Itu kan saran beliau (Ahok). Nanti di Babel jadi contoh. Nanti diterapkan atau tidak, kita lihat dulu. Kita formilnya akan dihitung secara manual," tutupnya. (Rul)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Kompol M Nanggala Jabat Binpotmas, Binmas Polda Babel
Kompol M Nanggala Jabat Binpotmas, Binmas Polda Babel
Kamis, 27 Juli 2017 14:00 WIB
PANGKALPINANG - Perwira Polisi Menengah, Kompol M Nanggala SIK MH selaku Kakorgadik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Lubuk Bunter Polda
Ekspos Pulomas Ditunda Minggu Depan
Ekspos Pulomas Ditunda Minggu Depan
Kamis, 27 Juli 2017 13:29 WIB
PANGKALPINANG -Rencana pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Bangka Belitung (Babel), mengelar ekspos pada kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Pengerukan
Walikota Sambut Relawan Banjir
Walikota Sambut Relawan Banjir
Kamis, 27 Juli 2017 13:27 WIB
PANGKALPINANG -Tim Satuan Reaksi Cepat (SRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang, Rabu (26/7) pulang usai melakukan aksi kemanusian untuk
Garam di Bangka Masih Aman, KKP : Kelangkaan Akibat Anomali Iklim
Garam di Bangka Masih Aman, KKP : Kelangkaan Akibat Anomali Iklim
Kamis, 27 Juli 2017 12:45 WIB
PANGKALPINANG - Dinas Perdagangan dan UMKM Pangkalpinang mengklaim, bahwa saat ini stok garam dapur untuk wilayah Bangka masih tergolong aman