Pemerintah Terima Ribuan Laporan Honorer Siluman


Pemerintah Terima Ribuan Laporan Honorer Siluman

JAKARTA - Laporan pengaduan honorer siluman sebagai CPNS yang masuk baik ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN) ternyata sangat banyak. Hingga Kamis (3/5) lalu, jumlahnya sudah mencapai 1.350 laporan. Wakil Menteri PAN&RB, Eko Prasojo saat dihubungi, Jumat (4/5), mengungkapkan bahwa dari laporan yang masuk itu mayoritas tentang manipulasi data. Eko mengatakan, Kamis (3/5) kemarin pihaknya menggelar rapat dengan BKN dan BPKP  untuk membahas pengaduan masyarakat tentang publikasi data honorer yang dibiayai APBN (Kategori1). "Hasilnya, banyak sekali laporan yang masuk ke kami dan ini menunjukkan data hasil verifikasi serta validasi honorer K1 banyak yang tidak benar," ungkap Eko.
Dari laporan yang masuk, 1000 pengaduan ditujukan kepada Menteri PAN&RB. Sedangkan 350 pengaduan ditujukan ke BKN. Sementara yang sudah ditelaah Kemenpan&RB sekitar 200-an laporan. Hasilnya, kata Eko, memang banyak terjadi manipulasi data. Honorer yang tidak berhak malah dimasukkan dalam kategori memenuhi kriteria (MK). "Dari 1000-an laporan pengaduan, ada tiga jenis kecurangan yang paling menonjol. Yaitu honorer diangkat di atas tahun 2005, honorer yang diangkat di bawah 2005 tapi tidak dimasukkan dalam data, serta kesalahan daftar nama atau pengurangan daftar nama oleh pejabat berwenang. Intinya, semua data dimanipulasi," tutur guru besar Universitas Indonesia ini.
Terhadap laporan ini, pemerintah sedang merumuskan teknis penanganannya. "Kalau laporan pengaduannya hanya satu lembar kertas tanpa bukti, kita klasifikasikan menjadi prioritas ketiga. Bila laporannya sudah menyebutkan ada indikasi, maka menjadi prioritas kedua. Sedangkan bila dugaannya sangat kuat, menjadi prioritas pertama," tandasnya.(esy)



Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Dakwaan Ahok Tidak Tepat dan Prematur
Dakwaan Ahok Tidak Tepat dan Prematur
Kamis, 30 Maret 2017 11:35 WIB
JAKARTA - Ahli hukum pidana dari Universitas Udayana Denpasar, I Gusti Ketut Ariawan menilai surat dakwaan terhadap Basuki Tjahaja Purnama
Presiden Tunjuk 3 Menteri Bahas Revisi ASN
Presiden Tunjuk 3 Menteri Bahas Revisi ASN
Kamis, 30 Maret 2017 09:48 WIB
JAKARTA - Kabar gembira bagi seluruh honorer dan pegawai tidak tetap di Indonesia. Presiden Joko Widodo
Gang Rape Semakin Brutal, Jaga Anak-anak Anda!
Gang Rape Semakin Brutal, Jaga Anak-anak Anda!
Kamis, 30 Maret 2017 09:46 WIB
JAKARTA - Aksi gang rape atau kekerasan seksual bergerombol semakin marak terjadi di Indonesia. Padahal gang rape biasanya terjadi di
Pownies Bangka Mejeng di InCUBUS
Pownies Bangka Mejeng di InCUBUS
Kamis, 30 Maret 2017 09:43 WIB
JAKARTA- Sejumlah bus-bus jadul, hadir dipajang di Hall B2 JI Expo Kemayoran, Jakarta, pada 29 Maret - 1 April 2017