Berita Pangkalpinang
KPU Diminta Gelar Quick Count
Senin, 07 November 2011 08:48 WIB | Dibaca 296 kali
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Bangka Belitung (Babel) diharapkan dapat menjadi percontohan penyelenggaraan Quick count atau perhitungan cepat Pemilukada (Pemilihan Umum Kepala Daerah) di Indonesia, pada Pilgub Februari mendatang. Harapan tersebut disampaikan oleh anggota Komisi II DPR RI, Basuki T. Purnama, kepada Radar Bangka (RB), Sabtu (6/11). Menurut Ahok - sapaan Basuki, sampai saat ini belum ada satu pun KPUD yang berani dan mampu menyelenggarakan Quick count dalam setiap pemilihan. Padahal, proses untuk melakukan hal tersebut sangatlah mudah.
  
 "Kalau di negara-negara maju, proses penghitungan cepat itu tidak hanya dilakukan oleh lembaga survey seperti yang ada di Indonesia, melainkan juga telah dilakukan oleh KPU itu sendiri," tegas Ahok melalui sambungan telepon.Padahal sambung politisi Golkar tersebut, proses pengerjaan penghitungan cepat tersebut sangatlah mudah. Yakni hanya diperlukan salah satu petugas yang berada disetiap Tempat Pemungutan Suara (PPS) untuk melaporkan jumlah penghitungan suara secara berkala kepada KPU. "Hanya perlu 1 orang di TPS yang melaporkan melalui sambungan telepon jumlah suara yang diperoleh masing-masing calon secara berkala," tambahanya seraya menyebutkan dengan kemajuan teknologi yang ada hal tersebut akan semakin mudah.
   
Perhitungan tersebut jelas Ahok akan semakin akurat, karena perhitungan KPU berdasarkan perhitungan sebenarnya. Bukan seperti yang dilakukan kebanyakan survey saat ini. "Kalau yang bersangkutan melaporkan salah kan mudah menindaknya ke jalur hukum," sebutnya.  Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Babel, Djamilah Mahari mengatakan, akan segera menindaklanjuti apa yang diinginkan Ahok tersebut. Menurut Djamilah, ide tersebut sangat baik.    "Kesalahan perhitungan yang terjadi di masa lalu jangan sampai terulang lagi, itu yang disampaikan menurut Pak Ahok. Artinya juga masalah tentang bagaimana untuk hasil dari pemilu itu sendiri bisa dilakukan perhitungan yang akurat. Seperti dengan memasukkan perhitungan quick count," kata Djamilah.
  
Dengan demikian, Pemilukada Babel 2012 mendatang bisa dijadikan percontohan. "Nanti perhitungan itu diterapkan di Babel. Kan melalui HP, itu dengan teknologi yang petugas PPS sudah punya. Jadi, lebih cepat. Dari perhitungan PPS langsung bisa kita rangkum hasilnya," sambungnya yang mengarakan realisasinya masih dalam kajian. Walaupun begitu, perhitungan suara juga akan dilakukan seperti biasanya.  "Kita belum tahu nanti. Itu kan saran beliau (Ahok). Nanti di Babel jadi contoh. Nanti diterapkan atau tidak, kita lihat dulu. Kita formilnya akan dihitung secara manual," tutupnya. (Rul)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Sarapan Serba Rp 15 Ribu di Bumi Asih
Sarapan Serba Rp 15 Ribu di Bumi Asih
PANGKALPINANG - Hotel Bumi Asih Pangkalpinang menghadirkan program terbaru berupa sarapan pagi serba Rp 15 ribu. Promo ini sudah berlaku sejak tanggal 17 Desember kemarin. General Manager Hotel Bumi Asih Johansent mengatakan, menu sarapan pagi yang disediakan
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
MARRAKESH - Real Madrid berhasil melaju ke babak final Piala Dunia Antarklub 2014. Tiket itu diraih setelah Madrid sukses menekuk Cruz Azul dengan skor 4-0 (2-0) di Stade de Marrakech, Rabu (17/12) dini hari WIB.
Mensos Ingin Waspada Bencana Diajarkan di Sekolah
Mensos Ingin Waspada Bencana Diajarkan di Sekolah
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menilai, sebagai negara yang rawan terhadap bencana alam, Indonesia membutuhkan mitigasi dan antisipasi guna menghadapinya.
Mitra Radar