Pilot Garuda Ancam Mogok, Menteri Luhut Turun Tangan


Pilot Garuda Ancam Mogok, Menteri Luhut Turun Tangan

RADARBANGKA -Direktur Operasional dan Teknis PT Angkasa Pura II (Persero) Djoko Murjatmodjo mengatakan Asosiasi Pilot dan Serikat Pekerja Garuda Indonesia sudah bertemu dengan Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan terkait rencana mogok kerja saat mudik lebaran.

"Kita sama-sama mendengar dari Asosiasi Pilot dan Serikat Pekerja [Garuda Indonesia. Kami berharap ini tidak terjadi karena sudah ada pertemuan dengan Menko Maritim [Luhut B. Panjaitan]," kata Djoko dalam Diskusi Sindo Trijaya, Jakarta, Sabtu (2/6).

Djoko berharap mogok kerja pilot Garuda saat mudik lebaran tidak pernah terjadi mengingat pangsa pasar Garuda yang besar. Saat ini pihaknya hanya bisa memonitoring terus perkembangan hasil dari pertemuan antara pekerja dan pemerintah selaku pemegang saham. "Kita doakan pemerintah dan serikat pekerja bisa menemui titik temu," jelasnya.

Sebelumnya Ketua Umum Serikat Pekerja Garuda Indonesia (Sekarga) Ahmad Irfan mengungkapkan, karyawan dan para pilot sudah menggelar pertemuan lanjutan pada Rabu (30/5). Pertemuan tersebut diikuti tak kurang dari 250 karyawan dan pilot.

"Pertemuan itu untuk menindaklanjuti tuntutan kami pada awal Mei lalu serta soal rencana mengadakan mogok," ujar Irfan saat dihubungi Jawa Pos, Kamis (31/5).

Pria yang juga ketua Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN itu mengungkapkan bahwa memang pihaknya berencana menggelar mogok masal. Tapi, tujuan utama mereka sebenarnya bukan mogok, tapi meminta perbaikan Garuda Indonesia. Kalaupun benar-benar akan mogok, akan ada pemberitahuan sebelumnya.

"Perkiraan (rencana mogok, Red) pas arus balik. Tapi, kalaupun itu jadi, kami seminggu sebelumnya akan memberitahukan kepada publik lewat media dan ke Kementerian Ketenagakerjaan," kata Irfan.

Pada 2 Mei lalu Sekarga dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) menggelar konferensi pers di Restoran Pulau Dua, Jakarta. Saat itu mereka memberikan waktu 30 hari kerja kepada pemerintah untuk memenuhi tuntutan para karyawan dan pilot.

Tuntutan utamanya ialah perbaikan manajemen Garuda. Sementara itu, Presiden APG Kapten Bintang Hardiono menjelaskan, pihaknya juga masih menunggu tanggapan pemegang saham untuk memenuhi tuntutan para pilot.

"Karena sesuai press release tertanggal 2 Mei menunggu 30 hari kerja, dengan harapan pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan Garuda," ujar dia.(uji/JPC)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Timnas Indonesia U-16 Juara Piala AFF 2018
Timnas Indonesia U-16 Juara Piala AFF 2018
Sabtu, 11 Agustus 2018 21:39 WIB
TIMNAS Indonesia U-16 menjadi juara Piala AFF U-16 2018 setelah dalam laga final berhasil mengalahkan Thailand dengan skor
Pasca Gempa, PLN Berhasil Nyalakan Kembali Listrik di 3 Gili
Pasca Gempa, PLN Berhasil Nyalakan Kembali Listrik di 3 Gili
Sabtu, 11 Agustus 2018 18:59 WIB
LOMBOK, RADARBANGKA,- PLN memastikan pasokan listrik untuk Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan hari ini sudah menyala kembali
Dalam Sepekan, Tim Ekspedisi Papua Terang PLN Berhasil Survey 292 Desa
Dalam Sepekan, Tim Ekspedisi Papua Terang PLN Berhasil Survey 292 Desa
Rabu, 08 Agustus 2018 21:40 WIB
PAPUA - Sekitar 292 desa tersebar di Papua dan Papua Barat berhasil di survei oleh tim Ekspedisi Papua Terang PLN.
Jokowi-JK Zikir Akbar di Istana Merdeka
Jokowi-JK Zikir Akbar di Istana Merdeka
Kamis, 02 Agustus 2018 16:26 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri zikir akbar untuk bangsa yang digelar di halaman depan