Berita Pangkalpinang
Babel Tetap Terima CPNS
Selasa, 19 Juli 2011 18:13 WIB | Dibaca 358 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Rasa was-was para calon pelamar CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) untuk penerimaan tahun ini sepertinya mendapat angin. Sebab meskipun pemerintah pusat mengeluarkan moratorium (penundaan penerimaan) CPNS tahun ini, hampir dipastikan Pemerintah Provinsi Bangka Bellitung (Pemprov Babel) serta pemerintah kabupaten/kota se Babel tetap akan merekrut CPNS baru. 
Kepastian tersebut disampaikan oleh Sekda Pemprov Babel, Ir. Imam Mardi Nugroho, MT kepada sejumlah wartawan saat ditemui di ruang kerjanya Senin kemarin (18/7).
Menurut sekda, saat ini Babel sangat membutuhkan tambahan pegawai, mengingat Babel merupakan provinsi yang masih muda, yang umurnya baru satu dasawarsa (10 tahun). Selain itu, hingga saat ini di Babel baru tersedia 17 ribu PNS/CPNS se-Babel. Padahal ketetapan Grand Design (Rancangan besar) yang membatasi kuota PNS tiap provinsi sebesar 2,5 persen dari jumlah penduduk.
"Jika berdasarkan Grand Design PNS, kita dianggap mendesak untuk menyelenggarakan tes CPNS tahun ini. Jika batas PNS 2,5 persen dari jumlah penduduk Babel, paling tidak memiliki sekitar 35 ribu PNS. Sedangkan Babel baru memiliki 17 ribu PNS. Artinya provinsi kita masih membutuhkan pegawai," terang Imam.
Pertimbangan lainnya. Jika Babel tetap menyelenggarakan penerimaan CPNS tahun 2011. Dipastikan pengangguran untuk angkatan kerja tahun ini berkurang.
"Kalau diselenggarakan penerimaan CPNS, bisa jadi pengurangan pengangguran angkatan 2011, bukan?" ucapnya.
Meskipun demikian, Babel akan mengevaluasi hasil keputusan Pemerintah Pusat tersebut. Hal itu dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Babel untuk meninjau ulang apakah formasi yang telah diajukan sebelumnya benar-benar mendesak.
Imam mengaku, bisa saja formasi yang telah diajukan dirampingkan. Formasi yang dianggap belum mendesak dapat ditiadakan dalam penyelenggaraan CPNS tahun 2011, dan dana yang telah dianggarkan dikembalikan ke Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).
"Kebijakan nasional ini akan dievaluasi lagi bersama BKD. Kita lihat apakah ada tenaga yang mendesak. Jika ada, akan terus kita upayakan. Jika tidak, bisa saja usulan formasi dipangkas. 

10 % APBD Babel Untuk Gaji PNS/CPNS

Sementara Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Babel, Iskandar Z, mengungkapkan, hingga tahun 2011, total PNS di lingkungan Pemprov Babel hampir mencapai tiga ribu orang. Sedangkan se-Babel mencapai 17 ribu orang. 
Jumlah itu, kata  dia, tidak membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang hanya 10 persen. Iskandar merincikaan gaji pegawai, termasuk PNS dan CPNS per bulan mencapai Rp 8 milyar, jika setahun mencapai Rp 104 milyar.
"Gaji pegawai PNS dan CPNS Rp 8 M per bulan, jadi setahun Rp 104 miliar. Sedangkan APBD Babel Rp 1 triliun. Sebesar 10 persen APBD untuk gaji pegawai saja," bebernya.
Namun itu belum termasuk belanja pegawai, yang didalamnya terdapat uang makan, tunjangan perbaikan penghasilan, honor panitia kegiatan, honor bendahara pegawai, honor bendahara pembantu, dan honor Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan atau PPTK. Belanja pegawai dianggarkan Pemprov Babel. 
"Kalo belanja pegawai diluar gaji pegawai. Jumlahnya bisa Rp 2 milyar," katanya.
Lebih lanjut Iskandar menerangkan, belanja aparatur yang didalamnya terdapat bangun gedung kantor, mobil dan motor dinas, mencapai 40 persen dari total APBD. Sedangkan 60 persen sisanya diperuntukkan belanja publik.
"Kalau belanja aparatur memang menyerap 40 persen APBD. Sisanya untuk belanja publik," singkatnya. (dry)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Samsung Pangkas Harga Ponsel
Samsung Pangkas Harga Ponsel
Lembaga riset IDC mencatat pangsa pasar Samsung pada kuartal kedua 2014 telah mengalami penurunan hingga 7 persen dari kuartal kedua 2013. Tercatat pangsa pasar Samsung mencapai 24,9 persen pada kuartal dua 2014, dari perolehan 32,2 persen pada kuartal dua 2013.
Juara Piala AFF Harga Mati
Juara Piala AFF Harga Mati
OPTIMISME mulai ditebarkan Alfred Riedl. Kepada media Vietnam, pelatih Indonesia asal Austria tersebut menegaskan kalau sekaranglah waktunya Garuda-julukan tim nasional (timnas) Indonesia, meraih gelar Piala AFF setelah hanya menjadi runner-up di empat kesempatan lolos ke final.
Kemenristek Dikti Bakal Hapus Kopertis
Kemenristek Dikti Bakal Hapus Kopertis
JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bakal menghapus keberadaan koordinasi perguruan tinggi swasta (kopertis). Saat ini terdapat 12 wilayah kopertis yang bertugas memberi pelayanan kepada kampus swasta seluruh wilayah Indonesia.
Mitra Radar