Sayang Pacar, Gadis Cantik Ini Rela Diajak Njambret dan Curi Motor


Sayang Pacar, Gadis Cantik Ini Rela Diajak Njambret dan Curi Motor

RADARBANGKA - Nurul Arofah,19, telah dibutakan oleh cinta. Betapa tidak demikian, gadis yang tinggal di Jalan Tambak Dalam Baru II, Surabaya ini mau melakukan apa saja demi pacarnya. Termasuk, tak menolak diperintah melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Perbuatan Nurul ini dibongkar jajaran Polsek Bubutan. Nurul ditangkap pada Minggu (1/7), di rumahnya. Ada sejumlah bukti kuat Nurul terlibat aksi pencurian sepeda motor Yamaha Mio New Fino nopol L 3095 VN milik Siti Nur Afifah, warga Jalan Jalan Sambikerep RT 03 atau Jalan Tengger Rejo Mulyo I /35 Surabaya. Korban tak lain teman Nurul.“Kasus pencuriannya terjadi akhir Mei lalu di salah satu café di Jalan Dupak, Surabaya,” ungkap Kapolsek Bubutan, AKP Harianto, Rabu (4/7). 

Identitas Nurul terungkap setelah pacar Nurul yang berinisial YN ditangkap oleh Polsek Krembangan atas kasus penadahan. Dari hasil pengembangan itu, rupanya YN juga terlibat kasus pencurian di kafe Dupak. “Darisana dia mengaku jika saat di Dupak, pacarnyalah (Nurul, red) yang menjadi eksekutor pencurian itu,” lanjut Harianto. 

Saat Nurul ditangkap, motor milik korban sudah tidak ada lagi. Melainkan dijual kepada tersangka Dimas Sheva,34, warga Jalan Dupak Baru nomor 11, Surabaya. “Dari informasi itu, kami juga berhasil menagkap pelaku penadahanya yakni Dimas,” terangnya. 
Dalam menjalankan aksinya, Nurul mengaku tak sendirian, selain ada pacarnya dia juga bersama tiga pelaku lain. Merekalah yang merencakan pencurian itu. Korban sendiri adalah teman mereka. 

“Modusnya, salah satu pelaku meminjam motor milik korban. Kemudian tanpa sepengetahuan korban, pelaku menggandakan motor tersebut,” terangnya.

Setelah itu, mereka menyusun rencana untuk melakukan pencurian itu. Mereka mengajak korban untuk pergi ke kafe sebagai tempat eksekusi. Sebelum berangkat, kunci duplikat tersebut diberikan kepada tersangka Arofah. “Kemudian saat korban dan pelaku lain asyik mengobrol di dalam kafe, tersangka Arofah berpura-pura pamit ke toilet, padahal dia keluar untuk mengambil motor korban,” terang perwira dengan tiga balok di pundaknya ini.

Alumnus Akpol tahun 2006 ini juga mengatakan setelah motor korban dibawa kabur, Arofah lantas menjual motor itu kepada tersangka Dimas. Motor tersebut terjual dengan harga Rp 2,2 juta. “Hasil penjualan motor curian itu dibagi rata dengan pelaku lain,” terangnya. 

Sementara itu, kepada polisi Arofah mengaku jika ia terpaksa melakukan aksinya lantaran diminta oleh pacarnya. Sebab ia mengaku sangat sayang kepada pacarnya yang kini mendekam di Polsek Krembangan. “Saya sudah dua kali ini diajak melakukan aksi kejahatan. Sebelumnya saya diajak menjambret,” ungkapnya. 

Dia mengatakan setiap ia menolak melakukan aksinya, pacarnya selalu mengancam akan meninggalkannya dan tak menikahinya. Padahal dia sudah pernah hamil namun digugurkan. “Sebelumnya hasil jambret digunakan untuk mengisap SS,” terangnya. (yua/rtn)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Tega Jual Teman Sekampung ke Hidung Belang
Tega Jual Teman Sekampung ke Hidung Belang
Senin, 16 Juli 2018 10:42 WIB
SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap Kusmi Lacatun, perempuan asal Sokaraja, Banyumas, Jateng. Dia dibekuk polisi gara-gara menjual teman sekampungnya
Sebelum Dimakan Buaya Muara, Alif Teriak Minta Tolong
Sebelum Dimakan Buaya Muara, Alif Teriak Minta Tolong
Selasa, 10 Juli 2018 11:47 WIB
BANYUASIN- Seekor buaya kembali meneror warga Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Bahkan, kali ini salah seorang warga Desa Serong Kecamatan
Paman Mesum Cabuli Keponakan Sendiri
Paman Mesum Cabuli Keponakan Sendiri
Selasa, 10 Juli 2018 10:27 WIB
NAMANG - Entah setan mana yang merasuki Ujen (34) warga desa Belilik yang tega mencabuli Bunga (nama samaran, red) bocah
​Kolektor Timah Ini Didiamkan Atau Tak Takut Polisi
​Kolektor Timah Ini Didiamkan Atau Tak Takut Polisi
Senin, 09 Juli 2018 21:26 WIB
PARITTIGA- Sudah bukan rahasia umum lagi kalau di Kabupaten Bangka Barat tepatnya di Kecamatan Parittiga menjamur kolektor timah ilegal yang